Advertisement
Source : pexels.com/@olly

3 Contoh Proposal Kewirausahaan Makanan dan Minuman serta Cara Membuatnya

Proposal kewisausahaan menjadi bagian yang cukup penting dalam suatu kegiatan bisnis. Cek contoh proposal kewirausahaan makanan dan minuman di bawah ini.

23 Desember 2025 Bella Carla

2. Contoh Proposal Kewirausahaan Minuman

9 Contoh Latar Belakang Proposal Usaha dan Cara Membuatnya

A. Pendahuluan
1. Konsep Bisnis
“Es Bubble Milo” adalah minuman yang menyegarkan dan juga menyehatkan. Berbahan dasar susu Milo, lengkap dengan bubble yang renyah dan segar. Penjualan es bubble ini direncanakan setiap weekend di alun-alun Banjar, mulai pukul 16.00 sampai pukul 21.00 WIB.

2. Tim Manajemen
Adapun usaha “Es Bubble Milo” ini merupakan kolaborasi dari tiga orang pelajar. Dimana ketiga pelajar ini menyetorkan sejumlah modal dengan jumlah yang berbeda-beda untuk menjalankan usaha minuman kekinian ini. Kelak pembagian jumlah profit yang didapatkan akan disesuaikan dengan banyaknya modal yang disetor. Tidak hanya menjadi owner, namun ketiga pelajar ini juga akan bertugas untuk melayani pembelian dalam sistem shift setiap weekend.

B. Gambaran Usaha
1. Deskripsi Singkat Produk
“Es Bubble Milo” lahir dari viralnya berbagai minuman dan santapan yang berbahan Milo. Karena mudah ditemukan dan rasanya juga sangat enak. Milo menjadi salah satu inspirasi usaha yang menjanjikan. Supaya lebih menarik dan menjual, maka ditambahkan bubble boba (yang meletus segar saat digigit) dan es serut.

2. Strategi Pemasaran
Strategi Produk
Mengapa “Es Bubble Milo” lebih unggul dibandingkan minuman berbahan Milo lainnya? Karena adanya Boba yang renyah dan segar menjadi tambahan rasa yang unik. Apalagi Boba memiliki banyak rasa buah, seperti jeruk, melon, strawberry, dan masih banyak lagi.

Strategi Harga
Karena sasaran penjualannya anak sekolah, maka harga dipastikan terjangkau yakni 5.000 Rupiah saja.

Strategi Promosi
Melakukan promosi via sosial media, juga mencetak spanduk dan brosur yang disebar di pusat keramaian.

Target Pasar
Umumnya menjangkau semua kalangan tua dan muda. Namun target khususnya adalah anak sekolah.

3. Analisis Persaingan
Pesaing
Ada banyak pesaing yang menjual produk Milo, oleh sebab itu harus selalu diadakan inovasi terhadap produk. Misalnya dengan mencampurkan boba berbagai rasa. Supaya menciptakan sensasi yang lebih lezat.

Posisi Dalam Persaingan
Memilih lokasi untuk membuka usaha di alun-alun banjar yang belum ada pesaing, dan berpotensi memberikan lebih banyak profit.

Kelebihan Dibanding Pesaing
Adapun aspek yang membuat es bubble Milo ini menjadi lebih menarik dibanding pesaingnya adalah bubble Boba yang enak.

4. Rencana Desain dan Pengembangan
Tujuan Usaha Jangka Panjang
Es bubble Milo menjadi minuman yang hits, semua orang menyukai minuman ini dan bisa membuka banyak cabang di berbagai daerah.

Strategi
Memaksimalkan promosi online dan offline supaya produk bisa dikenal konsumen lebih luas lagi. Promosi offline juga dilakukan gencar dengan memasang spanduk dan poster dengan ilustrasi menarik mengenai produk.

Evaluasi Risiko
Minuman bubble ini tidak bisa tahan lama tanpa diletakkan di dalam lemari es. Paling lama hanya 1 hari saja.

5. Rencana Operasi dan Manajemen
Proses Produksi
Menyediakan bahan (melarutkan bubuk Milo menjadi pasta siap tuang dan menyiapkan Boba, menyerut es).

Pengendalian Persediaan
Setiap hari disediakan 40 gelas yang akan dijual. Jika ada sisa yang tak terjual maka esok persediaan akan disesuaikan dengan penjualan hari sebelumnya, pun demikian jika laris.

Kontrol Keuangan
a. Sediakan uang receh untuk kembalian.
b. Sisihkan modal dan profit untuk antisipasi biaya yang tidak terduga.
c. Keperluan pribadi jangan menggunakan uang modal.

D. Analisis Rencana Keuangan
1. Perkiraan Pendapatan
Modal awal
= biaya variabel + biaya tetap
(biaya bahan baku x 30 hari) + biaya tetap (Rp 100.000 × 30 hari) + Rp 2.600.000
Rp 3.000.000 + Rp 2.600.000 = Rp 5.600.000

Hasil penjualan per bulan
= target penjualan harian x harga jual per gelas x 30 hari
40 gelas x Rp 5.000 x 30 hari
Rp 6.000.000

Laba
Hasil penjualan dikurangi modal awal
Rp 6.000.000 – Rp 5.600.000
Jadi laba = Rp 400.000

2. Perkiraan Pengeluaran Per Hari
Bahan baku (sesuaikan dengan besaran modal yang anda keluarkan per hari)
Peralatan (termasuk gerobak dagang dan spanduk jualan)

3. Sumber Modal dan Penggunaan
Adapun usaha ”Es Bubble Milo” ini memiliki modal dari ketiga owner ditambah dengan pinjaman dari bank. Sehingga memiliki kewajiban untuk membayar cicilan di setiap bulan. Oleh karena itu, profit yang didapatkan setiap hari akan dialokasikan untuk pembagian owner dan untuk mencicil pinjaman ke bank.

3. Contoh Proposal Kewirausahaan Minuman Tradisional

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Minuman tradisional merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Namun, seiring berkembangnya minuman modern dan kekinian, minuman tradisional mulai kurang diminati, khususnya oleh generasi muda. Padahal, bahan baku minuman tradisional relatif mudah diperoleh dan memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.

Berdasarkan hal tersebut, penulis berinisiatif mendirikan usaha minuman tradisional dengan nama “Es Kunyit Asam Segar” yang dikemas secara lebih modern agar dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat.

B. Visi
Menjadikan minuman tradisional sebagai pilihan minuman sehat yang diminati masyarakat luas.

C. Misi
1. Menggunakan bahan-bahan alami yang berkualitas.
2. Mengemas produk secara higienis dan menarik.
3. Melestarikan minuman tradisional Indonesia melalui inovasi produk.

D. Tujuan Usaha

1. Memperoleh keuntungan dari hasil penjualan.
2. Mengenalkan kembali minuman tradisional kepada generasi muda.
3. Menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.

BAB II PEMBAHASAN

A. Profil Usaha
“Es Kunyit Asam Segar” merupakan usaha minuman tradisional berbahan dasar kunyit dan asam jawa yang dikenal memiliki khasiat bagi kesehatan. Produk ini disajikan dalam bentuk minuman dingin dengan kemasan cup sehingga praktis dan mudah dikonsumsi.

B. Strategi Pemasaran
Segmentasi pasar usaha ini adalah masyarakat umum, khususnya pelajar dan mahasiswa. Target penjualan difokuskan pada lingkungan sekolah, kampus, serta area keramaian. Positioning produk ditekankan sebagai minuman sehat, segar, dan terjangkau.

C. Analisis SWOT
Kekuatan usaha ini terletak pada bahan baku alami dan manfaat kesehatan. Kelemahan produk adalah daya tahan minuman yang relatif singkat. Peluang usaha cukup besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Ancaman berasal dari minuman kekinian lain yang lebih populer.

BAB III RENCANA ANGGARAN

Modal awal digunakan untuk pembelian bahan baku, kemasan, serta biaya operasional harian. Penentuan harga jual disesuaikan dengan biaya produksi dan keuntungan yang diharapkan agar tetap kompetitif.

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan
Usaha “Es Kunyit Asam Segar” memiliki peluang yang cukup baik untuk dikembangkan sebagai minuman tradisional yang sehat dan bernilai jual.

B. Saran
Penulis menyadari proposal ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan demi pengembangan usaha di masa mendatang.

Halaman:

Advertisement