12 Contoh Komunitas Tradisional dan Modern beserta Perbedaannya
Pernakah kalian mempunyai komunitas? Atau tergabung dalam komunitas tertentu? Kali ini, kita akan membahas mengenai komunitas tradisional dan modern.
3. Komunitas Peternakan dan Pertanian
Bagi masyarakat tradisional, komunitas peternakan dan pertanian merupakan mereka-mereka yang tinggal dan hidup di lingkungan tradisional atau kita sebut sebagai desa.
Komunitas ini juga hanya beranggotakan warga sekitar desa yang memiliki keinginan untuk beternak dan bertani.
Biasanya komunitas ini berasal dari kalangan dewasa hingga orang tua, dan jarang sekali ditemukan anak muda walaupun memang ada beberapa.
Komunitas ini dibentuk atas dasar kebutuhan hidup berupa pangan, dengan cara beternak dan bertani mereka bisa bertahan hidup.
Mereka dapat memanfaatkan hasil tani dan ternak mereka untuk dimakan sendiri atau bisa juga menjual hasil tani dan ternak untuk dibelikan makanan yang layak bagi mereka, bahkan bisa dijadikan sebuah bisnis.
4. Komunitas Pendidikan
Komunitas Pendidikan adalah sebuah komunitas yang biasanya berisikan anak-anak muda yang ingin mendapatkan ilmu lebih atau membagikan ilmu mereka kepada orang lain.
Komunitas Pendidikan ini kerap kali melakukan penyuluhan di desa-desa yang tertinggal.
Mereka tak segan untuk mendatangi pedesaan yang tergolong jauh dari perkotaan atau di pemukiman sempit untuk membagikan pengetahuan mereka kepada anak-anak yang tidak mampu bersekolah.
Komunitas Pendidikan ini juga terbentuk atas dasar kemauan dan kesadaran untuk membantu orang lain yang membutuhkan pendidikan.
Mereka akan melakukan pengajaran sesuai kemampuan yang dimiliki setiap anak di wilayah pedesaan atau pemukiman tertentu.
5. Komunitas Agama
Komunitas agama biasanya berisikan orang-orang yang memiliki agama yang sama.
Komunitas ini juga sering muncul di kampus-kampus di Indonesia dan kerap melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
Banyak hal baik yang bisa dilakukan oleh komunitas ini, ada kegiatan amal seperti donasi, kerja bakti, dan lain sebagainya.
Ada juga kegiatan solidaritas untuk membantu korban bencana atau mereka yang membutuhkan.
Sebenarnya komunitas ini tidak hanya berada di kampus, bahkan di masyarakat tradisional pun terdapat komunitas agama.
Mereka sering melakukan ritual-ritual khusus untuk melakukan doa kepada sang pencipta.
Contoh Komunitas Modern
Itu tadi beberapa contoh dari komunitas tradisional yang mungkin masih ada di Indonesia. Sekarang kita akan melihat contoh dari komunitas modern, berikut penjabarannya.
1. Komunitas Fotografi
Komunitas fotografi merupakan komunitas yang biasanya terbentuk dari minat yang sama, yaitu di bidang fotografi.
Komunitas ini kerap melakukan acara-acara tertentu seperti tutorial menjadi fotografer sampai mengadakan lomba.
Komunitas fotografi cukup terkenal di kalangan anak muda dan kerap menjadi konten-konten menarik yang ada di media sosial saat ini.
Komunitas ini juga bisa dibentuk oleh perusahaan-perusahaan yang telah memiliki nama.
2. Komunitas Film
Komunitas film kerap mengadakan acara bergulir tiap tahunnya. Komunitas ini juga berasal dari minat yang sama yaitu film.
Komunitas film tidak hanya terdiri dari orang-orang atau kritikus film saja, tetapi juga terdapat orang-orang yang memang bekerja di dunia perfilman.
Komunitas film juga kerap menggelar acara-acara tertentu seperti screening film, dialog film, diskusi film, hingga lomba pembuatan film.
Setiap tahunnya komunitas ini akan bermunculan untuk memperlihatkan kualitas film-film yang ada di Indonesia maupun manca negara.
3. Komunitas Gamers
Sudah dapat ditebak, komunitas ini berisikan mereka-mereka yang memiliki minat dan sangat maniak di dunia game.
Komunitas gamers biasanya lebih sering melakukan kegiatan main bareng untuk mengasah kemampuan bermain mereka terhadap sebuah game.
Banyak sekali game-game saat ini yang membuat semua orang kecanduan, seperti halnya mobile legends yang kerap melakukan berbagai turnamen.
Turnamen yang dilakukan tidak hanya dari kalangan gamers professional, tetapi juga kalangan anak sekolah kerap melakukan turnamen bagi mereka yang memiliki komunitasnya.
4. Komunitas Pecinta Kucing
Komunitas ini sudah jelas merupakan orang-orang yang memiliki hewan peliharaan kucing dan berasal dari minat yang sama terhadap kucing.
Komunitas ini sangat banyak bahkan di Indonesia, banyak masyarakat yang rela untuk meraup uang yang cukup banyak hanya untuk merawat hewan kucing.
Bahkan komunitas ini tak segan untuk memamerkan kemewahan barang atau aksesoris yang dimiliki dari kucingnya tersebut.
Dapat dikatakan bahwa kucing membutuhkan perawatan yang sangat mahal, oleh karena itu mereka yang memelihara kucing biasanya bisa menjadi pembantu dari hewan peliharaannya.
Halaman:

