8 Contoh Kerusakan Ekosistem Akibat Manusia dan Alam beserta Penjelasannya
Apa yang dimaksud dengan kerusakan ekosistem akibat manusia dan alam? Lalu, apa saja contohnya? Dapatkan jawabannya di sini.
Contoh Kerusakan Ekosistem Akibat Alam
Selanjutnya, kerusakan ekosistem alam memang memberi dampak kerusakan yang berat, namun tingkat pemulihannya dapat lebih cepat mengingat sifat alam itu sendiri.
Beberapa contoh kerusakan ekosistem akibat alam di antaranya letusan gunung berapi, tanah longsor, tsunami, banjir, dan lain sebagainya.
Di bawah ini adalah uraian lebih lengkap terkait beberapa contoh kerusakan ekosistem akibat alam yang telah disebutkan di atas sebelumnya.
5. Letusan Gunung Berapi
Contoh pertama dalam kerusakan ekosistem akibat alam adalah letusan gunung berapi.
Gunung berapi yang meletus menyemburkan berbagai material berbahaya bagi kehidupan yang ada di bawah gunung.
Akibatnya, banyak tanaman, hewan, bahkan manusia yang kehilangan tempat tinggal, dan terancam nyawanya.
Namun, di balik kengerian letusan gunung berapi tersebut, tersimpan potensi kekayaan material yang berharga apabila diolah dengan tepat dan tidak menimbulkan kerusakan ekosistem lanjutan.
Sekalipun letusan gunung berapi dapat menghancurkan ekosistem, secara berangsur ekosistem tersebut akan pulih dengan sendirinya mengingat material dari gunung berapi juga merupakan material yang dapat memberi kemakmuran.
6. Tanah Longsor
Kerusakan ekosistem akibat alam selanjutnya adalah tanah longsor. Terjadinya tanah longsor bisa diakibatkan karena ulah manusia, namun bisa juga diakibatkan oleh alam, misalnya karena gempa bumi sehingga memicu longsor.
Tanah yang mengalami longsor kemudian akan menimbun berbagai ekosistem yang ada di bawahnya, sehingga mematikan kehidupan.
Meski demikian, tanah longsor tidak serta merta menghancurkan ekosistem, sebab ekosistem akibat tanah longsor dapat terpulihkan juga secara alami.
7. Tsunami
Selanjutnya dalam contoh kerusakan ekosistem akibat alam adalah tsunami. Tsunami umumnya terjadi akibat adanya gempa di bawah laut.
Laut yang berayun dan gempa dapat menghancurkan ekosistem terumbu karang secara massif, sehingga banyak biota yang akan kehilangan tempat tinggalnya.
8. Banjir
Poin terakhir dalam contoh kerusakan ekosistem akibat manusia dan alam adalah banjir.
Banjir bisa jadi diakibatkan oleh manusia, namun bisa juga diakibatkan oleh alam.
Banjir dapat merusak ekosistem apabila tingkat banjirnya begitu berat, dan butuh waktu lama untuk pulih.
Halaman:

