Contoh Gambar Batang Dikotil dan Monokotil beserta Penjelasannya Lengkap
Dikotil dan monokotil adalah dua klasifikasi utama tanaman berbunga yang berbeda berdasarkan ciri-ciri kecambahnya. Yuk, pelajari beserta gambarnya!
Contoh Gambar Batang Dikotil dan Monokotil

Kamu sudah paham perbedaan tanaman dikotil dan monokotil, kan?
Secara umum struktur batang dikotil dan monokotil digambarkan di bawah ini:
Di bawah ini disajikan contoh gambar batang dikotil dan monokotil agar kamu bisa makin paham dengan bagian-bagiannya.
Batang Dikotil
Sebelum menyajikan contoh gambar batang dikotil dan monokotil, Mamikos akan jelaskan terlebih dahulu mengenai struktur batang dikotil.
Secara umum batang dikotil memiliki epidermis yang jelas dengan kutikula, lapisan dermis, serta rambut batang multiseluler.
Struktur internal batang dikotil terutama terdiri dari epidermis, hipodermis, korteks endodermis, perisikel, untai pembuluh dan empulur.
Mangga dan jambu adalah contoh batang dikotil.
Pembuluh kayu (xilem) dan floem pada batang dikotil tersusun secara melingkar.
Xilem bertugas mengangkut air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tanaman, sedangkan floem mengangkut hasil fotosintesis.
Dikotil memiliki kambium, yaitu lapisan sel yang aktif membelah dan bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder, yang menyebabkan batang menjadi lebih tebal.
Penjelasan Struktur Batang Dikotil

Di atas disajikan contoh batang dan penjelasan lengkapnya di bawah ini ya:
1. Epidermis
Epidermis adalah lapisan terluar batang. Lapisan ini terdiri dari sel-sel parenkim yang memanjang dan rapat yang tampak sebagai struktur persegi panjang pada bagian melintang.
Sel-selnya tidak memiliki kloroplas dan transparan. Mereka memiliki lapisan luar kutikula dan lapisan dalam epidermis pelindung.
Epidermis juga memiliki beberapa trikoma atau rambut multiseluler yang menutupi kutikula.
Epidermis mengandung pori-pori kecil yang dikenal sebagai stomata di lokasi tertentu yang membantu pertukaran gas.
Setiap stoma memiliki sepasang sel penjaga, yang merupakan sel khusus berbentuk ginjal yang mengandung kloroplas. Sel-sel ini mengatur penutupan dan pembukaan stomata.
2. Hipodermis
Tiga hingga empat lapisan jaringan kolenkim subepidermis membentuk hipodermis.
Serat kolenkim yang membentuk hipodermis seringkali berwarna hijau. Di bawah stomata, hipodermis tidak ada atau hampir tidak terlihat.
3. Korteks
Korteks terdiri dari sel-sel parenkim. Sel-sel ini menutup celah di antara sel-sel.
Sel-sel korteks luar dari batang hijau remaja memiliki kloroplas (klorenkim) dan menghasilkan makanan. Namun, tugas utama korteks adalah menyimpan makanan.
Pada tumbuhan dikotil seperti bunga matahari, terdapat beberapa saluran minyak yang membujur melewati korteks dan setiap saluran minyak memiliki saluran yang dibatasi oleh epitel sel kelenjar kecil.
Halaman:

