Advertisement
Source : freepik.com/freepik

Contoh Cerpen beserta Abstrak, Orientasi, Komplikasi, Evaluasi, Resolusi, dan Koda

Perhatikan contoh cerpen beserta abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda ini agar lebih memahami cara membuat cerpen yang benar.

2 Oktober 2025 Ikki Riskiana

2. Orientasi

Orientasi adalah bagian dari cerita pendek yang berisi tentang pengenalan karakter.

Biasanya orang-orang menulis cerita pendek langsung dengan awalan orientasi agar lebih mudah. Pengenalan dalam orientasi terkadang tidak hanya pengenalan karakter saja namun juga latar.

Agar lebih paham lagi, perhatikan penggalan orientasi dalam contoh cerpen beserta abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda berikut ini.

Bibim sejak dulu memang dikenal sebagai anak nakal di sekolah. Banyak yang takut berteman dengannya, apalagi Bibim suka memukul teman-teman.

Namun, sebenarnya Bibim memiliki sisi baik. Aku mengetahuinya karena aku satu-satunya teman Bibim sejak kami kecil.

Meskipun Bibim suka memukul teman-teman lainnya, namun Ia tidak pernah memukulku.

Bibim selalu saja baik membagikan makanan yang dimilikinya, membantu keluar dari masalah, terkadang Ia juga memukul anak-anak lain di sekolah karena mereka mengganggu.

Meskipun aku sering memarahinya agar berhenti memukul, namun Ia masih saja sulit berhenti. 

Aku juga berusaha memahami bahwa kenakalan Bibim berasal dari keadaan di rumahnya.

Aku sering mengetahui ayah Bibim suka memukuli istri dan anaknya meskipun selalu tampak baik-baik saja di luar.

Hari itu ketika Bibim dipanggil bersama orang tuanya ke kantor kepala sekolah, aku bisa melihat ayah Bibim sangat marah namun berusaha menahannya.

Bibim dipanggil ke ruang kepala sekolah karena memukuli anak lain sampai masuk ke rumah sakit. Tentu saja ini bukan masalah kecil.

Contoh Cerpen Kehidupan Remaja di Daerah beserta Strukturnya dalam Bahasa Indonesia

Dari contoh cerpen beserta abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda pada bagian ini menceritakan tentang karakter Bibim.

Dapat dipahami bahwa tokoh utama adalah anak nakal, namun masih memiliki kebaikan yang tulus pada teman sejatinya.

3. Komplikasi

Komplikasi terkadang juga disebut dengan konflik dalam cerita pendek. Komplikasi merupakan bagian puncak permasalahan dalam cerita pendek.

Setiap cerpen pasti memiliki bagian konflik agar semakin menarik. Tidak mungkin tidak ada bagian konflik atau komplikasi dalam cerpen.

Itu sebabnya bagian komplikasi wajib ada. Perhatikan penggalan contoh cerpen beserta abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda bagian puncak permasalahan berikut ini.

Aku sudah sangat yakin Bibim akan mendapat masalah malam ini. Kebetulan saja rumahku terletak di sebelah rumahnya sehingga mudah untuk mendengar apa yang sedang terjadi.

Saat hari menjelang malam, aku mendengar suara piring pecah berkali-kali dari rumah sebelah. Aku berasumsi ayahnya sedang marah-marah. 

Kemudian Bibim keluar dari rumahnya sambil marah-marah. Ia berteriak membenci ayahnya.

“Aku mau pergi! Ayah harus berhenti memukuli ibu! Jika tidak aku akan kembali untuk membunuhmu” Tegasnya.

Kemudian, Bibim berlari jauh dari rumah. Aku berusaha berlari mengikutinya, tapi Ia meminta waktu untuk sendirian

Akhirnya aku kembali ke rumah, aku melihat ayah Bibim Nampak stress karena masalah ini. Ia duduk di teras rumah dengan pandangan kosong. Aku menghampirinya “Om nggak papa?”

“Om sudah berbuat apa sampai dia seperti itu. Om bingung. Kamu kan temannya, dia bilang apa sama kamu?” tanya Ayah Bibim.

Puncak masalah dari contoh cerpen beserta abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda adalah ketika Bibim marah pada ayahnya. 

4. Evaluasi

Evaluasi juga sama pentingnya dengan komplikasi dalam sebuah cerita pendek. Evaluasi merupakan bagian pencarian masalah dan solusi.

Sesuai dengan namanya, konflik di dalam cerpen akan dievaluasi untuk menghasilkan solusi.

Perhatikan penggalan lanjutan dari contoh cerpen beserta abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda berikut ini.

Aku kemudian ikut duduk di teras rumah itu, aku juga mendengar suara ibu Bibim menangis terisak di dalam.

“Mungkin ini karena Bibim selalu melihat kekerasan sejak kecil om. Menurutku dia marah dan melampiaskannya pada teman-teman. Aku pikir Om harus minta maaf sama anak om itu dan berjanji tidak mengulangi kekerasan di rumah lagi” jawabku.

“Om memang mudah marah. Tapi tidak tahu kalau perbuatan om bisa mempengaruhi Bibim” ujar ayah Bibim. Air matanya mengalir, kemudian tangannya menghapus air mata itu.

“Om belum pernah minta maaf sama dia tentang masalah ini. Sekarang dia sudah lari dari rumah, jadi semakin susah saja”

Aku mengelus punggung ayah Bibim. Memang Bibim terlihat sangat marah saat itu. Aku bahkan tidak yakin jika Ia akan pulang ke rumah.

Ternyata benar saja, sejak hari itu sudah terhitung 2 tahun aku tidak pernah melihat Bibim.

21 Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi Liburan Singkat dan Mengesankan serta Strukturnya

Percakapan dalam contoh cerpen beserta abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda tersebut merupakan bentuk evaluasinya.

Dapat dilihat bahwa percakapan antara tokoh aku dan ayah Bibim berusaha mencari inti permasalahan dan jalan keluarnya.

Halaman:

Advertisement