Advertisement
Source : Canva/@Edukka/Ryska Erliansyah

Contoh Daur Biogeokimia Sehari-hari beserta Jenis dan Fungsinya

Taukah kamu jika siklus makhluk hidup dan lingkungannya merupakan contoh daur biogeokimia? Yuk, belajar bersama Mamikos!

22 Januari 2024 Lintang Filia

8. Pengendalian Toksik atau Bahaya

Fungsi daur biogeokimia dapat membantu dalam mengontrol dan mengurangi tingkat zat-zat berbahaya atau toksik di lingkungan.

Beberapa mikroorganisme berperan dalam detoksifikasi dan pemrosesan senyawa-senyawa berbahaya.

Contoh Daur Biogeokimia

Agar lebih mudah dimengerti, Mamikos akan menjabarkan berbagai contoh daur biogeokimia ke dalam jenisnya masing-masing.

Simak penjelasan berikut ini, ya!

Contoh Daur Nitrogen

1. Fiksasi Hidrogen oleh Bakteri

Beberapa bakteri seperti bakteri nitrogen yang hidup di tanah memiliki kemampuan untuk melakukan fiksasi hidrogen.

Contoh daur biogeokimia dalam proses ini mengubah hidrogen molekuler (H2) menjadi senyawa organik yang dapat dimanfaatkan oleh organisme lain.

Fiksasi hidrogen oleh bakteri ini merupakan langkah awal dalam sirkulasi hidrogen di dalam ekosistem.

2. Pengikatan Hidrogen dalam Air

Hidrogen juga berpartisipasi dalam pembentukan molekul air (H2O) dengan berikatan bersama oksigen dalam air melalui proses hidrasi.

Molekul air yang terbentuk ini merupakan salah satu bentuk utama distribusi hidrogen di lingkungan, baik di atmosfera maupun di berbagai sumber air seperti sungai, danau, dan lautan.

3. Respirasi

Contoh daur biogeokimia pada jenis ini adalah saat organisme melakukan respirasi yang mengonsumsi senyawa organik dan mengoksidasi hidrogen untuk menghasilkan energi.

Dalam proses ini, hidrogen bersatu dengan oksigen untuk membentuk air, dan karbon dioksida juga dihasilkan sebagai produk samping.

4. Fermentasi Bakteri

Beberapa bakteri anaerobik melakukan fermentasi, mengubah senyawa organik menjadi hidrogen dan produk fermentasi lainnya.

Proses ini biasanya terjadi di lingkungan anaerobik, seperti dalam tanah yang tergenang air, dan dapat menjadi kontributor penting dalam pelepasan hidrogen.

5. Dekomposisi Organik

Proses dekomposisi oleh bakteri dan fungi dapat menghasilkan hidrogen sebagai produk samping saat mereka menguraikan sisa-sisa organik dari tanaman dan hewan yang mati.

Contoh daur biogeokimia hidrogen berperan dalam siklus nutrisi dan pengembalian unsur-unsur organik ke lingkungan.

6. Pembentukan dan Penggunaan Hidrogen dalam Metabolisme Organisme

Hidrogen berperan dalam berbagai reaksi biokimia selama metabolisme organisme, terutama dalam proses produksi energi dan sintesis molekul organik.

Termasuk peran hidrogen dalam proses pembentukan senyawa seperti asam amino, nukleotida, dan lipid.

Halaman:

Advertisement