Advertisement
Source : Canva/@Aflo Images

6 Contoh Cerita tentang Teman Sekelas Singkat dan Menarik yang Bisa jadi Inspirasi

Menulis cerita itu tidak sulit, lho. Namun, jika kamu masih bingung, yuk, baca beberapa contoh di artikel ini yang bisa jadi inspirasi!

22 September 2025 Lintang Filia

“Affan… kami kangen banget sama kamu,” bisikku.

Teman-teman lain juga menundukkan kepala, sesekali saling melempar tatapan yang penuh emosi. Tak ada kata-kata panjang, hanya diam bersama, sesekali terisak pelan. Kami tertawa tipis, sebentar saja, karena mengingat kenakalan Affan dulu yang selalu bikin kelas riuh.

Hari itu kami pulang dengan langkah pelan, masih diam-diam menyeka air mata. Suasana masih berduka tapi anehnya terasa hangat, karena kami bisa bersama-sama mengenang dia, persis seperti dia selalu ada di tengah-tengah kami. Selamat jalan ya, teman. Semoga kamu lebih bahagia berada di sisi-Nya.

10 Contoh Cerpen Singkat tentang Sekolah yang Seru dan Penuh Pesan Moral

5. Contoh Cerita Pendek tentang Teman Sekelas

Judul: Kesalahpahaman itu Hal yang Biasa

Hari itu, suasana kelas agak panas karena tugas kelompok yang harus dikumpulkan besok. Aku duduk bersama teman-teman kelompok, tapi tiba-tiba terdengar suara Intan agak kesal.

“Kenapa kamu nggak kirim bagianmu tepat waktu, David?” tanyanya.

Aku terkejut. “Eh, maksud kamu yang aku kirim kemarin nggak masuk?”

“Yah… aku kirim ke chat, tapi nggak keliatan. Aku pikir kamu nggak niat!” jawabnya agak kesal.

Teman-teman lain ikut menatap kami. Awalnya suasana jadi canggung, beberapa yang biasanya rame jadi diam.

“Eh, tenang dulu, kita cari solusinya aja,” kata Risa sambil menepuk bahuku. “Daripada ribut, mending kita cek semua tugas bareng.”

Akhirnya, kami membuka chat dan tidak lama tertawa kecil saat menyadari ternyata file yang aku kirim terselip di folder berbeda. Intan tersenyum canggung sambil menunduk.

“Waduh… maaf, aku langsung nyerahin kesalahan ke kamu,” ucapnya sambil tertawa tipis.

“Tidak apa-apa, yang penting sekarang kita bisa kumpulin semua tepat waktu,” jawabku sambil tersenyum.

Meskipun sempat salah paham, tetapi akhirnya kelompok kami menyadari untuk belajar berkomunikasi lebih baik lagi. Semoga kejadian ini membuat kelompok kami akan lebih kompak lagi!

6. Contoh Cerita Singkat bersama Teman Sekelas

Judul: Misi Penyelamatan Darurat

“Eh, denger nggak? Ada suara ‘meong’,” bisik Yumna sambil pasang telinga.

Aku juga dengar. Suaranya samar, sepertinya memang berasal dari pojokan kelas. Kami saling pandang, kemudian langsung mendekat. Setelah merapat, ternyata suaranya keluar dari balik lemari.

“Serius ada sesuatu di sini,” kataku.

Bersama-sama kami mendorong almari dengan kuat. Begitu ada celah, muncul seekor anak kucing kecil, bulunya acak-acakan. Dia mengeong semakin keras.

“Ya ampun, kasian banget!” seru Fitri yang langsung berjongkok.

Perlahan aku mengelus kepalanya. “Dia nyasar kali, ya? Yuk kita cariin induknya,” ajakku.

Tanpa berpikir panjang, kami membawa anak kucing itu berkeliling sekolah. Tampaknya, kehadiran makhluk kecil yang imut itu mendapat perhatian di sepanjang perjalanan kami. Beberapa anak ikutan heboh, ada yang memanggil-manggil, ada juga yang nyodorin sisa bekalnya.

Akhirnya, di dekat taman belakang sekolah, kami melihat seekor kucing dewasa mondar-mandir kebingungan. Begitu melihat anak kucing yang kugendong, kucing itu pun mendekat dan si kecil buru-buru lari ke arahnya.

“Waaah, ketemu! Untung banget,” sorak Fitri sambil bertepuk tangan saking senangnya.

“Jangan main-main sendiri lagi ya, Pus, nanti hilang, lho!” pesanku.

Kami kemudian mengambil jarak agak jauh, memperhatikan induk dan anak kucing yang melepas kerinduan sekaligus kekhawatiran.

Wah, rasanya puas sekali. Seperti selesai mengerjakan misi yang sangat penting. Mempertemukan anak dan ibunya.

3 Contoh Cerita Fiksi Pendek yang Menarik dan Cara Membuat Sendiri

Penutup

Nah, itulah tadi 6 contoh cerita tentang teman sekelas singkat dan menarik yang bisa kamu jadikan inspirasi ceritamu sendiri, ya. Kalau kamu membutuhkan contoh cerita berbagai tema lainnya, jangan lupa kunjungi blog Mamikos!

Referensi:


Halaman:

Advertisement