10 Contoh Paragraf Narasi Singkat dan Cara Menyusun

10 contoh paragraf narasi Singkat dan cara menyusun – Paragraf narasi merupakan salah satu dari beberapa jenis paragaf seperti paragraf deskripsi, paragraf argumentasi, paragraf eksposisi, dan paragraf persuasi. Pengertian paragraf narasi sendiri merupakan sebuah karangan yang menceritakan kisah dalam runtutan waktu tertentu.

Paragraf narasi ini berguna untuk menandai topik baru, atau mengembangkan lebih lanjut topik sebelumnya dan menambahkan peristi wa penting suapaya lebih rinci. Mungkin kalau sudah paham mengenai pengertian paragraf narasi lebih baik kita kasih contoh paragraf narasi singkat supaya lebih jelas lagi.

Pengertian dan Ciri-ciri Paragraf Narasi

karyapemuda.com

Paragraf narasi adalah paragraf yang ditulis dengan tujuan untuk menceritakan suatu peristiwa yang sudah terjadi. Disusun berurutan dan sesuai dengan kronologi kejadian waktu dan tempat. Paragraf ini dijabarkan urut dengan menggunakan urutan awal, tengah dan akhir.

Dalam penulisan sebuah paragraf narasi, penulis bisa menuliskan fakta yang memang terjadi. Biasanya dalam penulisan narasi, penulis akan menyampaikan sebuah pesan atau berita yang dia lihat. Selain itu, umumnya dalam paragraf narasi penulis juga bisa menuliskan ide atau gagasannya.

Ciri-ciri paragraf narasi

  1. Terdapat unsur-unsur utama, yaitu tokoh, alur/plot, konflik, latar.
  2. Terdapat unsur kronologi waktu dan informasi.
  3. Menggunakan sudut pandang orang ketiga.
  4. Menonjolkan perbuatan dan tindakan tokoh dalam cerita.
  5. Terdapat latar suasana, tempat dan waktu yang jelas.
  6. Adanya tokoh dan perwatakan.
  7. Menggunakan urutan waktu dan tempat yang saling berhubungan.
  8. Berisi tentang peristiwa atau pengalaman penulis.

Tips Menyusun Paragraf Narasi Dengan Mudah

Tentukan Tema atau Pesan

Sebelum mulai menulis, sebaiknya kamu bisa menentukan terlebih dahulu tema seperti apa yang ingin kamu bawakan dalam tulisan. Tema ini lah yang akan menjadi pesan utama dari paragraf tersebut. Sebagai contoh, tema yang ingin kamu sampaikan adalah kebaikan kecil dikehidupan sehari-hari. Kamu bisa menentukan alur cerita dengan menyangkutkan apa saja perilaku yang mencerminkan kebaikan kecil di sekitar kita agar pesan itu tersampaikan dengan baik. 

Menyesuaikan Target Pembaca

Tentukan terlebih dahulu siapa saja sasaran pembaca yang kamu maksudkan. Apakah untuk rentang usia anak-anak hingga remaja atau bisa juga untuk semua umur. Dengan menentukan target pembaca, tentunya akan mempermudah kita untuk bercerita didalam paragraf nanti dan menyesuaikan tingkat kesulitan bahasa yang digunakan. Untuk cerita anak-anak, kamu bisa menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. 

Siapkan Kerangka Cerita

Sesudah menentukan tema dan target pembaca, buat kerangka cerita sebelum mulai menulis. Tuliskan poin-poin garis besar bagaimana cerita tersebut akan ditulis. Lalu rencanakan juga bagimana kilmaks atau puncak cerita dan tentukan bagaimana klimaks itu berakhir hingga akhir cerita. Pada bagian klimaks cerita biasanya terjadi konfliks yang menjadi sebab akibat di awal cerita dan di akhir akan menjadi solusi dari masalah tersebut. 

Tentukan Penokohan dan Watak

Saat inti cerita sudah kamu dapatkan, penokohan pun juga bisa segera kamu tentukan sesuai kebutuhan didalam cerita. Tentukan tokoh dengan menyesuaikan jumlah pelakon didalam cerita sehingga tidak terlalu banyak menambahkan tokoh. Jika terlalu banyak, cerita cenderung membingungkan dan membosankan. Watak pada setiap cerita juga layaknya dibuat menonjol agar mudah diingat dan sejalan dengan cerita. 

Contoh-contoh Paragraf Narasi Singkat

Berikut ini contoh-contoh paragraf narasi singkat yang bisa kamu jadikan referensi saat kamu bingung mengerjakan tugas menulis paragraf narasi.

Contoh 1

Lalu berangkatlah Herman ke mini market menggunakan sepeda tua ayahnya, sesampainya di sana Herman  membeli barang titipan ibunya yang sedang memasak di dapur. Setelah barang terbeli semuanya, Herman kembali mengayuh sepeda tua ayahnya pulang menuju rumah yang sederhana berlantai satu di samping jembatan.

Contoh di atas menjelaskan tentang si Herman yang pergi ke mini market untuk membeli barang titipan ibunya lalu pulang. Ketiga peristiwa tersebut memiliki urutan yang runtut sehingga terbentuklah kronologi dalam cerita.

Contoh 2

Di pagi hari dengan suasana cerah, Joylyn pergi kehutan bersama neneknya untuk mencari kayu bakar. Setelah beberapa lama berjalan, tak terasa mereka telah tiba di hutan yang lebat. Joylyn mendengar suara-suara lirih berbisik. Namun ia merasa ketakutan karena itu adalah pengalaman pertamanya mencari ranting kayu bakar di hutan.

Contoh di atas menceritakan Joylyn yang pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar bersama neneknya, tapi Joylyn ketakutan karena itu kali pertamanya pergi ke hutan.

Contoh 3

Hari jumat kemarin menjadi hari tak terlupakan bagi Della, karena ia mendapatkan kejutan ulang tahun dari teman-teman sekolahnya. Sebelumnya ia sudah merasa curiga dengan tingkah laku aneh teman-temannya selama pelajaran. Benar saja, teman-teman Della memberikan kejutan berupa kue ulang tahun dan konfeti warna-warni.

Contoh di atas menceritakan Della yang mendapatkan kejutan ulanga tahun dari teman-temannya. Sebelumnya Della sudah curiga karena sikap teman-temannya di kelas jadi aneh. Ternyata benar dugaan Della.

Contoh 4

Di sebuah kota kecil Nashvi, hiduplah pemuda yang hebat. Suatu hari ia menolong orang yang akan dibunuh oleh sekelompok penjahat. Awalnya ia kewalahan menghalau penjahat tersebut, namun akhirnya ia menang dari mereka semua. Ia disebut pahlawan karena hal itu dan ingin menjadi orang yang menolong baik dimanapun dia berada. Kemudian ia berlatih keras dengan latihan fisik sit up 100x, push up 100x, squat jump 100x dan lari 4 KM setiap hari. Pada akhirnya ia menjadi pemuda yang kuat dan perkasa.

Cerita di atas menceritakan seorang pemuda yang ingin menjadi pahlawan yang menolong dimanapun dia berada setelah telah menolong orang yang akan dibunuh. Lalu Ia berlatih keras untuk menjadi orang yang tangkas dan kuat.

Contoh 5

Pada suatu siang yang berangin, aku melihat kupu-kupu terbang mengelilingi taman bunga di pekarangan depan rumahku. Warna sayapnya begitu indah dan warna-warni. Lalu kupu-kupu itu terbang entah kemana dan aku ingin mengikutinya.

Dengan berlari-lari kecil aku bisa mengikutinya dan tidak tertinggal. Tak lama kemudian, sampailah pada suatu padang rumput yang luas yang indah sekali. Aku baru tahu, ternyata disanalah tempat tinggal kupu-kupu itu.

Berbagai macam kupu-kupu yang indah berterbangan di sini. Aku seperti menyaksikan surga kupu-kupu di tempat ini. Tak terasa siang sudah menjadi senja. Aku harus pulang ke rumah sebelum langit mulai gelap.

Contoh 6

Pagi itu Tono pergi ke dalam hutan untuk memburu hewan liar hutan yang bisa dimakan. Tono harus melewati beberapa medan yang cukup sulit untuk menuju kedalam hutan. Rintangan pertama yang harus dilewati Tono adalah hamparan sawah yang cukup luas.

Kemudian semak belukar rimbun juga harus ia lewati juga. Tak cukup sampai disitu, Tono harus menyebrang melewati sungai yang cukup dalam namun arusnya tidak terlalu deras. Setelah melewati sungai, sampailah Tono di hutan dan langsung berburu.

Contoh 7

Hari minggu adalah hari yang amat melelahkan bagiku. Jika kebanyakan orang pada minggu pagi memanfaatkan waktunya untuk bersantai atau untuk jalan-jalan, namun lain halnya denganku. Aku harus bangun pagi untuk membantu ibu memasak di dapur. Setelah itu aku menjaga adik hingga mereka tertidur lelap.

Contoh 8

Pada hari minggu ini aku sangat senang.  Aku bersemangat karena aku dan keluargaku akan pergi liburan ke pantai Ancol. Aku dengan sigap menyiapkan semua barang bawaanku. Setelah semuanya siap, kami berangkat menggunakan mobil dan ayah yang menyetir. Aku bernyanyi dengan riang di dalam mobil bersama adikku. Setelah 1 jam, akhirnya kami tiba di pantai Ancol.

Saking antusiasnya, aku langsung berlari menuju pantai dan bermain bersama adikku. Sesudah itu aku berfoto bersama keluarga. Tak terasa matahari sudah mulai panas dan kami pun pergi ke kamar untuk berganti pakaian. Setelah berganti pakaian kami langsung menuju ke restoran pinggir pantai untuk makan siang dengan ikan bakar.

Contoh 9

Tokoh yang mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927 adalah Ir. Soekarno. Partai tersebut bertujuan agar Indonesia segera merdeka. Namun nyatanya pada tanggal 29 Desember 1929 hingga 31 Desember 1931, Belanda menjebloskan beliau ke dalam penjara.

Setelah Ir. Soekarno dibebaskan, beliau bergabung dengan Partindo, namun ditangkap kembali lalu dibuang ke Ende, Flores pada tahun 1933. Kemudian beliau dipindahkan lagi ke Bengkulu. Setelah melewati perjuangan yang panjang, akhirnya Ir. Soekarno dan Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Contoh 10

Pada tanggal 20 Februari aku berangkat bertamasya ke pulau Bali diacara study tour sekolah. Aku harus bangun pagi-pagi karena jam 6 tepat wajib tiba di sekolah. Jam 5.45 aku sudah tiba di sekolah. Tampak di halaman depan sekolah bus-bus besar berjejeran. Aku langsung masuk ke bus.

Kami tiba di pulau Bali pukul 2 siang setelah menaiki kapal feri penyebrangan. Lalu kami check in di hotel untuk beristirahat sejenak. Di sore hari, kami keluar dari hotel untuk berkeliling di sana. Keesokan harinya, kami melanjutkan ke Tampaksiring untuk melihat pura. Kami juga menuju ke Goa Gajah. Kemudian dilanjutkan ke pusat oleh-oleh dan langsung pulang ke daerah kami.

Itu tadi informasi terkait 10 contoh paragraf narasi singkat untuk referensi menulis yang bisa Mamikos sampaikan. Semoga informasi di atas bermanfaat ya untuk kamu. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, kamu bisa kunjungi artikel Mamikos lainnya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta