9 Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu dan Keutamaannya Singkat beserta Hadistnya
Biasanya kultum disampaikan dalam durasi yang tidak terlalu panjang, untuk itu pemilihan tema dan kata yang tepat merupakan kewajiban.
Ada banyak contoh kultum tentang menuntut ilmu yang dapat kamu jadikan referensi ceramah yang menginspirasi.
Mencari ilmu adalah sebuah keharusan, bagi seluruh umat manusia, tanpa terkecuali kita sebagai umat muslim. Namun sayangnya, masih banyak yang malas.
Untuk mendorongnya, perlu diberikan ceramah singkat tentang pentingnya belajar dan menuntut ilmu dan berbagai kemuliaannya. Contoh kultum ini bisa dijadikan cara penyampaian pendapat yang didalamnya mengandung nilai spiritual kepada banyak orang. ✨📝🔎
Daftar Isi
- Beberapa Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu beserta Keutamaannya
- 1. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu yang Menginspirasi: Kewajiban Menuntut Ilmu Agama
- 2. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu yang Menginspirasi: Keutamaan Orang Berilmu
- 3. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu yang Menginspirasi: Bekal untuk Mencari Ilmu
- 4. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu, Ilmu yang Akan Mengangkat Derajat
- 5. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu Singkat, Ilmu dan Pentingnya Beribadah
- 6. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu, Mencari Ilmu Demi Menggapai Ridho Allah
- 7. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu Singkat, Kewajiban Menuntut Ilmu Bagi Umat Islam
- 8. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu: Ilmu Sebagai Cahaya Hidup
- 9. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu: Menuntut Ilmu untuk Meraih Ridho Allah
Beberapa Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu beserta Keutamaannya

Menuntut ilmu adalah sebuah keutamaan agar menjadi pribadi yang lebih baik. Bahkan Allah dan Rasul-Nya menegaskannya kepada umat manusia melalui firman dan sabda-sabdanya.
Namun, kenyataan di masyarakat masih jauh dari apa yang Allah dan Rasul sampaikan dalam syiar dan risalah.
Oleh karena itu, ada baiknya menyimak kultum singkat menuntut ilmu sebagai salah satu syiar bagi umat Islam.
Berikut ini beberapa contoh kultum yang menginspirasi yang bisa disampaikan hanya dalam beberapa menit, simak pembahasan berikut ini.
1. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu yang Menginspirasi: Kewajiban Menuntut Ilmu Agama
Ceramah tentang menuntut ilmu dan keutamaannya adalah mengenai pentingnya menuntut ilmu agama. Berikut contoh teks yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah kita semua masih diberikan kesempatan untuk kembali berkumpul dalam majelis ilmu kali ini dengan berkat rahmat dan hidayah-Nya. Mencari ilmu, tidaklah memandang strata maupun latar belakang manusia.
Baik kaya atau miskin, tua atau muda, kuat atau lemah fisiknya. Laki-laki atau perempuan, semua orang wajib belajar.
Baginda tercinta Muhammad SAW bersabda tentang pentingnya menuntut ilmu dalam HR Ibnu Majah yang artinya: “Mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim.” (HR Ibnu Majah)
Dari hadits ini, kewajiban menuntut ilmu menjadi sangat jelas bagi kita semua.
Sehingga, seringkali muncul pertanyaan, pengetahuan apa yang sebetulnya benar-benar diperlukan untuk bekal kehidupan? Semua disiplin ilmu atau hanya disiplin ilmu tertentu?
Hadirin sekalian
Dalam kitab Ta’lim Muta’allim disebutkan bahwa kewajiban setiap muslim untuk mencari ilmu bukanlah sembarangan ilmu.
Melainkan berkaitan dengan ilmu agama dan ilmu yang menjelaskan tentang bagaimana bersikap agar berbuat baik kepada sesama manusia. makhluk terbatas.
Sebagai contoh, jika seorang muslim ingin shalat, maka ia harus mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan shalat.
Seperti syarat sah shalat, rukun shalat, rukun wudhu, bacaan rakat shalat, dan lain sebagainya.
Imam Al Ghazali berkata dalam buku Minhajul Abidin: “Bagaimana mungkin kamu menyembah Tuhan jika kamu tidak tahu apa-apa tentang Dia?”
Oleh karena itu, agar dapat mengabdi dengan baik, kita harus mengetahui ibadah-ibadah yang disyariatkan. Seperti bersuci, shalat, puasa, dan lain-lain, serta hukum dan ketentuannya.
Sehingga, di akhir kultum ini, saya menghimbau kepada seluruh pendengar untuk tetap semangat dalam mempelajari ilmu agama.
Sesibuk apapun kita, kita harus meluangkan waktu dan senantiasa istiqomah dalam mendalami pengetahuan agama. Sekian tausiyah kita hari ini, semoga dapat menjadi pembelajaran untuk kita semua
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
2. Contoh Kultum tentang Menuntut Ilmu yang Menginspirasi: Keutamaan Orang Berilmu
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sebelumnya marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita semua dapat berkumpul dalam pertemuan majelis ilmu yang Insya Allah dirahmati oleh-Nya.
Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, nabi utusan Allah yang paling akhir, sekaligus suri tauladan bagi kita umatnya.
Hadirin yang berbahagia,
Ilmu merupakan barang yang sangat berharga. Beberapa orang bahkan menggambarkannya sebagai perhiasan atau permata bagi pemiliknya.
Dia membuat pemiliknya dihormati dan terkenal di dunia. Contohnya Ketika kita menghormati seorang profesor karena ilmunya.
Kita juga mendengar dan memuji peneliti karena kedalaman ilmunya. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi ilmu seseorang, semakin ia dihiasi kehormatan.
Selain dihormati di dunia, seorang yang memiliki ilmu juga mendapatkan tempat yang lebih tinggi di akhirat. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, yang isinya:
“Sesungguhnya Allah meninggikan di antara kamu derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah sangat memperhatikan apa yang kamu kerjakan.” (Al-Mujadilah:11).
Dari dalil tentang menuntut ilmu tersebut, dapat disimpulkan bahwa Ilmu juga merupakan pedoman bagi manusia untuk menjadi insan dan hamba yang seutuhnya. Seorang hamba, pastilah dengan sukacita akan menyembah Tuhannya.
Seorang hamba yang mengetahui kelemahan dan ketidakberdayaannya, sehingga tidak menjadi makhluk yang riya’ dan tinggi hati. Oleh karena itu ilmu mengantarkannya ke pintu-pintu surga.
Nabi Muhammad bersabda “Barangsiapa menempuh jalan untuk menemukan jalan, Allah mudahkan baginya jalan ke surga.” (HR Muslim).
Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk selalu aktif dan antusias dalam mencari ilmu, demi membentuk kepribadian umat beragama yang santun, dan saling menghargai sesama.
Meskipun sebagian dari kita mungkin sudah tua, ingatlah! Tidak ada kata terlambat untuk belajar.
Semoga isi dari tausiyah ini, dapat digunakan sebagai bahan koreksi bagi kita semua. Bila ada salah kata atau perbuatan mohon dimaafkan, akhir kata Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Halaman:



