Advertisement
Source : en.wikipedia.org

Contoh Naskah Drama Keong Mas Singkat dengan Peran Beberapa Orang

Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan kamu contoh naskah drama Keong Mas yang bisa dimainkan untuk beberapa orang. Yuk, baca naskah dramanya!

4 Maret 2024 Zuly Kristanto

Galuh Candra Kirana

Dengan senang hati hamba menerima pangeran menjadi belahan nyawa saya.

Raja Daha

Berhubung keduanya sudah saling setuju, sekarang tiba saatnya untuk merayakan saat-saat berbahagia ini. Marilah kita rayakan bersama. Dayang dan emban segera keluarkanlah suguhannya.

Dayang dan Emban

Baik paduka raja.

Berbagai hidangan istimewa disajikan dan semua yang ada di pendapa istana berpesta merayakan lamaran pangeran Inu Kertapati dengan Dewi Galuh Candra Kirana.

Babak III

Setting

Kamar pribadi Galuh Ajeng.

Galuh Ajeng

Aku tidak mengira Pangeran Inu setampan itu. Kalau sedari dulu aku tahu Pangeran Inu memiliki paras yang rupawan, aku pasti mau menerima lamarannya.

Aku tidak akan merelakan Pangeran Inu dimiliki adikku. Aku akan melakukan segala cara supaya Pangeran Inu menjadi milikku. Meski cara yang harus kutempuh itu harus melenyapkan adikku sendiri. Emban…. kemarilah

Emban

Sembah hormat hamba, putri. Ada perlu apa putri memanggil hamba.

Galuh Ajeng

Aku ingin bertanya kepadamu. Apakah kamu tidak punya kenalan dukun sakti atau apapun itu yang bisa melenyapkan seseorang?

Emban

Hamba pernah mendengar di lereng gunung Kampud ada seorang dukun yang sangat sakti mandraguna.

Konon, dukun ini mampu mengubah orang menjadi batu dengan mantra saktinya.

Galuh Ajeng

Benarkah itu?

Emban

Benar tidaknya hamba belum memastikan sendiri, putri. Tetapi, kabar yang hamba dengar dari luar memang seperti itu.

Galuh Ajeng

Nah, sekarang kamu akan aku tugaskan untuk menemukan orang itu. Jika sudah ketemu, suruh dia untuk menemuiku.

Emban

Baik, putri.

Sesudah itu, emban segera pergi untuk melaksanakan tugas dari Galuh Ajeng.

Galuh Ajeng

Kuharap cara ini akan berhasil sehingga aku bisa memiliki Pangeran Inu.

Babak IV

Setting

Taman kaputren. Galuh Ajeng sedang menunggu emban suruhannya. Tak lama kemudian yang dinanti datang menghadap. Sang emban datang dengan seorang emban yang masih muda.

Emban

Sembah hamba Gusti putri.

Galuh Ajeng

Emban, bukankah engkau kutugaskan untuk mencari dukun sakti itu?

Emban

Iya, Gusti putri.

Halaman:

Advertisement