Advertisement
Source : Canva/@Tumisu

15 Contoh Cerita Legenda Bahasa Inggris Singkat beserta Artinya Lengkap

Malin Kundang, Bandung Bondowoso, dan Robin Hood adalah contoh dari cerita legenda. Lalu, bagaimana jika ditulis dalam bahasa Inggris?

10 November 2025 Lintang Filia

5. The Legend of Mount Merapi

Long ago, in a village nestled at the foot of Mount Merapi, the villagers told stories of a giant guardian spirit named Jaya.

Jaya was said to appear whenever the volcano threatened to erupt and bring destruction. He protected the villagers, warning them of danger and guiding them to safety.

One year, Merapi erupted more violently than ever before. Lava flows threatened to engulf homes, and ash covered the skies. The villagers prayed desperately for protection.

Suddenly, a colossal shadow appeared over the slopes. Jaya had arrived. His immense presence seemed to calm the rumbling volcano, and miraculously, the lava diverted away from the village.

From that day onward, the villagers held annual festivals to honor Jaya. They offered prayers and gifts to show gratitude for his protection. The legend teaches that respect for nature and its spirits is essential. It also reminds people that bravery, faith, and unity can help overcome the most dangerous challenges.

Artinya
Dahulu, di sebuah desa di kaki Gunung Merapi, penduduk menceritakan kisah tentang roh penjaga raksasa bernama Jaya.

Jaya dikatakan muncul setiap kali gunung berapi itu mengancam akan meletus dan membawa kehancuran. Ia melindungi penduduk, memperingatkan bahaya, dan menuntun mereka menuju keselamatan.

Suatu tahun, Merapi meletus lebih dahsyat daripada sebelumnya. Aliran lava mengancam menelan rumah-rumah, dan abu menutupi langit. Penduduk berdoa dengan putus asa untuk keselamatan.

Tiba-tiba, sebuah bayangan raksasa muncul di lereng gunung. Jaya telah datang. Kehadirannya yang luar biasa seolah menenangkan gunung yang bergemuruh, dan secara ajaib, lava mengalir menjauh dari desa.

Sejak saat itu, penduduk mengadakan festival tahunan untuk menghormati Jaya. Mereka memberikan doa dan persembahan sebagai tanda terima kasih atas perlindungannya.

Legenda ini mengajarkan bahwa rasa hormat terhadap alam dan roh penjaganya sangat penting, serta mengingatkan bahwa keberanian, iman, dan kebersamaan dapat membantu menghadapi tantangan paling berbahaya.

6. The Tale of Roro Jonggrang

In Central Java, there lived a beautiful princess named Roro Jonggrang. Prince Bandung Bondowoso fell in love with her and wished to marry her. However, the clever princess did not want to marry him. She set an impossible condition: he had to build one thousand temples in a single night.

Bandung Bondowoso called upon supernatural spirits to help. Working tirelessly, they nearly completed the task. As dawn approached, Roro Jonggrang devised a plan. She instructed the villagers to light fires in the east, simulating sunrise. Believing the night was over, the spirits fled, leaving the temples unfinished.

Angry and betrayed, Bandung Bondowoso cursed Roro Jonggrang, turning her into a stone statue, completing the thousandth temple.

Today, the Prambanan Temple complex stands as a testament to this legend. Visitors see it as a symbol of love, pride, and human cunning. The story teaches that cleverness can outsmart even the strongest forces, but pride can lead to tragedy.

Artinya
Di Jawa Tengah, hiduplah seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang. Pangeran Bandung Bondowoso jatuh cinta padanya dan ingin menikahinya. Namun, sang putri cerdas tidak ingin menikah dengannya. Ia memberikan syarat yang mustahil: membangun seribu candi dalam satu malam.

Bandung Bondowoso memanggil roh-roh gaib untuk membantu. Mereka bekerja tanpa henti, hampir menyelesaikan tugas. Saat fajar mendekat, Roro Jonggrang membuat rencana.

Ia menyuruh penduduk desa menyalakan api di timur, meniru matahari terbit. Karena percaya malam telah usai, roh-roh itu pergi, meninggalkan candi-candi yang belum selesai.

Marah dan merasa dikhianati, Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang, mengubahnya menjadi patung batu, menyelesaikan candi keseribu. Kini, Kompleks Candi Prambanan berdiri sebagai bukti legenda ini. Pengunjung melihatnya sebagai simbol cinta, kesombongan, dan kecerdikan manusia.

Cerita ini mengajarkan bahwa kepintaran bisa mengalahkan kekuatan besar sekalipun, tetapi kesombongan dapat membawa tragedi.

7. The Magic of Telaga Warna

Long ago, in the fertile valleys of West Java, there was a small kingdom ruled by a wise king and queen. Their daughter, Princess Dewi, had a heart as kind as her face was beautiful. She loved wandering in the royal gardens and exploring nature.

One day, Dewi found a small stone that shimmered with all the colors of the rainbow. She kept it secret and admired its beauty every day. However, her fascination soon turned into vanity. She became obsessed with how the stone reflected light and praised her own reflection in its glow.

One evening, as she admired it near a pond, she accidentally dropped it. The stone sank to the bottom, and to her surprise, the water began to glow in dazzling colors.

Over time, the pond absorbed the colors and turned into a sparkling lake. The villagers named it Telaga Warna, the “Lake of Colors,” in honor of the magical stone.

The legend reminds people that beauty can be found unexpectedly, even in mistakes. It also teaches humility: pride and obsession can have consequences, but the world can turn them into something beautiful. Today, the lake continues to shine, attracting visitors from far and wide.

Artinya
Dahulu, di lembah subur Jawa Barat, ada sebuah kerajaan kecil yang diperintah oleh raja dan ratu bijak. Putri mereka, Dewi, memiliki hati sebaik wajahnya yang cantik. Ia senang berjalan-jalan di kebun istana dan menjelajahi alam.

Suatu hari, Dewi menemukan batu kecil yang bersinar dengan semua warna pelangi. Ia menyimpannya sebagai rahasia dan mengagumi keindahannya setiap hari.

Namun, kekagumannya berubah menjadi kesombongan. Ia menjadi terobsesi dengan bagaimana batu itu memantulkan cahaya dan memuji bayangannya sendiri di sinarnya.

Suatu malam, saat mengaguminya di dekat kolam, ia secara tidak sengaja menjatuhkannya. Batu itu tenggelam ke dasar, dan mengejutkan, air kolam mulai bersinar dengan warna-warna memukau.

Seiring waktu, kolam menyerap semua warna dan berubah menjadi danau berkilau. Penduduk menamainya Telaga Warna, “Danau Warna,” sebagai penghormatan kepada batu ajaib itu.

Legenda ini mengingatkan orang bahwa keindahan bisa ditemukan secara tak terduga, bahkan dari kesalahan.

Ia juga mengajarkan kerendahan hati: kesombongan dan obsesi dapat memiliki konsekuensi, tetapi dunia bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang indah. Hingga kini, danau itu terus bersinar dan menarik pengunjung dari jauh.

8. The Golden Crocodile of Sumatra

In a remote village along the Batanghari River, people told stories of a golden crocodile that guarded hidden treasures. This crocodile, named Emas, appeared only to those with pure hearts. Many had tried to hunt or capture Emas, but none succeeded.

One day, a young boy named Ardi, known for his honesty and kindness, ventured into the riverbank. He saw Emas basking under the sun and instead of trying to harm it, he spoke gently, asking for its blessing for the village.

Amazed by his pure intentions, the crocodile gave him a golden scale and disappeared beneath the water.

Ardi presented the scale to the village elders. It brought prosperity without greed or harm, teaching everyone that respect, honesty, and kindness could yield rewards far greater than selfish desire. The legend of Emas spread, reminding generations that integrity is more valuable than wealth.

Artinya
Di sebuah desa terpencil di tepi Sungai Batanghari, penduduk menceritakan kisah tentang seekor buaya emas yang menjaga harta tersembunyi. Buaya ini, bernama Emas, muncul hanya kepada mereka yang berhati murni. Banyak yang mencoba menangkap atau membunuhnya, tetapi tidak ada yang berhasil.

Suatu hari, seorang anak laki-laki bernama Ardi, dikenal karena kejujuran dan kebaikannya, pergi ke tepi sungai.

Ia melihat Emas berjemur di bawah sinar matahari dan alih-alih menyakitinya, ia berbicara lembut, memohon berkah untuk desa. Terkagum oleh niat murninya, buaya itu memberinya sisik emas dan hilang ke dalam air.

Ardi menyerahkan sisik itu kepada tetua desa. Hal itu membawa kemakmuran tanpa keserakahan atau kerusakan, mengajarkan bahwa rasa hormat, kejujuran, dan kebaikan dapat memberi hadiah jauh lebih besar daripada keinginan egois.

Legenda Emas menyebar, mengingatkan generasi bahwa integritas lebih berharga daripada kekayaan.

9. The Spirit of Lake Toba

Long ago, in the highlands of North Sumatra, a giant serpent ruled the waters of Lake Toba. The serpent was feared by villagers, who believed it could swallow entire boats. One day, a brave young man named Toba vowed to calm the serpent’s fury.

He offered fish, flowers, and songs, approaching the lake respectfully. Slowly, the serpent’s anger faded, revealing a gentle spirit beneath. Toba’s courage and respect transformed the serpent into a guardian of the lake, protecting fishermen and villagers alike.

The lake became a source of life and prosperity. The people learned that courage, respect, and understanding nature’s mysteries were essential to survival. The legend of Lake Toba continues to remind visitors that even feared creatures can be allies if approached with wisdom and heart.

Artinya
Dahulu, di dataran tinggi Sumatra Utara, seekor ular raksasa menguasai perairan Danau Toba. Ular itu ditakuti penduduk desa, yang percaya bisa menelan seluruh perahu. Suatu hari, seorang pemuda pemberani bernama Toba berjanji untuk menenangkan amarah ular itu.

Ia menawarkan ikan, bunga, dan nyanyian, mendekati danau dengan penuh hormat. Perlahan, kemarahan ular mereda, memperlihatkan roh lembut di baliknya. Keberanian dan rasa hormat Toba mengubah ular menjadi penjaga danau, melindungi nelayan dan penduduk desa.

Danau itu menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran. Penduduk belajar bahwa keberanian, rasa hormat, dan memahami misteri alam sangat penting untuk bertahan hidup.

Legenda Danau Toba terus mengingatkan pengunjung bahwa makhluk yang ditakuti pun bisa menjadi sekutu jika didekati dengan bijak dan hati tulus.

25 Contoh Narrative Text Pendek Bahasa Inggris Beserta Strukturnya Lengkap dengan Artinya

10. The Legend of Dewi Sri

Dewi Sri was a goddess of rice and fertility worshiped in Java and Bali. It is said she brought prosperity and agricultural success to the people. Long ago, the land suffered from famine, and crops would not grow.

Dewi Sri appeared, teaching farmers the right techniques for planting and harvesting. She gave them golden seeds that flourished into rice fields. However, she warned that greed and disrespect toward nature would lead to crop failure.

Villagers followed her guidance, and the lands thrived. The story of Dewi Sri teaches that gratitude, respect for nature, and diligence in work are vital for prosperity. Today, rituals and offerings honor Dewi Sri, ensuring the land remains fertile and communities flourish.

Artinya
Dewi Sri adalah dewi padi dan kesuburan yang disembah di Jawa dan Bali. Konon ia membawa kemakmuran dan keberhasilan pertanian bagi masyarakat. Dahulu, tanah mengalami kelaparan, dan tanaman tidak tumbuh.

Dewi Sri muncul, mengajarkan para petani teknik menanam dan memanen yang benar. Ia memberi mereka biji emas yang tumbuh menjadi sawah subur. Namun, ia memperingatkan bahwa keserakahan dan kurang hormat terhadap alam akan menyebabkan gagal panen.

Penduduk mengikuti petunjuknya, dan tanah menjadi makmur. Kisah Dewi Sri mengajarkan bahwa rasa syukur, menghormati alam, dan rajin bekerja sangat penting untuk kemakmuran. Hingga kini, ritual dan persembahan menghormati Dewi Sri agar tanah tetap subur dan masyarakat berkembang.

Halaman:

Advertisement