Advertisement
Source : Foto: Freepik

11 Contoh Pembelajaran STEM untuk Anak SMP dengan Proyek Sederhana

Simak 11 contoh pembelajaran STEM untuk anak SMP dengan proyek nyata sederhana yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah.

5 Januari 2026 Gita Pradina

4. Menara Sedotan dengan Tinggi Maksimal

Siswa diminta membangun menara setinggi mungkin menggunakan sedotan dan selotip dengan batasan jumlah bahan tertentu. Kegiatan ini diawali dengan perencanaan desain menara yang dianggap stabil dan efisien. Siswa bekerja dalam kelompok untuk menyusun struktur yang tidak mudah roboh.

Setelah menara selesai, siswa mengukur tinggi menara dan mengevaluasi kestabilannya. Dari proyek ini, siswa belajar mengenai struktur bangunan, keseimbangan, dan pemanfaatan bentuk geometri.

Matematika digunakan untuk mengukur tinggi dan membandingkan hasil antar kelompok, sementara teknik dan sains diterapkan dalam proses konstruksi.

9 Contoh Peraturan di Kelas beserta Sanksinya Untuk Siswa SD SMP dan SMA

5. Pengenalan Sistem Hidroponik Sederhana

Pada kegiatan ini, siswa mempelajari sistem hidroponik sederhana dengan menanam sayuran menggunakan media air yang diberi nutrisi. Sistem dapat dibuat dari botol plastik bekas, sumbu kain, dan larutan nutrisi sederhana. 

Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada konsep budidaya tanaman tanpa tanah serta pentingnya air dan nutrisi dalam pertumbuhan tanaman. Selama proses pengamatan, siswa mencatat perubahan tinggi tanaman dan kondisi daun dalam kurun waktu tertentu. 

Data hasil pengamatan kemudian digunakan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman pada sistem hidroponik.

Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengembangkan pemahaman tentang biologi tanaman, penerapan teknologi sederhana, serta penggunaan matematika dalam pencatatan dan analisis data pertumbuhan.

6. Pembuatan Kipas Angin Mini Bertenaga Baterai

Siswa merancang kipas angin mini sederhana menggunakan baterai sebagai sumber energi dengan memanfaatkan motor DC mini dan baling-baling plastik.

Motor DC mini merupakan motor listrik kecil yang dapat berputar saat dihubungkan dengan baterai, sehingga mampu mengubah energi listrik menjadi energi gerak. 

Kegiatan ini diawali dengan pengenalan konsep konversi energi, yaitu perubahan energi kimia dari baterai menjadi energi listrik, yang kemudian diubah oleh motor DC menjadi energi kinetik (energi gerak) pada baling-baling.

Setelah kipas selesai dirakit, siswa dapat mengamati bagaimana kecepatan putaran dipengaruhi oleh besarnya tegangan listrik

Melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami konsep energi listrik, penerapan teknologi sederhana, serta penggunaan matematika dalam pengamatan dan perbandingan hasil.

7. Pembuatan Kotak Pendingin Sederhana

Siswa merancang kotak pendingin menggunakan bahan isolator seperti styrofoam dan aluminium foil untuk menghambat perpindahan kalor. Proyek ini membantu siswa memahami penerapan konsep konduksi dan radiasi dalam menjaga suhu agar tetap stabil.

Melalui pengamatan durasi es bertahan di dalam kotak, siswa belajar melakukan analisis data dan membandingkan efektivitas bahan. Aktivitas ini memberikan pengalaman nyata mengenai prinsip dasar termodinamika yang sering ditemui dalam teknologi penyimpanan bahan pangan.

8. Perancangan Rumah Mini dari Kardus 

Pada kegiatan ini, siswa merancang model rumah mini dari kardus yang dilengkapi dengan sistem pencahayaan sederhana menggunakan lampu LED dan baterai kecil.

Siswa diajak memahami perbedaan konsumsi energi antara lampu LED dan lampu biasa, serta pentingnya penggunaan energi secara efisien dalam kehidupan sehari-hari. 

Selain merancang bentuk rumah, siswa juga menentukan posisi lampu dan jendela agar cahaya lampu dan cahaya alami dapat dimanfaatkan secara optimal. Setelah rangkaian lampu terpasang, siswa melakukan pengamatan terhadap durasi penggunaan baterai dan tingkat pencahayaan yang dihasilkan.

Data tersebut digunakan untuk membandingkan efisiensi pencahayaan berdasarkan desain rumah dan jenis lampu yang digunakan. Melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami konsep energi listrik, penerapan teknologi sederhana, serta penggunaan matematika dalam mencatat dan menganalisis hasil percobaan.

Halaman:

Advertisement