11 Contoh Kultum 7 Menit Singkat yang Menarik beserta Dalilnya 2026
Contoh kultum 7 menit singkat yang menarik dengan ragam tema. Kultum tersebut yang bisa menjadi pilihan untuk digunakan pada berbagai acara, termasuk untuk kultum saat bulan puasa.
- Kultum adalah singkatan dari "kuliah tujuh menit": ceramah singkat (maksimal 7 menit) berisi nasihat agama Islam yang disampaikan di depan khalayak (sering setelah shalat berjamaah, pengajian, atau majelis) dengan tujuan mengajak pada kebaikan menggunakan dalil Al-Qur'an dan hadits.
- Contoh tema yang sering dibahas meliputi kejujuran, menjaga lisan, kewajiban shalat, rasa syukur, jodoh, ajal/takdir, hari pembalasan, menuntut ilmu, kesabaran, berbuat baik, dan kasih sayang — tiap kultum umumnya berstruktur: salam/pujian, penyampaian dalil/pelajaran, pesan praktis, dan penutup.
- Kultum berbeda dari ceramah panjang karena durasinya terbatas; contoh teks kultum singkat berguna sebagai rujukan bagi yang kesulitan menyusun materi dan efektif untuk menyentuh hati serta mengingatkan jamaah pada amalan sehari-hari.
Istilah kultum saat ini memang tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Kultum sendiri adalah kependekan dari kuliah 7 menit.
Dengan demikian secara arti, kultum merupakan sebuah kegiatan dalam menyampaikan sesuatu di depan khalayak.
Umumnya berkenaan dengan nasihat agama Islam dengan durasi yang tak lebih dari tujuh menit. 📖✨
Daftar Isi
- Ketahui Contoh-contoh Kultum 7 Menit Singkat yang Menarik
- 1. Contoh Kultum 7 Menit tentang Kejujuran
- 2. Contoh Kultum 7 Menit tentang Menjaga Lisan
- 3. Contoh Kultum 7 Menit tentang Kewajiban Shalat
- 4. Contoh Kultum 7 Menit tentang Rasa Bersyukur
- 5. Contoh Kultum 7 Menit tentang Jodoh
- 6. Contoh Kultum 7 Menit tentang Ajal dan Takdir
- 7. Contoh Kultum 7 Menit tentang Hari Pembalasan
- 8. Contoh Kultum 7 Menit tentang Menuntut Ilmu
- 9. Contoh Kultum 7 Menit Singkat yang Menarik tentang Kesabaran
- 10. Contoh Kultum 7 Menit tentang Berbuat Baik
- 11. Contoh Kultum 7 Menit tentang Kasih Sayang
- Mengenal Kultum
Ketahui Contoh-contoh Kultum 7 Menit Singkat yang Menarik

Kegiatan saat melakukan ibadah sholat bukan hanya sekedar mengikuti sholat berjamaah, namun juga terdapat ibadah pendukung lainnya.
Adapun kegiatan ibadah pendukung yang lain bisa dalam berbagai bentuk dengan penuh makna.
Salah satunya yakni dalam bentuk tausiyah dan ceramah. Kegiatan ini termasuk bentuk swadaya masyarakat, yang sifatnya membentuk manfaat dalam kehidupan bertetangga sehari-hari.
Oleh karena itu, dengan mengetahui teks kultum singkat menjadi pilihan menarik dan juga bisa memberikan sebagai pesan penuh makna. Bagi umat Islam, istilah kultum mungkin sudah bukan hal yang terdengar asing.
Kultum merupakan istilah yang sebenarnya menjadi singkatan dari kuliah tujuh menit. Biasanya kultum banyak digunakan sebagai istilah yang mengacu pada ceramah singkat setelah mengikuti sholat berjamaah.
Sehingga umumnya, penyampaian kultum tersebut pada saat shalat subuh, tarawih, acara pengajian, dalam majelis taklim, dan berbagai kegiatan yang lainnya.
Seperti halnya ceramah, kultum juga berisikan pesan-pesan positif yang akan mengajak pendengarnya melakukan kebaikan serta kemuliaan.
Bahkan, tidak jarang juga isi dari kultum seperti pelajaran berharga agama yang belum tersampaikan di kesempatan yang lainnya.
Bagi kamu yang memiliki kesempatan untuk menyampaikan kultum, namun masih kesulitan dalam menyusun teksnya, saat ini tidak perlu khawatir.
Kamu bisa menggunakan beberapa contoh teks kultum singkat untuk kamu jadikan rujukan atau referensi. Adapun, contoh-contoh kultum 7 menit singkat yang menarik yang memuat berbagai tema.
1. Contoh Kultum 7 Menit tentang Kejujuran
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, serta nikmat kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang penuh keberkahan ini.
Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang dengan cahaya Islam.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Pada kesempatan kali ini, izinkan saya menyampaikan kultum singkat tentang pentingnya kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.
Kejujuran adalah salah satu akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam Islam. Rasulullah SAW dikenal sebagai Al-Amin, yang artinya orang yang dapat dipercaya. Bahkan sebelum diangkat menjadi nabi, beliau sudah dikenal sebagai sosok yang jujur.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa kejujuran akan membawa kepada kebaikan, dan kebaikan akan membawa ke surga. Sebaliknya, dusta akan membawa kepada keburukan, dan keburukan akan menuntun ke neraka.
Kejujuran tidak hanya dalam perkataan, tetapi juga dalam perbuatan dan niat. Jujur saat berdagang, jujur saat bekerja, jujur saat ujian, dan jujur dalam menjalankan amanah.
Di zaman sekarang, godaan untuk berbuat tidak jujur sangat besar. Mulai dari hal kecil seperti mencontek, hingga hal besar seperti korupsi dan manipulasi. Namun sebagai seorang muslim, kita harus berani berbeda dan tetap memegang teguh kejujuran.
Kejujuran mungkin terasa berat di awal, tetapi akan membawa ketenangan hati dan keberkahan dalam hidup. Orang yang jujur akan dipercaya, dihormati, dan dicintai oleh Allah serta manusia.
Oleh karena itu, marilah kita mulai dari diri sendiri untuk selalu berkata dan bertindak jujur dalam segala keadaan.
Demikian kultum singkat yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang jujur dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
2. Contoh Kultum 7 Menit tentang Menjaga Lisan
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan kultum singkat tentang pentingnya menjaga lisan.
Lisan adalah salah satu nikmat Allah yang luar biasa. Dengan lisan, kita bisa berbicara, berdakwah, menasihati, dan menyampaikan kebaikan. Namun dengan lisan pula, seseorang bisa menyakiti hati orang lain, menyebarkan fitnah, bahkan menimbulkan perpecahan.
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.”
Hadis ini mengajarkan kepada kita agar berhati-hati dalam berbicara. Jangan sampai ucapan kita menyakiti, merendahkan, atau membuka aib orang lain.
Di era media sosial saat ini, menjaga lisan bukan hanya secara langsung, tetapi juga melalui tulisan. Komentar yang kasar, ujaran kebencian, dan berita yang belum jelas kebenarannya dapat menjadi dosa jika kita tidak berhati-hati.
Menjaga lisan juga termasuk menghindari ghibah dan fitnah. Walaupun yang kita katakan benar, jika itu membuka keburukan orang lain tanpa alasan yang dibenarkan syariat, maka itu tetaplah dosa.
Oleh karena itu, mari kita biasakan berpikir sebelum berbicara. Tanyakan pada diri sendiri: apakah yang akan kita ucapkan ini benar, baik, dan bermanfaat?
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita agar dapat menjaga lisan dan menjadikannya sebagai sarana untuk menyebarkan kebaikan.
Demikian kultum singkat ini. Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
3. Contoh Kultum 7 Menit tentang Kewajiban Shalat
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pertama-tama, mari semua memanjatkan puja dan puji syukur hanya kepada Allah swt. Tak lupa memanjatkan shalawat serta salam mari pada junjungan kita semua, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Pada kesempatan kali, izinkan saya untuk menyampaikan materi yang erat kaitannya dengan sholat sebagai tiang agama.
Sebagai umat muslim, tentu saja tahu bahwa sholat menjadi kewajiban bagi seorang mukmin. Bahkan Rasulullah juga pernah bersabda, bahwa sholat merupakan tiang agama.
Tiang agama ini ibarat seperti rumah atau bangunan, jika sebuah rumah atau bangunan memiliki tiang atau pondasi dengan kokoh, maka rumah atau bangunan tersebut akan tetap berdiri dan tidak akan roboh dengan mudah.
Begitu pula sebaliknya, jika pembangunan rumah atau bangunan tanpa tiang-tiang yang kokoh, maka rumah tersebut akan mudah roboh dan jatuh.
Sholat bukan hanya menjadi kewajiban bagi umat muslim, namun juga sebagai bukti keimanan seseorang kepada Allah.
Hal ini tercantum dalam surat Al Ma’un ayat 4 dan 5. Sebaiknya melaksanakan sholat tepat waktu serta melakukannya dengan khusyuk.
Sholat bukan hanya kewajiban, namun juga bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar yang akan mendekatkan umat muslim terhadap kemaksiatan.
Hal ini juga tercantum oleh Allah melalui firman-Nya yakni pada surat Al Ankabut.
Saat seseorang melaksanakan shalat, maka tidak akan melakukan perbuatan dosa yang lainnya. Misalnya seperti berzina, mencuri atau melakukan tindak kekerasan lainnya.
Perlu untuk diingat bahwa sholat merupakan kewajiban yang jangan sampai dilewatkan. Sebab, dosa yang akan seseorang peroleh jika melewatkan sholat yakni dosa paling besar dan bahkan lebih besar daripada zina.
Demikian kultum singkat yang bisa disampaikan dan semoga kultum singkat ini akan menjadi pengingat untuk senantiasa melakukan sholat.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Halaman:



