Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif beserta Cara Membuatnya yang Benar

Penelitian kuantitatif mengutamakan angka dan data sehingga hasil penelitian akan menjadi lebih objektif. Sebelum melakukan penelitian kuantitatif, kamu perlu membuat kerangka berpikir. Simak contohnya di sini!

26 Maret 2024 Citra

Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif beserta Cara Membuatnya yang Benar — Sebelum melakukan penelitian, kita perlu menyusun kerangka berpikir agar penelitian lebih terarah.

Terlebih saat melakukan penelitian kuantitatif di mana proses penelitian ini akan melibatkan proses pengumpulan data dan analisis berdasarkan angka.

Simak yuk contoh kerangka berpikir penelitian kuantitatif yang susah Mamikos susun sebagai bahan referensimu nanti.

Berikut Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif

Contoh kerangka berpikir penelitian kuantitatif
Canva.com/@MichaelBurrows

Menurut Uma Sekaran (1992), kerangka berpikir adalah model konseptual tentang bagaimana kaitan suatu teori dengan bermacam faktor yang diidentifikasi sebagai suatu masalah.

Kerangka berpikir dalam penelitian adalah struktur teoritis yang dibuat untuk menjelaskan cara peneliti mengerti dan mendekati masalah yang diteliti.

Kerangka ini berfungsi sebagai peta yang menggambarkan hubungan antara variabel-variabel yang ada dalam penelitian, serta menyediakan dasar logis untuk pengembangan hipotesis penelitian.

Dalam proposal penelitian tugas akhir, kerangka berpikir memandu penyelidikan ilmiah dengan menunjukkan bagaimana peneliti menghubungkan konsep teoritis dengan investigasi empiris.

Pengertian Kerangka Berpikir Menurut Ahli

Sebelum kita membahas contoh kerangka berpikir penelitian kuantitatif, kita pelajari dulu yuk mengenai pengertian kerangka berpikir menurut beberapa ahli. Simak yuk!

1. Sugiyono

Sugiyono menggambarkan kerangka berpikir sebagai struktur konseptual yang berfungsi sebagai dasar teoretis, mencakup elemen-elemen penting dalam sebuah studi.

Dia menekankan bahwa kerangka ini penting untuk memahami dasar teoritis dan menunjukkan keterkaitan antar variabel dalam penelitian.

2. Sapto Haryoko

Sapto Haryoko menjelaskan bahwa kerangka berpikir dalam penelitian merupakan struktur yang melibatkan interaksi antara dua atau lebih variabel.

Dalam kerangka ini, variabel-variabel yang diteliti diuraikan dan dianalisis untuk memahami hubungan mereka dalam konteks penelitian.

3. Polancik

Polancik memandang kerangka berpikir sebagai representasi diagramatik yang menyediakan pandangan visual tentang alur logis dalam suatu penelitian.

Menurutnya, kerangka ini menggambarkan hubungan antar variabel yang disusun berdasarkan pertanyaan atau permasalahan penelitian, yang membantu dalam menghubungkan konsep-konsep yang dibahas.

4. Suriasoemantri

Suriasoemantri mendefinisikan kerangka berpikir sebagai sebuah metode yang sistematis untuk mengorganisir dan menjelaskan fenomena yang diteliti.

Metode sistematis itu didasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya, guna mencapai pemahaman yang lebih baik tentang penelitian tersebut.

Close