8 Contoh Kerusakan Ekosistem Akibat Manusia dan Alam beserta Penjelasannya
Apa yang dimaksud dengan kerusakan ekosistem akibat manusia dan alam? Lalu, apa saja contohnya? Dapatkan jawabannya di sini.
Dampak Kerusakan Ekosistem
Contoh kerusakan ekosistem akibat manusia dan alam di atas masih sebagian, sebenarnya ada banyak lagi contohnya.
Namun satu hal yang pasti, rusaknya ekosistem dapat menuntun pada hilangnya vegetasi dan biota, serta secara dalam jangka panjang mengancam kehidupan manusia.
Supaya hal tersebut bisa dihindari, kita perlu berperan aktif untuk mencegah kerusakan ekosistem yang lebih parah.
Nah, demikian pembahasan mengenai contoh-contoh kerusakan ekosistem akibat manusia dan alam beserta penjelasannya.
Melalui penjelasan di atas, setidaknya kita bisa memahami dan ikut berperan dalam mengupayakan kelestarian lingkungan. Semoga bermanfaat.
FAQ
Beberapa contoh kerusakan ekosistem akibat manusia antara lain pembukaan lahan sawit di hutan, pembangunan IKN, penggunaan peledak saat mencari ikan di laut, limbah industri, dan lain sebagainya.
Contoh kerusakan ekosistem akibat manusia adalah program pembangunan IKN yang sedang digencarkan oleh pemerintah. IKN (Ibukota Nusantara) merupakan proyek ambisius yang mengorbankan ribuan hektar lahan hutan, sehingga menyebabkan hilangnya tempat tinggal bagi spesies liar, serta menghancurkan kestabilan tanah. Bukan hanya hewan hutan dan pepohonan yang kehilangan, masyarakat adat juga tergusur dari tempat kelahirannya akibat pembangunan IKN.
Pendekatan secara humanis dalam proses pembangunan IKN penting untuk diprioritaskan supaya tidak mengorbankan hidup manusia dan alam yang ada di Kalimantan.
pembukaan lahan sawit di hutan, pembangunan IKN, penggunaan peledak saat mencari ikan di laut, limbah industri, dan lain sebagainya.
Namun satu hal yang pasti, rusaknya ekosistem dapat menuntun pada hilangnya vegetasi dan biota, serta secara dalam jangka panjang mengancam kehidupan manusia. Supaya hal tersebut bisa dihindari, kita perlu berperan aktif untuk mencegah kerusakan ekosistem yang lebih parah.
Terakhir dalam contoh kerusakan ekosistem akibat manusia adalah limbah industri. Bagaimanapun industri adalah produk dari peradaban manusia, namun menyisakan dampak negatif berupa limbah yang merusak lingkungan. Belum lagi apabila sebuah industri tidak melewati proses sterilisasi limbah terlebih dahulu, tentu saja dampak kerusakan yang ditimbulkan akan semakin besar.
Sungai, tanah, dan udara menjadi tercemar akibat limbah industri, sehingga menyebabkan banyak hewan mati, mulai dari ikan hingga burung-burung. Tidak hanya itu, limbah industri yang tidak diolah akan memunculkan potensi berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia yang tinggal di sekitar wilayah industri.
Halaman:

