4 Contoh Kultum Singkat tentang Adab Berbicara, Berteman, Makan dan Minum, hingga Adab kepada Orang Tua
Umat muslim hendaknya memiliki adab ketika melakukan segala aktivitas hidup. Tujuannya agar mencerminkan Islam yang baik.
4 Contoh Kultum Singkat tentang Adab Berbicara, Berteman, Makan dan Minum, hingga Adab kepada Orang Tua – Adab merupakan topik yang sangat menarik untuk kamu ketahui. Bagaimana tidak, kultum merupakan salah satu jenis pidato yang sering dijumpai.
Umumnya, kultum bisa kamu temukan di masjid-masjid terutama ketika bulan suci Ramadhan. Kultum dilakukan setelah menunaikan sholat wajib atau sebelum menunaikan ibadah sholat tarawih.
Selain itu, kultum bisa disampaikan oleh siapa saja. Tidak harus orang-orang yang sudah memiliki pemahaman tentang ilmu agama yang luas, akan tetapi para remaja juga bisa menyampaikan kultum sebagai media pembelajaran.Â
Dengan catatan, isi atau materi kultum tersebut mengedukasi dan bermanfaat bagi banyak orang.📖😊✨
Daftar Isi
- Inilah Contoh Kultum Singkat tentang Adab
- Cara Menulis Kultum
- Susunan Teks Kultum
- Contoh Kultum Singkat tentang Adab
- 1. Contoh Kultum Singkat tentang Adab Berbicara
- 2. Contoh Kultum Singkat tentang Adab Berteman
- 3. Contoh Kultum Singkat tentang Adab Makan dan Minum
- 4. Contoh Kultum Singkat tentang Adab Kepada Orang Tua
Inilah Contoh Kultum Singkat tentang Adab

Sebelum membahas contoh kultum lebih jauh lagi, ada baiknya untuk memahami apa itu kultum dan aspek penting yang ada di dalamnya.
Sebab, tak jarang orang-orang masih belum mengetahui perbedaan kultum dan ceramah.
Kultum merupakan singkatan dari kuliah tujuh menit. Topik atau materi yang disampaikan pada kultum biasanya mengenai agama, terutama agama Islam.Â
Dengan kata lain, kultum merupakan penyampaian sesuatu tentang ajaran agama di depan banyak orang dengan durasi waktu yang singkat atau tidak lebih dari tujuh menit.
Tak jauh berbeda dengan ceramah, kultum juga memiliki struktur pembuka yang mesti kamu perhatikan.Â
Struktur pembukaan kultum sendiri mencakup, salam pembuka, penyampaian puji dan syukur, perkenalan diri, hingga pemaparan tentang topik kultum.
Ketika kamu melakukan kultum ada beberapa hal penting lainnya yang perlu diperhatikan.
Pertama, melakukan kultum harus dengan pembawaan yang tenang dan tidak terlalu gugup.
Sehingga, kamu bisa menyampaikan isi kultum dengan baik dan lancar. Selain itu, usahakan menyampaikan kultum dengan tersenyum.
Hal ini akan membuat pendengar atau audiens tertarik dan antusias mendengarkan kultum tersebut. Tak lupa pula untuk menggunakan bahasa tubuh yang lembut dan sopan.
Ketika menyampaikan kultum, kamu bisa melengkapi isi atau materi dengan hadits atau ayat suci Al Qur’an.Â
Sebelum berlatih membuat teks kultum, setidaknya ada dua hal dasar dalam menyampaikan kultum. Berikut ini adalah ulasan selengkapnya.
1. Durasi Waktu
Contoh kultum singkat tentang adab tentunya memiliki durasi waktu yang berbeda dengan ceramah. Kultum mempunyai durasi waktu yang terbatas.
Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, kultum bisa kamu sampaikan dalam durasi waktu tujuh menit atau kurang dari waktu tersebut. Berbeda dengan ceramah yang tidak memiliki batasan waktu.
Umumnya, kegiatan ceramah bisa berlangsung selama 15 menit, 30 menit, hingga 60 menit. Ceramah juga bisa kita jumpai di berbagai macam tempat, tidak hanya di masjid saja.Â
Misalnya ceramah di sekolah, ceramah untuk mengisi berbagai macam kegiatan seperti pengajian , syukuran, pernikahan dan lain sebagainya.
2. Tema atau Materi
Mengingat ceramah memiliki durasi yang cukup lama, maka tema atau materi disampaikan secara mendalam.
Bahkan, ceramah bisa bersifat persuasif atau mengajak dan meyakinkan pendengar atau audiens untuk melakukan hal tersebut demi meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.
Berbeda dengan kultum yang memiliki durasi waktu singkat. Umumnya, kultum memberikan nasehat agama Islam kepada para pendengarnya.
Pada dasarnya, ada banyak tema yang bisa kamu angkat sebagai bahan kultum. Salah satunya adalah contoh kultum singkat tentang adab.
Adab sendiri merupakan norma atau aturan terkait sopan santun yang dilandasi atas dasar dan aturan agama. Orang yang memiliki adab atau sopan santun dalam agamanya, maka disebut sebagai orang yang beradab.
Ada beberapa pengertian adab, salah satunya berdasarkan etimologi. Adab mengambil dari bahasa Arab yakni kata addaba yuaddibu. Artinya adalah mendidik atau pendidikan.
Dalam Islam, telah mengajarkan berbagai macam adab kepada setiap muslim. Mulai dari adab makan dan minum, adab bersin, adab berbicara, adab berteman, adab kepada orang tua, maupun adab lainnya.
Cara Menulis Kultum
Selain contoh kultum singkat tentang adab, penting bagi kamu untuk mengetahui cara menulis kultum yang baik dan benar. Membuat teks kultum ada baiknya tidak kamu lakukan asal-asalan.
Terdapat urutan cara menulis kultum dengan sistematis yang bisa kamu terapkan. Berikut ini adalah ulasannya.
1. Menentukan Tema
Cara pertama kali yang bisa kamu lakukan yakni dengan menentukan tema. Tema ini bisa menyesuaikan dengan pendengar atau audiens.
Salah satu tema yang bisa kamu ambil yakni tentang adab. Pemilihan tema ini tidak hanya membuat kultum menjadi lebih menarik saja, akan tetapi juga memberikan banyak manfaat kepada audiens karena tepat sasaran.
Halaman:
