Contoh Karangan Deskripsi tentang Liburan Sekolah Singkat serta Menarik
Kamu dapat tugas menulis karangan deskripsi tentang liburan sekolah tapi bingung menulisnya? Tenang, baca saja ulasan di artikel ini.
Berkeliling Ubud di Hari Liburan Sekolah
Saat liburan sekolah lalu saya mengunjungi Ubud. Daerah ini berada di Kabupaten Gianyar, pulau Bali.
Ubud tidak hanya terkenal di antara para wisatawan domestik, tetapi juga dikenal oleh banyak wisatawan mancanegara.
Tempat pertama di Ubud yang saya kunjungi adalah Mandala Suci Wenara Wana atau lebih dikenal dengan nama Monkey Forest.
Kawasan wisata ini merupakan hutan yang sakral dengan banyak kera di dalamnya.
Kera-kera tersebut dikeramatkan dan dijaga oleh penduduk lokal. Di sana saya berinteraksi dengan kera-kera itu.
Saya memberi makan kera-kera dengan pisang yang saya beli di sana. Tak lupa saya berfoto bersama kera-kera itu.
Saya berjalan mengelilingi Monkey Forest. Suasananya sangat sejuk karena banyaknya pohon-pohon rindang.
Selesai berkeliling di Monkey Forest, saya melanjutkan perjalanan ke Pura Taman Saraswati.
Pura ini sangat menawan, di depannya terdapat kolam yang berisi banyak bunga teratai. Selanjutnya saya mengunjungi terasering Tegalalang. Di sana terdapat hamparan pemandangan sawah berundak yang sangat indah.
Karena hari sudah sore, saya kembali ke hotel untuk beristirahat. Keesokan harinya saya melanjutkan perjalanan ke Pura Tirta Empul.
Tempat ini merupakan tempat ibadah umat Hindu yang terkenal dengan sumber mata airnya.
Liburan ke Ubud sangat mengesankan bagi saya, meskipun masih banyak tempat yang belum saya kunjungi. Saya berharap pada liburan sekolah selanjutnya, saya bisa mengunjungi lebih banyak tempat wisata.
Berwisata di Wahana Air Tanjung Benoa
Beberapa hari sebelum hari libur sekolahku tiba, aku sudah memesan tiket pesawat dan hotel di Bali.
Aku sudah tidak sabar ingin berwisata di Tanjung Benoa. Daerah ini terkenal dengan wisata bahari dan segala aktivitas water sports.
Banyak pilihan obyek wisata yang ditawarkan di Tanjung Benoa, di antaranya pantai Tanjung Benoa, pulau penyu, hutan bakau, dan masih banyak lagi. Saat pertama tiba di Tanjung Benoa, aku langsung mencoba mengendarai jet ski.
Rasanya seperti mengendarai motor tapi bedanya ini berada di atas air laut. Selain itu, aku juga mencoba parasailing dan banana boat. Rasanya mendebarkan tapi sangat seru.
Panasnya terik matahari tak membuat niatku berhenti mencoba aktivitas-aktivitas tersebut.
Selanjutnya aku mengunjungi pulau penangkaran penyu. Banyak sekali penyu di sana.
Ada juga penyu hijau yang merupakan hewan langka. Penyu-penyu tersebut ada yang berukuran kecil sampai besar. Aku diperbolehkan memegang penyu sambil berfoto.
Wisata ini sangat cocok untuk anak-anak atau untuk liburan keluarga. Untuk bisa sampai di sana aku menaiki glass bottom boat.
Perahu itu muat untuk 10 orang dewasa. Aku sangat senang bisa menaiki perahu glass bottom karena bisa melihat dasar laut dari atas perahu.
Setelah puas dengan penyu-penyu, aku menuju hutan bakau dengan menggunakan speedboat.
Aku berkeliling hutan bakau didampingi oleh pemandu wisata. Dia menjelaskan banyak hal padaku. Aku sangat puas dengan perjalanan wisataku ke Tanjung Benoa.
Akhirnya apa yang kuimpikan selama ini bisa terwujud. Aku sangat berterima kasih kepada orang tua dan kakakku sudah mau membiayai liburanku ini.
Halaman:
