Advertisement
Source : Getty Images/Ulisses40

4 Contoh Fenomena Atmosfer dalam Kehidupan Sehari-hari dan Penjelasannya Lengkap

Ingin tahu apa saja contoh fenomena atmosfer yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan daftarnya secara lengkap beserta penjelasannya untuk kamu.

6 Juli 2025 M Ansor

Meskipun cukup sering terjadi, sebelum membentuk pola warna yang sangat indah, proses pembentukan pelangi cukuplah rumit dan panjang.

Dimana, pelangi sendiri kemunculannya disebabkan karena pertemuan dua unsur elemen yang berbeda yaitu tetesan air hujan dan sinar matahari.

Proses pembentukan atau kemunculan pelangi terbagi ke dalam tiga tahapan proses yaitu refleksi, dispresi, dan refraksi. Berikut penjelasan lengkapnya:

Susunan Lapisan Atmosfer Secara Berurutan dari yang Terendah Hingga yang Tertinggi adalah?
  • Refleksi: Tahapan ini terjadi setelah turunnya hujan, pada momen ini udara masih memiliki air yang tersisa cukup banyak. Setelah itu, matahari akan muncul kembali sehingga mengakibatkan refleksi. Dimana bulir-bulir air hujan di udara sifatnya seperti cermin, saat bola air tersebut mendapatkan paparan sinar matahari, maka akan merefleksikan suatu cahaya yang dipantulkan dari bulir-bulir air tersebut.
  • Dispresi: Tahapan ini terjadi setelah sinar matahari yang terkena pada bulir-bulir air hujan berhasil direfleksikan. Cahaya matahari yang telah berefleksi tersebut akan diuraikan atau dispersi secara otomatis menjadi cahaya berwarna putih. Cahaya tersebut memiliki spektrum warna bermacam-macam , masing-masing warnanya akan membentuk sebuah gelombang yang terurai membentuk warna-warni pelangi.
  • Refraksi: Tahapan terakhir ini terjadi ketika cahaya matahari sudah berhasil menembus bulir-bulir air hujan yang tersisa di udara. Pada momen ini, cahaya yang dihasilkan tersebut akan memantul ke berbagai penjuru arah. Kemudian spektrum warna akan mengikuti arah gelombang cahaya tersebut sehingga membentuk.

2. Hujan

Selain pelangi, hujan juga termasuk ke dalam contoh fenomena atmosfer dalam kehidupan sehari-hari yang sering terjadi.

Hujan adalah sebuah presipitasi dengan bentuk cairan yang jatuh ke bumi. Presipitasi yang dimaksud di sini yaitu proses terjatuhnya dari atmosfer ke permukaan bumi. 

Hujan terbentuk ketika air yang terpisah dari awan jatuh ke bumi. Dimana sebelum terjadinya hujan, biasanya pasti akan ada awan yang menjadi tempat atau media penampungan air dari bumi.

Uap air tersebut akan menguap dan menjadi awan dan ketika awan-awan tersebut berkumpul maka akan menjadi awan mendung yang pada suhu tertentu di atmosfer akan mengembun dan jatuh menjadi hujan.

Mengapa hujan merupakan salah satu fenomena atmosfer?

Hal ini dikarenakan hujan membutuhkan adanya lapisan atmosfer yang tebal supaya bisa menemukan suhu di atas titik leleh es di dekat dan atas permukaan bumi.

Sama seperti pelangi, proses pembentukan turunnya hujan juga terbagi ke dalam tiga tahapan yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi. Berikut penjelasan masing-masing tahapannya:

  • Evaporasi: Ini merupakan proses penguapan air di permukaan bumi karena suhu panas. Air yang menguap tersebut kemudian akan membentuk awan. Semakin panas suhu bumi, maka semakin banyak juga air yang akan menguap.
  • Kondensasi: Ini merupakan proses yang terjadi setelah evaporasi naik ke atmosfer. Air yang menguap akan membeku menjadi partikel es. Kemudian, partikel-partikel tersebut akan berkumpul menjadi awan.
  • Presipitasi: Ini merupakan proses terakhir, pada tahapan ini air yang membeku menjadi partikel es di awan akan kembali jatuh ke bumi. Dimana, ketika awan yang sudah mengandung terlalu banyak air atau partikel es tidak kuat menahannya, maka partikel-partikel tersebut akan jatuh menjadi hujan.

Halaman:

Advertisement