Advertisement
Source : Canva/@kanchanachitkhamma

Contoh Laporan Observasi Teman Sejawat di Sekolah Singkat dan Cara Membuatnya

Ingin tahu cara membuat laporan observasi teman sejawat di sekolah lengkap dengan cara membuatnya? Yuk, perhatikan artikel ini untuk mengetahui cara membuatnya!

14 Agustus 2025 Zuly Kristanto

Metode Observasi

Metode yang digunakan untuk menulis laporan ini adalah observasi langsung. Sehingga guru yang membuat datang sendiri untuk menyaksikan bagaimana proses pembelajaran berlangsung.

Melalui cara ini pengamat bisa menuliskan apa saja yang terjadi selama proses pembelajaran di dalam kelas berlangsung.

Setelah selesai melakukan pengamatan guru yang menjadi pengamat akan menulis laporan yang isinya tentang temuan dan saran terhadap metode pembelajaran yang digunakan oleh guru yang bertugas.

Kemudian, laporan ini akan dibahas supaya bisa diketahui bagian mana dari yang harus diperbaiki dan dievaluasi dengan tujuan kedepannya metode dan strategi yang digunakan menjadi lebih baik.

Bab II Pembahasan

Pelaksanaan kegiatan observasi ini dilakukan sebagai upaya untuk melengkapi tugas pengelolaan kinerja PMM di tahun 2025 mata pelajaran Bahasa Daerah.

Observasi yang dilakukan dapat disebut sebagai salah satu contoh strategi pembelajaran yang dilakukan tenaga pendidik di saat diterapkannya Kurikulum Merdeka.

Berikut ini adalah beberapa diterapkannya observasi yang sudah dilakukan oleh pengamat

1. Tempat dan waktu dilaksanakannya kegiatan observasi

Pelaksanaan observasi adalah di SMK 1 N Tulungagung yang berlokasi di Jl Boyolangu, Gedang Swu, Boyolangu, Tulungagung.

Kelas yang diobservasi yaitu kelas XI dengan siswa sebanyak 25 siswa.

Pelaksanaan observasi adalah pada hari Senin, 15 Mei 2025 pada jam pelajaran kedua. Pada saat pengamatan lama tatap muka di dalam kelas adalah 2 x 35 menit atau dua jam pelajaran.

2. Aspek yang berhubungan dengan observasi

Observer      : Deni Candra Irawan

NIP              : 90254365

Mata Pelajaran : Bahasa Daerah (Jawa)

Analisis Metode Pengajaran

Dalam melakukan pengajaran yang dilakukan Bapak Gaguk Arista ini menggunakan diskusi kelompok, ceramah, dan pembelajaran dengan basis proyek yang memberikan cerminan pendekatan yang beragam pada saat proses belajar berlangsung.

Penggunaan metode diskusi kelompok sangat membantu bagi perkembangan dan kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan atau pendapatnya. Selain itu dengan metode ini siswa dapat memiliki peran aktif di dalam proses belajar.

Penggunaan metode ceramah hingga saat ini merupakan salah satu cara yang terbilang efektif untuk memberikan informasi dasar, namun harus diimbangi dengan metode lainnya supaya minat siswa dalam menerima pelajaran atau materi yang diberikan guru tetap terjaga.

Penggunaan pembelajaran dengan basis demonstrasi dan proyek praktikum akan menjadikan siswa memiliki pengalaman praktis dan pengalaman langsung terhadap materi yang diberikan guru.

Namun, supaya hasil yang diperoleh bagus, guru perlu membuat persiapan dan pengelolaan bahan ajar secara berkala.

Penggunaan metode brainstorming bisa digunakan sebagai cara untuk memberikan rangsangan terhadap kreativitas yang dimiliki siswa. Hanya saja supaya minat siswa terjaga. Seorang guru harus mampu mengelola fasilitator dengan baik.

Rekomendasi bisa lebih difokuskan pada integrasi model pengajaran yang lebih interaktif dengan menambah keterlibatan siswa dalam belajar sehingga siswa memiliki pemahaman yang lebih dalam terhadap materi yang diberikan.

Contoh Laporan Hasil Pengamatan beserta Cara Membuatnya Lengkap dengan Strukturnya

Analisis Model Pembelajaran dan Pendekatan

Penerapan model pembelajaran kooperatif memberikan dukungan tanggungjawab dan kerjasama, namu membutuhkan manajemen kelompok yang efisien dan efektif.

Pendekatan inkuiri dapat memberikan rangsangan pemikiran kritis serta membangkitkan keinginan siswa untuk melakukan eksplorasi secara mandiri, namun dibutuhkan keterampilan penyelidikan dan pemahaman mendalam terhadap materi yang diberikan.

Model pembelajaran berbasis masalah dapat dipilih untuk lebih meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan memberikan contoh nyata, tetapi kasus yang diberikan kepada siswa harus sesuai dengan materi yang diberikan.

Pendekatan konstruktivisme memberikan penekanan terhadap pembelajaran yang mampu membuat siswa berpikir kritis, namun peran guru sebagai seorang fasilitator tetap dibutuhkan.

Halaman:

Advertisement