Advertisement
Source : pexels.com/@fwstudio-33348

5 Contoh Pertumbuhan Primer dan Sekunder pada Tumbuhan serta Perbedaannya

Apakah kamu sudah tahu mengenai proses pertumbuhan pada tumbuhan? Simak penjelasan serta contoh pertumbuhan primer dan sekunder pada tumbuhan di bawah ini.

1 Januari 2024 Fatma

5 Contoh Pertumbuhan Primer dan Sekunder pada Tumbuhan serta Perbedaannya – Seluruh makhluk hidup pastinya melewati proses pertumbuhan dan perkembangan dari waktu ke waktu dengan tahapan yang berbeda-beda.

Termasuk juga dengan tumbuhan yang mekanisme prosesnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu secara primer dan sekunder dengan sistem yang berbeda serta memiliki tahapannya masing-masing.

Untuk memperdalam pemahaman mengenai proses ini, maka perlu tahu apa saja contoh pertumbuhan primer dan sekunder pada tumbuhan serta perbedaan yang dimiliki. Yuk, pelajari!

Apa itu Pertumbuhan Primer pada Tumbuhan?

Contoh Pertumbuhan Primer dan Sekunder Pada Tumbuhan Serta Perbedaannya
pexels.com/@fwstudio-33348

Sebelum lebih lanjut membahas mengenai contoh pertumbuhan primer dan sekunder pada tumbuhan, pahami dulu apa pengertiannya.

Pada dasarnya, pertumbuhan primer merupakan proses yang terjadi karena terdapat aktivitas di jaringan apikal.

Dalam kata lain, pertumbuhan ini terjadi berkat adanya aksi meristem utama sehingga mengaktifkan jaringan yang ada.

Proses dari pertumbuhan primer terjadi dalam tiga daerah yaitu pembelahan atau proliferasi, pemanjangan atau elongasi, dan juga diferensiasi.

Apa itu Pertumbuhan Sekunder pada Tumbuhan?

Setelah memahami pertumbuhan primer, sekarang saatnya membahas mengenai pertumbuhan sekunder.

Hal ini akan membantu kamu untuk tahu apa saja contoh pertumbuhan primer dan sekunder pada tumbuhan serta perbedaan yang ada.

Pertumbuhan sekunder terjadi karena aktivitas yang ada dalam jaringan kambium. Nantinya, pembelahan kambium yang terjadi ke arah luar akan menyebabkan pembentukan dari floem sekunder.

Sementara pembelaan yang terjadi ke arah dalam akan menyebabkan pembentukan xylem sekunder.

Hal ini menyebabkan terjadinya diameter pada pohon yang melebar. Tidak hanya pelebaran pada batang saja, tetapi juga pembentukan lingkaran pada daun dan juga jari-jari empulur.

Proses pembelahan pada kambium juga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang ada, seperti misalnya lingkungan tempat ditanamnya tumbuhan tersebut.

Bahkan, musim hujan dan musim kemarau juga memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap proses pembelahan yang terjadi.

Perbedaan tersebut yang juga menyebabkan kemunculan dari lingkaran tahun pada batang pohon, atau dikenal dengan istilah lingkaran konsentris.

Halaman:

Advertisement