8 Contoh Gurindam Pendek 1, 2, 3 dan 4 Bait Bahasa Indonesia
Gurindam juga dapat ditulis dalam bentuk pendek dengan batasan sampai empat bait. Berikut adalah contoh-contohnya.
Tema Pendidikan 4 Bait
Pada gurindam 4 bait terdiri dari 8 baris, sehingga lebih panjang dibandingkan contoh sebelumnya.
Contoh gurindam pendek 1,2,3 dan 4 bait berikut mengenai sia-sia bila pintar tidak diimbangi dengan etika yang baik.
Menjadi pintar akan sia-sia tanpa etika
Menjadi pintar tak akan berguna bila abai terhadap tata krama
Menjadi pintar akan sia-sia tanpa budi pekerti luhur
Menjadi pintar tak akan berguna bila selalu takabur
Imbangi kepintaran dengan adab yang sopan
Imbangi kepintaran dengan perilaku yang taat aturan
Aturan agama maupun kehidupan
Supaya hidup lebih tentram dan penuh keseimbangan
Isi dari gurindam tersebut tentang kesia-siaan bila pintar saja tanpa etika. Pintar tidak akan berguna bila terhadap tata krama malah abai.
Akan sia-sia bila tanpa disertai budi pekerti luhur dan tidak akan berguna bila selalu takabur.
Sebaiknya kepintaran yang dimiliki diimbangi dengan adab yang sopan serta perilaku taat aturan.
Baik itu aturan yang berhubungan dengan agama maupun kehidupan bermasyarakat. Tujuannya agar hidup lebih tentram serta penuh keseimbangan.
Jadi, pada contoh gurindam pendek 1,2,3 dan 4 bait tersebut isinya tentang pengingat mengenai keseimbangan diri antara kepintaran dengan tingkah laku. Bagaimanapun juga hidup bukan hanya sekadar tentang bagaimana cara supaya menjadi pintar.
Tapi juga bagaimana cara memperlakukan orang lain. Walaupun pintar, kamu akan sulit dihargai bila tidak menghargai. Untuk itulah, perlu adanya keseimbangan antara otak dengan etika.
Contoh Gurindam Pendek Tema Percintaan
Tema Percintaan 1 Bait
Dari tema pendidikan, kita akan beralih ke tema percintaan. Bentuk gurindam berikut adalah 1 bait yang terdiri atas 2 baris. Gurindam satu ini pembahasannya tentang larangan untuk memaksa cinta.
Jangan memaksa cinta bila memang tak bisa
Sesuatu yang dipaksa akan menimbulkan rasa kecewa
Isi dari contoh gurindam pendek 1,2,3 dan 4 bait tersebut yaitu mengenai larangan memaksa cinta bila memang tidak bisa. Maksud tidak bisa dalam kalimat ini bisa ditafsirkan dengan beragam situasi.
Mulai dari keadaan yang memang tidak bisa dipaksa untuk bersama. Bisa karena beda suku, kasta, latar belakang, agama dan lain-lain yang dianggap sulit diterjang. Bagi sebagian orang mungkin perbedaan tersebut bukan masalah.
Tapi, bagi sebagian lainnya, perbedaan tersebut dianggap masalah. Bisa juga beda perasaan alias cinta bertepuk sebelah tangan. Sesuatu yang tetap dipaksakan seringkali menimbulkan penyesalan serta rasa kecewa mendalam.
Halaman:

