27 Contoh Frasa Eksosentris dan Endosentris dalam Kalimat Bahasa Indonesia yang Benar
Jika membahas frasa, maka cakupannya bisa sangat luas sebab ada banyak jenisnya. Kali ini, Mamikos akan membahas frasa Eksosentris dan Endosentris.
27 Contoh Frasa Eksosentris dan Endosentris dalam Kalimat Bahasa Indonesia yang Benar — Untuk kamu yang baru kali pertama ini mendengar mengenai frasa eksosentris dan endosentris, mungkin akan membutuhkannya tak lama lagi.
Karena frasa jenis ini menjadi bagian dari materi pembelajaran bahasa Indonesia, maka tentu saja lambat atau cepat kamu akan menjumpai materi satu ini.
Pada kesempatan ini Mamikos akan memberikan bahasan contoh frasa eksosentris dan endosentris.
Mengenal Contoh Frasa Eksosentris dan Endosentris yang Benar
Daftar Isi [hide]

Apabila menyebutkan mengenai materi frasa maka cakupannya bisa sangat luas. Namun tenang saja.
Pada kesempatan ini, Mamikos akan menginformasikan secara khusus tentang frasa Endosentris dan Eksosentris untuk kamu.
Frasa memang menjadi salah satu tema/materi yang sering dibahas.
Ulasan turunannya antara lain adalah jenis atau macam frasa, pengertian frasa dalam bahasa Indonesia hingga bagaimana bentuk dan contoh frasa dan klausa.
Namun, khusus di artikel ini, Mamikos akan mengulas penjelasan mengenai contoh frasa Eksosentris dan Endosentris dalam kalimat bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Jika kamu belum tahu, baik contoh frasa Eksosentris dan Endosentris pun memiliki turunannya lagi yang akan coba Mamikos paparkan di artikel kali ini.

Advertisement
Penjelasan Mengenai Frasa Eksosentris dan Endosentris
Untuk kamu yang belum tahu, frasa dan klausa memiliki perbedaan yang sangat jelas. Frasa merupakan gabungan dua kata atau lebih yang memiliki sifat nonpredikatif.
Sementara klausa adalah satuan gramatikal yang memiliki predikat serta berpotensi menjadi sebuah kalimat.
Jika kamu sudah tahu penjelasan mengenai perbedaan frasa dan klausa, maka kamu bisa melanjutkan mengenali frasa eksosentris dan endosentris berikut ini.
A. Pemahaman Frasa Eksosentris
Frasa endosentris berbeda dengan frasa eksosentris, sebab ia tidak memiliki distribusi unsur yang setara.
Satu unsur yang ada tidak dapat menggantikan unsur lainnya.
Coba perhatikan contoh yang Mamikos lampirkan sebagai berikut.
- Tiga orang sedang belajar Fisika di perpustakaan.
- Tiga orang sedang belajar Fisika di.
- Tiga orang sedang belajar Fisika perpustakaan.
Pada ‘Di perpustakaan’ mempunyai dua unsur yakni di dan perpustakaan. Kedua kata tadi tidak memiliki distribusi yang paralel dan tidak dapat saling menggantikan satu sama lain karena itu adalah frasa preposisional.
Kamu bisa perhatikan lagi kalimat kedua dan ketiga yang ada di atas. Saat salah satu unsur kemudian dihilangkan, kalimat tersebut malah jadi rumpang.
Kamu juga perlu tahu bahwa frasa preposisional dikenal juga sebagai frasa eksosentris direktif.
Lalu frasa eksosentris nondirektif adalah kebalikannya sebab merupakan frasa yang tidak memiliki perangkai berupa preposisi, seperti artikula atau kata lain.
Misalnya saja adalah sang gajah, para pemimpin, dan yang paling kecil.