12 Contoh Deskripsi Diri CV yang Menarik di Mata HRD
CV yang bagaimana yang akan menarik mata HRD tempat kamu melamar pekerjaan? Simak contoh CV yang tepat dan menarik di sini.
12 Contoh Deskripsi Diri CV yang Menarik di Mata HRD – Melamar pekerjaan bisa menjadi proses yang panjang. Mula-mula, HRD akan melakukan seleksi Curriculum Vitae (CV) atau riwayat hidup pelamar. Jika lolos screening awal, pelamar bisa meneruskan seleksi tahap selanjutnya.
Sampai saat ini, hal yang menjadi tantangan bagi para pencari kerja adalah bagaimana susunan CV yang tepat dan menarik minat HRD.
Karena itu, simak ulasan artikel ini untuk mendapatkan contoh CV yang tepat! 📖😊✨
Daftar Isi
Berbagai Macam Contoh Deskripsi Diri pada CV

Pembuatan CV untuk melamar pekerjaan membutuhkan kreativitas sekaligus trik tersendiri. Data pada CV memang harus lengkap, tetapi tetap menarik.
Pelamar harus cerdas membuat CV yang bisa lolos screening awal HRD. Jangan sampai HRD langsung mengabaikan CV pelamar karena desain yang kaku, sulit dibaca, atau CV-nya terlalu tebal.
Pelamar perlu memahami bahwa CV adalah dokumen yang perlu dimaksimalkan untuk membangun citra diri.
Jika seorang pelamar memiliki latar belakang pendidikan di bidang akuntan dan ingin menjadi seorang auditor, pada CV dapat diberi headline yang membahas keahlian atau passion.
Jika seorang pelamar memiliki latar belakang pendidikan di bidang akuntan dan ingin menjadi seorang auditor, pada CV dapat diberi headline yang membahas keahlian atau passion.
Tentunya pada CV pun konten yang ditulis adalah data relevan tentang akuntan, seperti pengalaman kerja, magang, kursus yang diikuti, dan data penunjang lain.
Bagian pada CV yang kerap diabaikan adalah deskripsi diri. Padahal, bagian deskripsi diri juga diperhatikan oleh HRD.
Oleh karena itu, penulisan deskripsi diri perlu dilakukan sebaik mungkin agar HRD tertarik.
Kali ini Mamikos akan memberikan informasi cara membuat deskripsi diri yang baik contoh penerapannya pada CV agar kamu bisa diterima ketika melamar pekerjaan.
Apa Itu Deskripsi Diri Pada CV?

Bagian-bagian yang terdapat pada CV cukup banyak. Namun, ada bagian yang tidak kalah penting, yaitu bagian deskripsi diri.
Pada CV, bagian tersebut berisi ringkasan profil pelamar yang biasanya ditulis dalam beberapa kalimat singkat.
Tujuan deskripsi diri pada CV adalah menunjukkan kualifikasi pendidikan, keterampilan yang dimiliki, pengalaman yang pernah dijalani, serta tujuan karier pelamar.
Menulis deskripsi diri pada CV sebenarnya mudah, tetapi perlu riset dan waktu lama untuk membuat deskripsi diri yang benar-benar menggambarkan seorang pelamar.
Tantangan membuat deskripsi diri pada CV agar disukai HRD adalah singkat tetapi tetap menarik.
Cara Menulis Deskripsi Diri untuk CV
Perlu dipahami oleh setiap pelamar bahwa deskripsi diri pada CV merupakan bagian yang bertujuan untuk memberikan gambaran diri pada HRD atau perekrut.
Adapun cara untuk membuat deskripsi diri yang bisa membuat HRD tertarik adalah sebagai berikut.
1. Deskripsi diri ditulis secara singkat.
Alasannya karena HRD harus melihat banyak CV, sehingga penting untuk mencuri perhatian HRD ketika melihat bagian awal CV. Buat deskripsi dalam dua atau tiga frasa dengan format poin atau paragraf singkat.
2. Menentukan bagian yang ingin ditonjolkan.
Jika kamu memiliki banyak kemampuan, pilih skill yang ingin ditunjukkan. Misalnya saja skill terkait dengan bidang kerja yang kamu lamar.
Tidak perlu mencantumkan seluruh pencapaian karena pada bagian deskripsi ini kamu ditantang untuk meringkas semua kelebihan dalam beberapa kalimat saja.
Agar lebih mudah menuliskan deskripsi diri, baca kembali seluruh bagian CV dan temukan bagian yang dapat menunjang pekerjaan di perusahaan tujuanmu.
3. Menjelaskan tujuan karier.
Tuliskan tujuan karier yang ingin kamu capai pada bagian deskripsi diri. Pernyataan tujuan juga dapat berkaitan dengan posisi tujuanmu di perusahaan.
4. Menilai diri secara profesional.
Kenalkan dirimu secara singkat pada bagian deskripsi diri. Tidak ada salahnya memberikan deskripsi jabatan saat ini yang sedang kamu jalani atau sedikit mengulas pengalaman kerja.
Halaman:

