Advertisement
Source : unsplash.com/@krakenimages

Contoh-contoh Pernyataan Argumentatif dan Persuasif dalam Proposal yang Baik

Pembuatan proposal perlu dilakukan dengan menarik agar mampu mendapatkan persetujuan dari pihak terkait. Simak contoh pernyataan argumentatif dan persuasif dalam proposal di bawah ini.

1 Oktober 2023 Fatma

A. Pengertian

Argumentasi atau argumentatif sendiri merupakan sebuah alasan maupun sanggahan yang digunakan untuk bisa memberikan kritik maupun tolakan terhadap pendapat, ide, gagasan, dan lain sebagainya dari orang lain.

Tentunya penyampaian argumentasi sendiri perlu untuk disertai dengan alasan yang logis sehingga dapat diterima dengan baik.

Sementara pernyataan argumentatif sendiri merupakan bentuk dari kalimat yang berisi penjelasan, alasan, dan lain sebagainya yang bisa membuat pembaca menjadi percaya.

Melalui fakta yang ada serta kata yang masuk akal, pembaca menjadi bisa untuk memberikan kepercayaannya.

Sementara itu, tujuan yang dimiliki oleh pernyataan argumentatif sendiri yaitu sebagai upaya untuk meyakinkan pembaca.

Terutama berkaitan dengan supaya mereka memiliki simpati maupun terpengaruh dengan pendapat atau opini yang dimiliki penulis.

Maka dari itu, penting untuk memasukkan pernyataan ini ke dalam proposal yang kamu buat.

Hal ini akan membantu pihak terkait atau pembacanya menjadi yakin dengan isi dari proposal yang diberikan tersebut.

Apalagi proposal juga menjadi rancangan untuk berjalannya sebuah kegiatan. Penting untuk kamu bisa mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak terkait.

Rangkuman Materi Proposal SMA Kelas 11 Semester 2 yang Wajib Dipahami

B. Ciri-ciri

Selanjutnya yang juga perlu untuk kamu ketahui yaitu apa saja ciri-ciri yang dimiliki oleh pernyataan argumentatif ini.

Mengenal ciri-ciri yang ada bisa membantu kamu untuk membedakannya dengan jenis pernyataan lain secara mudah.

Berikut merupakan ciri-ciri yang ada pada pernyataan argumentatif diantaranya:

  1. Mengandung fakta yang diberikan kepada para pembaca.
  2. Menjelaskan opini maupun pendapat yang dimiliki untuk bisa mempengaruhi dan meyakinkan para pembacanya.
  3. Mengandung gagasan maupun ide yang dimiliki oleh penulis sendiri.
  4. Penyampaiannya dilakukan dengan logis dan kritis.

Halaman:

Advertisement