Advertisement
Source : askiitians.com

Contoh Kingdom Monera Berdasarkan Kelompok dan Penjelasannya

Artikel ini membahas contoh kingdom monera berdasarkan kelompok, mulai dari archaebacteria, eubacteria, hingga cyanobacteria. Disertai ciri singkat dan perannya dalam kehidupan sehari-hari.

9 Februari 2026 Nadia Kamila

2. Methanobacterium sp 

Archaebacteria ini dikenal sebagai bakteri penghasil gas metana. Methanobacterium hidup di lingkungan anaerob, seperti rawa-rawa dan saluran pencernaan hewan ruminansia. Gas metana yang dihasilkannya berperan dalam proses pembusukan bahan organik.

3. Methanococcus sp

Archaebacteria metanogen ini juga hidup tanpa oksigen. Organisme ini banyak ditemukan di sedimen laut dan lingkungan perairan tertentu yang miskin oksigen.

4. Sulfolobus sp

Archaebacteria yang hidup di lingkungan bersuhu tinggi dan bersifat asam, seperti mata air panas vulkanik. Sulfolobus mampu bertahan pada kondisi ekstrem yang tidak dapat ditempati organisme lain.

5. Thermoplasma sp

Archaebacteria yang hidup pada suhu tinggi dan lingkungan asam. Keunikan Thermoplasma terletak pada kemampuannya bertahan tanpa dinding sel yang kaku.

16 Contoh Bioteknologi Konvensional Berbagai Bidang dan Manfaatnya

Secara umum, archaebacteria memiliki peran penting dalam siklus materi di alam dan menunjukkan bahwa makhluk hidup dapat beradaptasi pada kondisi lingkungan yang sangat ekstrem.

B. Eubacteria 

Eubacteria merupakan kelompok kingdom monera yang paling dikenal dan paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kelompok ini disebut bakteri sejati karena struktur selnya menjadi gambaran umum bakteri yang biasa dipelajari di sekolah. 

Eubacteria hidup di berbagai lingkungan, mulai dari tanah, air, udara, hingga di dalam tubuh manusia, hewan, dan tumbuhan. Keberadaan eubacteria sangat beragam, ada yang menguntungkan, tetapi ada pula yang merugikan karena dapat menyebabkan penyakit.

6. Escherichia coli 

Salah satu contoh eubacteria yang paling dikenal adalah Escherichia coli. Bakteri ini hidup di usus besar manusia dan hewan.

Dalam kondisi normal, Escherichia coli membantu proses pencernaan dan pembentukan vitamin tertentu. Namun, beberapa jenis atau strain Escherichia coli dapat bersifat patogen dan menyebabkan gangguan pencernaan, seperti diare.

7. Lactobacillus sp

Bakteri yang berperan penting dalam proses fermentasi. Lactobacillus banyak dimanfaatkan dalam pembuatan yogurt, keju, dan makanan fermentasi lainnya. Selain itu, bakteri ini juga dikenal sebagai bakteri baik karena membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di saluran pencernaan manusia.

8. Streptococcus sp 

Streptococcus sp juga termasuk eubacteria yang cukup terkenal. Bakteri ini berbentuk bulat dan tersusun seperti rantai. Beberapa jenis Streptococcus hidup secara normal di tubuh manusia, tetapi sebagian lainnya dapat menyebabkan penyakit, seperti radang tenggorokan dan infeksi saluran pernapasan.

9. Staphylococcus aureus

Contoh eubacteria yang bersifat patogen adalah Staphylococcus aureus. Bakteri ini sering ditemukan di permukaan kulit dan saluran pernapasan.

Dalam kondisi tertentu, Staphylococcus aureus dapat menyebabkan infeksi kulit, keracunan makanan, hingga infeksi yang lebih serius jika masuk ke dalam jaringan tubuh.

10. Salmonella typhi

Eubacteria lain yang juga merugikan adalah Salmonella typhi, yaitu bakteri penyebab penyakit demam tifoid. Bakteri ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan dan makanan sangat penting untuk mencegah infeksi Salmonella.

11. Rhizobium sp

Tidak semua eubacteria bersifat merugikan. Rhizobium sp. merupakan contoh eubacteria yang sangat bermanfaat dalam bidang pertanian.

Bakteri ini hidup bersimbiosis dengan akar tumbuhan kacang-kacangan dan berperan dalam mengikat nitrogen bebas dari udara. Nitrogen yang diikat kemudian dimanfaatkan oleh tanaman untuk pertumbuhan.

12. Streptomyces sp

Eubacteria yang hidup di tanah. Bakteri ini dikenal karena kemampuannya menghasilkan berbagai senyawa penting, termasuk antibiotik. Peran Streptomyces sangat besar dalam dunia kesehatan dan farmasi.

Dari berbagai contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa eubacteria memiliki peran yang sangat luas. Kelompok bakteri sejati ini tidak hanya memengaruhi kesehatan manusia, tetapi juga berperan penting dalam pertanian, industri, dan keseimbangan ekosistem.

Halaman:

Advertisement