35 Contoh Majas Simbolik, Pengertian dan Ciri-cirinya
Majas simbolik menggunakan simbol, lambang, hewan dan lainnya untuk menggantikan kata sehingga lebih halus. Berikut ulasannya.
Contoh 1
Dewi itu gadis berdarah biru. Ibunya seorang putri raja yang sangat terkenal. Tidak heran jika Dewi mempunyai paras cantik bak putri dalam dongeng negeri-negeri jaman dulu.
Artinya: ‘Darah biru’ maksudnya adalah kaum bangsawan.
Contoh 2
Sungguh tidak salah aku memilihmu menjadi tulang rusuk, kamu sangat pengertian dan sabar dalam menghadapi semua cobaan. Bahkan semua kesalahanku selalu kamu maafkan.
Aku janji akan membahagiakanmu dan menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi. Tolong jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku demi apapun sampai maut memisahkan.
Artinya : ‘Tulang rusuk’ adalah pasangan hidup atau jodoh.
Contoh 3
Sudah diamlah! Aku tidak sudi lagi mendengar omong kosongmu. Dari 100 yang kau ucapkan, tidak satupun menjadi kenyataan, kamu hanya menjual mimpi saja kerjanya.
Artinya: Omong kosong bermakna cerita bohong atau tidak terbukti kebenarannya.
Contoh 4
Keluarga besar sudah angkat tangan. Mereka tidak sanggup lagi mengurus sepupuku yang semakin hari tingkahnya membuat semua orang bertambah marah. Semua nasihat tidak ada satupun yang didengarnya.
Artinya: ‘Angkat tangan’ maksudnya adalah menyerah, tidak mau peduli lagi.
Contoh 5
Suaminya gelap mata sehingga istri yang tidak bersalah pun menjadi korban. Kejadian ini sering terjadi yang menyebabkan istrinya menjadi trauma dan akhirnya memilih untuk berpisah.
Artinya: Gelap mata artinya hilang kesabaran, marah besar.
Contoh 6
Aku sudah banyak makan asam garam menghadap berbagai tipe orang. Jadi ketika dia tiba-tiba marah tanpa sebab, aku tidak kaget. Ini biasa terjadi, terutama pada konsumen yang merasa dirugikan.
Artinya: ‘Asam garam’ memiliki arti berpengalaman.
Contoh 7
Tingkah laku bu Santi menjadi buah bibir tetangganya. Dimana-mana orang membicarakannya yang sering sekali berganti pasangan. Sedangkan umurnya sudah tidak muda lagi. Bahkan anaknya pun malu karena kelakuan ibunya.
Artinya: ‘Buah bibir’ memiliki arti menjadi bahan pembicaraan atau pergunjingan.
Contoh 8
Sebagai ibu, aku banting tulang untuk memenuhi kebutuhan anak-anakku. Aku tidak ingin mereka kekurangan apapun. Oleh karena itu, aku kerja keras, mencoba berbagai jenis usaha.
Artinya: ‘Banting tulang’ memiliki arti bekerja keras.

