5 Contoh Pidato Isra Miraj 2026 untuk Anak SD SMP SMA Pendek yang Menarik
Sedang mencari referensi karena diminta menyampaikan pidato Isra Miraj untuk pelajar yang pendek dan menarik? Simak referensinya berikut ini
Isra Miraj sebagai peristiwa penting untuk umat Islam diperingati dengan banyak kegiatan, seperti pengajian, perlombaan yang bertema Islami, penyampaian pidato dan sebagainya. 📑😊✨
Daftar Isi
Contoh Pidato Isra Miraj 2026 untuk Anak SD SMP SMA

Isra Miraj merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam. Sebab, pada peristiwa tersebut perintah untuk mendirikan shalat yang merupakan rukun Islam diturunkan.
Isra Miraj sebagai perjalanan suci dilakukan oleh Rasulullah Saw. dalam waktu satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke Sidratul Muntaha.
Di tahun 2026, Isra Miraj diperingati pada tanggal 16 Januari 2026.
Jika kamu ingin mencari referensi pidato yang akan disampaikan pada saat Isra Miraj, pada artikel berikut Mamikos akan memberikan contoh-contoh pidato Isra Miraj singkat untuk pelajar.
Contoh Pidato Isra Miraj Singkat untuk Pelajar 1
Assalamualaikum wr. wb
Yang terhormat, Bapak Kepala Sekolah XX
Yang saya hormati, Bapak dan Ibu Guru sekolah XX
Dan yang saya sayangi teman-teman semua
Alhamdulillahirabbil’alamin. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahNya, sehingga kita bisa berada di halaman sekolah XX untuk memperingati peristiwa Isra Miraj.
Tidak lupa shalawat serta salam senantiasa tercurahkan untuk Nabi Muhammad Saw. yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang-benderang.
Pada kesempatan ini, izinkanlah saya menyampaikan sepatah dua patah kata untuk memperingati momen penting dalam Islam, momen Isra Miraj.
Peristiwa Isra dan Mi’raj adalah salah mu’jizat terbesar Rasululullah Saw. setelah diturunkannya Al Quran dan ia hanya terjadi kepada Nabi Saw.
Peristiwa Isra Miraj adalah hiburan dari Allah Swt. kepada Rasululullah Saw. setelah ditinggal oleh orang yang paling dicintainya, yaitu pamannya Abu Thalib dan istrinya Khadijah Ra.
Allah Swt. berfirman :
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Isra : 1)
Ayat ini dimulai dengan kalimat tasbih yang menunjukkan bahwa kejadian ini adalah peristiwa yang luar biasa.
Mengapa Allah tidak langsung memperjalankan hamba-Nya Muhammad ke langit untuk bertemu dengan-Nya tetapi justru menjalankannya ke Masjidil Aqsa terlebih dahulu?
Ini untuk menunjukkan pentingnya Masjidil Aqsa, karenanya kita sebagai umat Islam tidak boleh melupakannya sebagai qiblat pertama kaum muslimin. Tidak hanya itu, ada pesan bagi kita semua agar sekuat tenaga membantu memperjuangkan pembebasan bumi Palestina dari penjajahan Israel.
Allah menjalankan hamba-Nya secara fisik dan ruh di malam hari, adalah ujian buat kita bahwa untuk mempercayai terjadinya sebuah peristiwa yang tidak kita lihat, sebagaimana kita meyakini adanya listrik dan angin, padahal kita tidak pernah melihat wujudnya.
Seandainya Allah Swt. memperjalankan Nabi pada pagi hari, belum tentu mereka orang-orang kafir mempercayai dan bisa saja justru mengatakan bahwa hal tersebut adalah sihir.
Oleh karena itu, mari kita sebagai umat muslim memperkokoh iman kembali di momen ini. Mari kita menjaga shalat lima waktu sesuai yang diperintahkan pada malam tersebut.
Semoga Allah Swt. mengampuni dosa-dosa kita yang telah lalu.
Demikian pidato singkat ini saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata dan penyampaian.
Wassalamualaikum wr. wb
Halaman:



