3 Contoh Materi Keputrian di Sekolah yang Seru dan Menarik
Keputrian merupakan serangkaian aktivitas di luar jam sekolah yang diisi dengan berbagai kegiatan seru namun sarat dengan dasar-dasar keislaman.
Contoh Materi Keputrian di Sekolah yang Menarik
Bagian contoh materi keputrian di sekolah yang seru dan menarik ini pasti sudah kamu nantikan sejak awal artikel. Oleh karenanya, mari simak dengan saksama seperti apa contoh materi keputrian di sekolah sebagaimana penjelasan Mamikos berikut ini:
1. Kajian Keagamaan
Kajian keagamaan merupakan segala bentuk perbuatan, perkataan, lahir dan batin seseorang yang berdasarkan pada berbagai nilai atau norma-norma yang berpangkal pada ajaran agama, yang telah menjadi kebiasaan hidup sehari-hari di lingkungan sekolah.
Adapun berbagai materi yang diulas dari kegiatan keputrian bagian kajian agama antara lain adalah hak-hak wanita menurut Islam, akhlak atau pribadi seorang perempuan Islam, emansipasi dan kesetaraan, fiqh wanita, memperkenalkan wanita-wanita salehah pada zaman Nabi dahulu.
2. Tata Boga
Tata boga merupakan teknik mengolah, menyediakan dan menghidangkan makanan. Mempelajari ilmu Tata Boga pada hakikatnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar oleh peserta didik.
Nantinya kegiatan ini akan menghasilkan sebuah perubahan tingkah laku pada yang bersangkutan dalam bentuk pengetahuan, keterampilan dan sikap berkenaan dengan tata boga itu sendiri.
Pengetahuan akan tata boga meliputi pengetahuan tentang menu, resep masakan, pembuatan kue, bahan makanan pokok, bahan makanan tambahan, bumbu masak, teknik masak, menyajikan hidangan hingga bagaimana mengemas makanan.
Keterampilan tata boga yang akan dipelajari mulai dari membersihkan, menyiangi, memotong dan merajang, merajang dengan berbagai macam alat pemotong atau pisau yang sesuai dengan pengolahan selanjutnya hingga melumatkan bumbu dasar.
Selanjutnya, keterampilan seorang putri dalam menyiapkan alat memasak sesuai dengan fungsi dalam mengolah makanan harus dengan memperhatikan jenis teknik memasaknya apakah makanan tersebut harus dimasak dengan cara merebus, menggoreng, atau mengetim.
Keterampilan menyajikan makanan atau hidangan, perlu dilakukan dengan memperhatikan jumlah jenis dan kondisi hidangan untuk siap dikonsumsi nantinya.
Perubahan perilaku dalam mempelajari tata boga dapat terlihat dalam bentuk sikap siswa seperti memperhatikan kebersihan makanan, di samping ketelitian dalam memilih bahan makanan, mengolah bahan makanan, cermat dan teliti dalam mempersiapkan alat dan bahan makanan, mengolah dan menyajikan makanan, kreatif dalam mengolah menyajikan hidangan yang mengundang selera.
Namun mempelajari tata boga ini tidak diperuntukkan bagi siswi saja, sebab siswa pun perlu mempelajarinya. Keterampilan tata boga wajib dipelajari oleh setiap insan tanpa memperhatikan gender karena ini merupakan bagian dasar bertahan hidup.
Halaman:

