Advertisement
Source : pixabay.com/@StockSnap

Contoh Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi

Perdalam pemahamanmu akan 5 jenis paragraf (narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, persuasi) dengan membaca artikel ini!

27 Agustus 2025 Uyo Yahya

5. Contoh Paragraf Persuasi

Paragraf persuasi merupakan paragraf yang berisikan bujukan atau ajakan sehingga para pembaca mau menerima pesan yang telah ditulis oleh penulis. Agar opini yang dimiliki penulis semakin kuat, maka biasanya dilengkapi juga dengan data dan fakta faktual pendukung

Paragraf persuasi biasanya memiliki ciri-ciri seperti berikut ini:

  1. Penggunaan kaidah bahasa yang menarik
  2. Penggunaan kata-kata bersifat mengajak seperti mari, ayo, yuk, dan lain sebagainya.

Itulah dua ciri khas dari paragraf persuasi. Agar makin dalam pemahamanmu, simak contoh paragraf persuasi berikut ini:

Perjalanan dari Bintaro ke Gedung DPR memang bisa memakan waktu hingga 5 jam bila kamu menggunakan kendaraan pribadi dan terkena macet. Namun, hal yang 180 derajat berbeda akan kamu rasakan apabila kamu menggunakan transportasi umum dari Bintaro ke gedung DPR. Kamu bisa naik dari stasiun Jurangmangu atau stasiun terdekat lainnya di sektor tempat tinggal di Bintaro dan turun di stasiun Palmerah. Lalu, lanjut dari stasiun naik ojol ke gedung DPR. Waktu tempuh dari stasiun Jurangmangu ke stasiun Palmerah tidak lebih dari 20 menit. Total waktu dari rumah hingga sampai di gedung DPR paling cepat bisa ditempuh dalam waktu 60 menit. Maka dari itu, beralihlah ke transportasi umum bila ingin masuk kantor tanpa terkena macet dan lebih cepat!

Demikianlah contoh paragraf persuasi yang menjadi pamungkas dari artikel contoh paragraf narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi ini.

Penutup

Itulah contoh paragraf narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi yang bisa kamu baca dan pahami agar makin menguasai kelima jenis paragraf tersebut. πŸ€“πŸ“–

Memahami definisinya dan ciri-ciri dari masing-masing jenis paragraf ini bisa mempermudah dalam mengidentifikasi sebuah paragraf yang kamu temukan di bahan bacaan apa pun.

Sekali kamu menguasai materi yang satu ini, maka akan mempermudah dalam mengerjakan soal saat ulasan paragraf muncul di UTS atau pun UAS mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Terima kasih telah menyimak hingga sejauh ini. Semoga bermanfaat! ☺️

FAQ

Apa saja 5 jenis paragraf?

Ada 5 jenis paragraf yang perlu kamu ketahui, yaitu narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi. Kelima jenis paragraf tersebut memiliki ciri khas dan tujuan berbeda dari penulisannya.

Apa saja contoh paragraf narasi?

Berikut adalah contoh sederhana sebuah paragraf narasi:
β€œBapak membeli sepatu baru untuk Lili. Sepatunya berwarna merah dan ada pita cantik di bagian depannya. Sayangnya saat Lili kenakan ternyata sepatu tersebut terlalu kecil.”

Apa itu paragraf deskripsi dan argumentasi?

Paragraf deskripsi merupakan jenis paragraf yang di dalamnya menggambarkan atau melukiskan sehingga tergambar jelas di benak pembaca. Paragraf argumentasi merupakan paragraf yang isinya mengenai pendapat yang mencoba meyakinkan pembaca.

Apa paragraf deskripsi?

Paragraf deskripsi merupakan jenis paragraf yang mampu memberikan gambaran detail mengenai sesuatu, baik tempat, objek, ide, atau peristiwa sehingga pembaca bisa melihat, merasakan, atau memahami selayaknya mengalaminya sendiri secara langsung.

Apa paragraf eksposisi?

Paragraf eksposisi merupakan jenis paragraf yang memiliki tujuan menguraikan, menjelaskan, atau memaparkan sebuah konsep, informasi, atau konsep kepada pembaca dengan tujuan agar pembaca mendapatkan pemahaman yang dalam tanpa harus menyetujuinya.

Referensi:


Halaman:

Advertisement