Advertisement
Source : Canva/@prostock-studio

8 Contoh Kalimat Gaslighting dalam Hubungan beserta Dampak dan Cara Mengatasinya

Gaslighting ialah suatu perilaku beracun yang dapat terjadi pada berbagai jenis relasi, baik dalam keluarga, persahabatan, hingga hubungan asmara.

4 November 2024 Nana

1. Kalimat yang menunjukkan ketidakpedulian akan perasaanmu

Seorang pelaku gaslighting biasanya tidak akan memvalidasi perasaan pasangannya dan sering mengabaikan ucapan dari pasangannya.

Mereka memiliki kecenderungan untuk menutupi kesalahan mereka sendiri dengan menyalahkan orang lain.

Contoh kalimat yang mungkin akan sering kamu dengar adalah ketika mereka mengatakan kalimat seperti “cuma bercanda, kok”, “kamu terlalu berlebihan”, atau “kamu terlalu sensitif kayaknya”.

Orang dengan sifat seperti ini seringkali meremehkan emosi dan perasaan pasangannya dan malah berbalik menyalahkan kecurigaan pasangannya.

2. Kalimat yang seolah mengalihkan pembicaraan terus menerus

Ketika dihadapkan dengan masalah yang diakibatkan karena kesalahannya, seorang pelaku gaslighting akan mencoba untuk menghindari topik tersebut saat berbicara dengan korbannya.

Contohnya, si pelaku hampir tertangkap berselingkuh. Ketika kamu mempertanyakan sikapnya, pelaku akan cenderung menghindar dan mendistorsi pikiranmu sendiri.

Biasanya mereka akan mengatakan kalimat, “Kamu terlalu curigaan,” dan sejenisnya.

3. Kalimat yang mengelak dan tidak mau mengakui kesalahan

Tidak mengakui kesalahan juga menjadi satu contoh sikap gaslighting berikutnya. Si pelaku akan menyangkal tentang sebuah pernyataan yang dikemukakan korban.

Ketika menghadapi konfrontasi sebuah masalah, pelaku akan membuat kamu merasa tidak yakin akan ingatan dan meragukan keyakinanmu.

Contoh Perilaku Playing Victim beserta Ciri-ciri dan Cara Menghadapinya yang Tepat

Si pelaku juga akan membuat cara pandangmu dinilai salah hanya karena berbeda dengan pandangannya.

Biasanya ia akan mengucapkan kalimat lebih kurangnya seperti ini: “Aku kemarin sudah bilang akan ke A sama si B, dan kamu sudah OK. Kenapa sekarang kamu jadi seperti ini?”

4. Kalimat yang sengaja melemparkan kesalahan

Salah satu contoh sikap gaslighting berikutnya adalah melemparkan kesalahan kepada korban. Ketika disalahkan akan sebuah peristiwa, pelaku gaslighting justru akan menyerang balik.

Alih-alih minta maaf, mereka justru akan menyudutkan pasangannya dan malah mencari kesalahanmu.

Lebih kurang kalimatnya adalah seperti ini: “Kamu nggak sadar kalau aku jadi kayak gini ya karena kamu sendiri. Kamu yang bikin aku kayak gini. Kamu yang harusnya introspeksi diri dan minta maaf ke aku,”.

5. Kalimat yang mengubah perilaku sementara

Seorang pelaku manipulasi dapat mengubah diri menjadi lebih baik, tapi hanya untuk sementara waktu. Tujuannya berubah juga semata agar korban lupa akan kesalahan atau keburukannya.

Kalimat gaslighting yang biasanya akan diucapkan oleh pelaku adalah: “Kamu bikin aku sadar kalau aku memang salah selama ini. Makasih, ya, udah bantu aku dan sabar sama aku,”.

Halaman:

Advertisement