5 Contoh Pengenalan Isu dalam Teks Pidato Persuasif Bahasa Indonesia
Apakah kamu ingin mempelajari teks persuasif dan pidato persuasif? Berikut ini kami sajikan penjelasannya untuk kamu pelajari.
Struktur Teks Persuasif
Suatu teks persuasi dibentuk dalam beberapa buah bagian, yang mana antarbagiannya disusun dengan cara sistematis dan saling berhubungan.
Teks persuasi dapat diawali dengan yang namanya pengenalan isu, lalu diikuti dengan paparan dari sejumlah argumen. Setelah itu, akan dinyatakan ajakan-ajakan, dan diakhiri dengan suatu penegasan kembali.
1. Pengenalan Isu
Pengenalan isu merupakan pernyataan berupa pengantar atau juga penyampaian mengenai masalah yang menjadi dasar dari tulisan atau pembicaraan tersebut.
2. Rangkaian Argumen
Rangkaian argumen merupakan kumpulan data berupa sejumlah pendapat dari penulis atau pembicara terkait pada isu yang dikemukakan di bagian sebelumnya.
Pada bagian ini, akan dikemukakan juga sejumlah fakta yang dapat memperkuat argumen-argumennya.
3. Pernyataan Ajakan
Pernyataan ajakan yaitu sebagai bentuk inti dari suatu teks persuasi yang di dalamnya menyatakan dorongan bagi para pembaca atau pendengarnya untuk bisa melakukan sesuatu.
Pernyataan tersebut mungkin disampaikan dengan cara tersurat maupun tersirat. Adapun kehadiran dari argument memiliki fungsi untuk mengarahkan serta memperkuat ajakan-ajakan tadi.
4. Penegasan Kembali
Penegasan kembali merupakan pengulangan dari pernyataan-pernyataan sebelumnya, yang biasanya akan ditandai dengan bentuk ungkapan-ungkapan seperti demikianlah, dengan demikian, dan oleh karena itu.
Kaidah Kebahasaan Teks Persuasif
Kaidah-kaidah kebahasaan yang ada pada teks persuasi antara lain berikut ini.
1. Menggunakan bentuk kata-kata teknis atau peristilahan yang dapat berkenaan dengan topik yang akan dibahas.
Biasanya berkaitan dengan hal permasalahan remaja, menggunakan kata-kata yang relevan dalam masalah itu, seperti teknologi, internet, reproduksi, dan aborsi.
2. Menggunakan bentuk kata-kata penghubung yang bersifat argumentatif. Misalnya jika, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, dan oleh karena itu.
Pengertian Pidato Persuasif
Pidato persuasif adalah salah satu jenis pidato yang bertujuan dalam menarik perhatian serta memengaruhi pemikiran dan juga perasaan dari para pendengarnya.
Selain itu, suatu pidato persuasif juga memiliki sifat lainnya, yaitu untuk membujuk dan juga mengajak agar pendengarnya bisa merasa yakin untuk bertindak sesuai dengan maksud dari pidato yang telah disampaikan.
Oleh sebab itu, suatu pidato persuasif haruslah berisi dengan maksud yang berangkat dari sebuah pemikiran atau pendapat yang sangat logis, masuk akal, dan juga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Halaman:

