Advertisement
Source : freepik.com/benzoix

12 Contoh Pidato Perpisahan Sekolah Singkat SD – SMA Berbagai Bahasa yang Berkesan

Pidato menjadi hal yang sangat penting untuk disampaikan pada sebuah acara. Misalnya acara penyambutan, acara peringatan suatu acara, hingga acara perpisahan.

1 Januari 2024 Mamikos

Contoh Pidato Perpisahan Sekolah Kelas 6 SD

10 Contoh Mukadimah Pidato Singkat Islami untuk Pemula dan Mudah Dihafal

Pidato Perpisahan Sekolah kelas 6 SD  – Bahasa Indonesia

Yang terhormat, Bapak Kepala SD Taruna Melati, yang saya hormati, Ibu/Bapak Guru dan Karyawan SD Taruna Melati, yang saya hormati, wali murid siswa kelas 6 SD Taruna Melati, dan yang saya sayangi serta saya banggakan teman-teman murid kelas 6 SD Taruna Melati.

Assalamualaikum wr. wb.

Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan nikmat yang diberikanNya kepada kita, sehingga pada hari ini kita semua bisa berkumpul untuk mengikuti acara pelepasan serta perpisahan siswa kelas 6 SD Taruna Melati.

Tak lupa pula shalawat dan salam juga kita sampaikan pada Rasulullah SAW, semoga syafaatnya akan mengalir pada kita di hari akhir.

Bapak Kepala dan Bapak Ibu Guru SD Taruna Melati, serta para hadirin yang berbahagia, perkenankanlah saya atas nama Amelia mewakili teman-teman murid kelas 6 untuk menyampaikan sepatah dua patah kata pada kesempatan ini.

Tidak terasa, waktu sangat cepat berlalu. Kemarin rasanya saya baru pertama masuk di kelas 1, berebut kursi duduk bersama teman-teman, bercanda, tertawa, berkenalan dengan Bapak dan Ibu Guru yang tidak pernah lelah mendidik dan mengajar kami.

Kedatangan kami yang membuat Bapak dan Ibu Guru berpikir keras bagaimana cara membuat kami mandiri pun tidak akan kami lupakan.

Masih teringat jelas bagaimana murid-murid di SD Taruna Melati datang dengan diantar orang tua, menangis karena ingin ditemani, bahkan sampai ditunggu di dalam kelas karena berjuang beradaptasi.

Namun, ada pula diantara kami yang sudah mandiri, sehingga tidak perlu ditemani orang tua lagi.

Terima kasih banyak untuk Bapak dan Ibu guru kelas 1 atas perjuangannya berkomunikasi dengan kami, anak-anak kecil dengan segala tingkah polah kami.

Saya menyadari bahwa ketegasan Bapak dan Ibu Guru tidak lain dan tidak bukan untuk mengajarkan kami kemandirian dan membuat kami benar-benar belajar di sekolah.

Mulanya, kami yang tidak bisa membaca dan belum lancar menulis diajarkan dengan sabar oleh Bapak dan Ibu Guru, sehingga kami pun bisa belajar dengan lancar.

Bahkan, beberapa dari kami mendapatkan nilai sempurna di Ujian Nasional.

Halaman:

Advertisement