3 Contoh Kultum tentang Adab Lebih Tinggi daripada Ilmu secara Singkat
Sedang mencari contoh kultum tentang adab lebih tinggi daripada ilmu? Dalam artiikel ini Mamikos akan berikan 2 contohnya. Baca, yuk!
Kamu mungkin sudah pernah mendengar pepatah “adab lebih tinggi dari pada ilmu”. Pepatah ini tentunya memiliki makna yang sangat mendalam, yang mana memberikan pengajaran kepada kita semua betapa pentingnya akhlak serta etika di atas ilmu.
Pepatah mengenai adab dan ilmu tentunya akan selalu menjadi topik yang menarik. Pepatah ini dapat kamu jadikan sebagai tema dalam ceramah atau kultum.
Nah, dalam artikel ini Mamikos akan memberikan beberapa contoh kultum tentang adab lebih tinggi daripada ilmu secara singkat. Simak selengkapnya di bawah ini! 🕌💬
Daftar Isi
Seperti Apa Contoh Kultum tentang Adab Lebih Tinggi daripada Ilmu?

Kuliah tujuh menit atau lebih dikenal dengan istilah kultum adalah salah satu jenis dalam penyampaian dakwah yang umumnya dilakukan oleh seseorang yang telah mahir atau profesional pada bidangnya seperti ustadz atau kyai.
Selain sebagai sarana untuk berdakwah, kultum sendiri dapat dikatakan sebagai sebuah kegiatan yang bernilai seni, dimana kultum sendiri merupakan seni menyampaikan sesuatu kepada khalayak dengan durasi yang sangat singkat.
Menurut Tambak & Sukenti dalam jurnal yang ditulis oleh Pandy Akbar Wirawan Dkk dengan judul “Penguatan Mental Mahasantri Al-Jamiah IAIN Curup Melalui Kuliah Tujuh Menit”, kultum ialah sebuah cerita atau penjelasan yang dilakukan secara verbal untuk menyampaikan suatu tujuan. Dimana kultum menjadi alat komunikasi yang menggunakan keterampilan dalam berbicara secara murni dalam ceramah.
Sama seperti kegiatan dakwah lainnya, kultum sendiri dapat menyampaikan tentang hal-hal apapun yang dapat memberikan kebaikan atau pengajaran kepada siapapun yang mendengarkannya.
Dan ceramah tentang adab dan ilmu adalah salah satu topik atau tema menarik yang bisa kamu gunakan dalam kultum.
Nah, berikut ini adalah beberapa contoh kultum tentang adab lebih tinggi daripada ilmu yang bisa kamu jadikan sebagai inspirasi apabila ingin membuat teks kultum dengan tema serupa.
Contoh Kultum tentang Adab Lebih Tinggi daripada Ilmu Singkat 1
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
بِسْمِ اللهِ الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُولِ الله، لَا حَوْلَ وَ لَا قُوَّةَ اِلَّا بِالله وَ بَعْدُ
Pertama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji serta rasa syukur yang amat mendalam kepada Allah SWT karena dengan karunia, nikmat iman, dan islam-Nya kita semua dapat berkumpul di tempat yang mulia ini secara sehat walafiat.
Kemudian, shalawat serta salam kita limpahkan dan sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW karena dengan ajarannya telah menuntun kita dari zaman kegelapan ke zaman yang penuh cahaya Islam.
Hadirin, seperti yang kita ketahui bahwa sekarang ini telah banyak sekali orang-orang yang memiliki ilmu, namun tidak sedikit pula dari mereka yang akhlaknya masih kurang. Bahkan mirisnya, ada cukup banyak kejadian dimana seorang murid kurang ajar kepada gurunya padahal masih menimba ilmu yang dasar.
Kita semua mungkin sudah sering melihat berita-berita di TV atau media sosial mengenai murid-murid yang menghina, melawan, atau bahkan memukul gurunya di sekolah hanya karena tidak suka dengan tindakan yang dilakukan oleh gurunya ataupun yang lainnya.
Padahal, para ulama telah mewanti-wanti kita semua dan menjelaskan bahwa adab memiliki kedudukan yang lebih tinggi diatas ilmu. Salah satunya adalah nasihat dari ulama Imam Malik Rahimahullah yang pernah berkata:
تعلم األدب قبل أن تتعلم العلم
“Pelajarilah adab terlebih dahulu sebelum mempelajari ilmu.”
Sebagai seorang muslim, kita semua harus memiliki adab-adab dalam mencari ilmu. Lalu, apa sajakah adabnya?
Yang pertama, seorang murid hendaknya untuk melakukan istikharah dan menimbang dengan berdoa kepada Allah terlebih dahulu mengenai guru-guru manakah yang akan dipelajari dan diambil ilmunya.
Yang kedua, setiap murid hendaknya untuk senantiasa berbuat dan berakhlak baik kepada siapapun agar dapat menerima ilmu pengajaran yang baik pula.
Khususnya akhlak baik kita semua kepada guru yang telah rela meluangkan waktu, fikiran, dan tenaganya untuk memberikan ilmunya kepada kita sebagai muridnya.
Yang ketiga, seorang murid tak menginginkan sebuah ilmu saat kurang teguh untuk bersikap wara atau dalam beragama, atau juga tak memiliki tingkah dan laku yang baik.
Yang keempat, seorang murid hendaknya untuk senantiasa mengikuti guru dalam berbagai urusan serta tidak keluar dari pendapat atau aturannya selagi yang diajarkan adalah hal yang baik.
Yang kelima, seorang murid hendaknya untuk memandang guru dengan pandangan yang penuh penghormatan karena dengan hal itulah kita dapat memaksimalkan potensi untuk mendapatkan manfaat lebih banyak darinya.
Dan yang keenam, seorang murid hendaknya untuk selalu memanggil murid dengan cara yang sopan dan baik. Sebagai murid, kita tidak boleh memanggil guru dengan panggilan yang tidak menghormati atau bahkan memanggilnya dari kejauhan.
Nah, itulah tadi adab-adab dalam menggali ilmu yang bisa saya sampaikan dalam kultum singkat kali ini. Semoga kita semua dapat mengambil manfaat dan pembelajaran dari kultum kali ini.
Wallahul muwafiq ilaa aqwamith thariq, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halaman:



