10 Contoh Investasi dalam Islam Sesuai Ajaran Nabi Muhammad SAW yang Menguntungkan
Apa saja contoh-contoh investasi dalam Islam? Cari tahu informasi lengkapnya pada artikel berikut ini.
10. Investasi Bekal di Akhirat
Satu lagi investasi yang tidak boleh dilupakan, yaitu investasi sebagai bekal di kehidupan yang kekal kelak.
Pada suatu hadis qudsi, Allah SWT berfirman βSedekah adalah investasi yang memberikan keuntungan yang tidak pernah habis.β
Saat berada di akhirat nanti, kamu sudah tidak bisa berinvestasi lagi tetapi hanya memetik hasil investasi. Dalam QS Al Baqarah ayat 261 juga dijelaskan bahwa:
βOrang yang menginfakkan harta di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan 70 tangkai pada setiap tangkainya terdapat 100 biji. Allah melipatgandakan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui.β
Oleh karena itu, berinvestasilah untuk akhirat dengan cara sedekah. Contoh sedekah jariyah yang pahalanya akan terus mengalir misalnya memberikan ilmu yang bermanfaat, membangun tempat ibadah atau fasilitas umum yang berguna bagi banyak orang, mendanai program sosial, menyumbangkan Al Quran, dan sebagainya.
Perbedaan Investasi Halal dan Riba
Rekomendasi di atas merupakan contoh investasi halal yang dianjurkan dalam Islam. Sebenarnya, ada investasi yang dilarang dalam Islam sehingga perlu kamu hindari, misalnya:
- Investasi yang berkaitan dengan zat haram, meskipun kamu tidak terlibat langsung. Contohnya adalah investasi pembiayaan produksi minuman keras, transaksi yang mengarah pada narkoba dan dunia malam, peternakan babi atau hanya jual-beli daging babi, dan sebagainya.
- Investasi yang tidak jelas (gharar). Biasanya, investor tidak paham akad investasi, sehingga rentan tertipu.
- Investasi yang mengandung unsur kecurangan. Seringkali ada pihak yang merekayasa permintaan, menimbun, melakukan tindakan suap, hingga merugikan suatu pihak.
- Investasi yang mengandung riba. Sebagai investor, kamu wajib cermat saat ada yang menawari imbalan bunga sekian persen dari dana yang kamu setorkan. Sebab, investasi bisa berubah jadi riba apabila ada bunga terhadap pokok utang.
Terapkan tips-tips memilih investasi syariah yang sesuai dengan syariat seperti memilih bisnis halal, mekanisme produk, dan risiko.
Kamu wajib menghindari investasi yang berbau gharar, riba, dan judi. Lakukan verifikasi produk investasi syariah untuk meminimalisir risiko kerugian tapi tetap waspada apabila ada investasi yang menjanjikan keuntungan tidak wajar.
Penutup
Demikian informasi terkait 10 contoh investasi dalam Islam yang dapat kamu jadikan referensi sebelum terjun langsung. Berinvestasi sesuai sunnah akan memberikan ketenangan hati dan keberkahan rezeki. β€οΈ
Pastikan bahwa investasi yang kamu lakukan sudah disertai pertimbangan risiko agar tidak menyesal di kemudian hari. Niatkan investasi tersebut untuk meraih ridha Allah SWT di samping untuk menumbuhkan asetmu.
Kamu juga dapat mengakses artikel investasi lainnya di Mamikos seperti contoh investasi yang mudah dan aman sekalipun bagi pemula, cara investasi saham dengan modal yang kecil, dan masih banyak lagi. π
Referensi:
Ayull, A. L., & Kurniawati , F. (2023). Implementasi Prinsip-prinsip Syariah dalam Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 515β525. Retrieved from https://e-journal.uingusdur.ac.id/sahmiyya/article/view/1894
5 Investasi yang Dianjurkan Rasul, Halal dan Menjanjikan! [Daring]. Tautan:https://pina.id/artikel/detail/5-investasi-yang-dianjurkan-rasul-halal-dan-menjanjikan-c0w9ih2rggp
Mengenal Jenis Investasi yang Dilarang dalam Islam [Daring]. Tautan: https://blog.principal.co.id/mengenal-jenis-investasi-yang-dilarang-dalam-islam
Inilah 7 Jenis Investasi Syariah dan Tingkat Risikonya [Daring]. Tautan: https://www.shariaknowledgecentre.id/id/news/jenis-investasi-Syariah/
Properti Syariah: Investasi Aman dengan Prinsip Keislaman [Daring]. Tautan:https://perkim.id/perumahan/properti-syariah-investasi-aman-dengan-prinsip-keislaman/
Halaman:

