4 Contoh Puisi Berantai 2, 3, 4, 5 Orang yang Menarik dan Seru
Bingung mencari contoh puisi berantai yang menarik dan seru untuk beberapa orang? Yuk, simak contohnya dalam artikel ini!
Penjual Nasi Pecel
Warungku memang sederhana, tetapi soal rasa tidak akan kalah dengan hotel bintang lima. Sebab, selain dibuat dengan bahan pilihan, juga dengan….
Pemuda Galau
Cinta setulus hati yang kuberikan kepadamu seorang, tiada kusangka akan kau hianati. Kau begitu tega meninggalkanku, bukankah engkau telah berjanji bahwa…..
Koruptor
Uang yang kuambil tanpa sepengetahuan rakyat telah milyaran jumlahnya. Semuanya kutumpuk di bank dan sebagian kubelikan mainan mahal yang harganya setara dengan…..
Tukang Nasi Pecel
Seporsi nasi pecel yang kujual sudah lengkap dengan tempe goreng dan peyek udang. Kalau kamu mau nambah ada telur balado, telur ceplok, dan….
Pemuda Galau
Hati yang telah engkau sakiti ini mana mungkin bisa sembuh dalam waktu sekejab. Sebab, cintaku yang teramat dalam ini mungkin butuh…..
Koruptor
Proyek-proyek yang mangkrak itu semua ulahku. Jembatan yang roboh itu juga ulahku, karena uang yang seharusnya digunakan membeli semen telah kuhabiskan untuk membeli….
Tukang Nasi Pecel
Es jeruk di sini tidak menjualnya, karena penjual jeruknya sedang sakit hati. Kabarnya dia ditinggal nikah oleh tunangannya. Jika kamu ingin minum es jeruk, silakan beli di…..
Pemuda Galau
Apotek cinta sialnya hanya ada dalam angan-anganku saja. Seandainya sungguhan nyata, sudah pasti akan banyak yang mengantri buat menebus obat….
Koruptor
Kebodohan rakyat yang semakin parah membuatku senang bukan kepalang, tinggal bagi-bagi uang dan terlihat alim, tentu mereka akan tetap percaya padaku. Selama mereka menghamba kepada…..
Tukang Nasi Pecel
Telur dadar pedas sudah selesai kubuatkan dan bisa kau jadikan teman untuk menyantap seporsi nasi pecel untuk sarapan pagi. Biar kamu kuat untuk menghadapi….
Pemuda Galau
Hari-hari sepi yang akan kembali kujalani karena kini tiada lagi engkau yang selalu memberiku semangat setiap kali matahari kembali menyapa bumi.
Contoh Puisi Berantai 4 Orang (Pujangga, Penjual Sate, Penjaga Malam, Pencuri)
Pujangga
Duhai malam yang indah, angin yang begitu dingin menusuk hatiku yang sedang dilanda rindu dengan bintang hatiku yang saat ini sedang…..
Penjaga Malam
Keliling kompleks tiap malam lama-lama bosan juga. Seandainya saja aku kaya raya, tentu aku jam segini sudah di rumah santai sambil nonton….
Pencuri
TV ini bagus sekali, kelihatannya harganya mahal kalau dijual di pasar. Nanti, uang hasil menjual TV ini akan kubuat untuk membeli….
Penjual Sate
Sate masih 100 tusuk, sementara hari kian malam dan jalanan semakin sepi. Semoga saja ada pembeli yang mampir dan memborongnya. Sebab, kalau tidak ada yang membeli pastinya aku akan….
Pujangga
Menuliskan puisi tentang rindu kepada kekasih hati yang kini sedang berjuang mengejar cita-citanya di luar negeri. Semoga dengan membaca puisi yang kutulis bisa membuat….
Penjaga Malam
Rasa kantuk yang menyerangku sulit sekali pergi. Padahal sudah dua gelas kopi kutandaskan. Tetapi, kantuk ini masih saja….
Pencuri
Sulit kubawa pergi karena ukurannya besar sekali. Eh, tunggu dulu! Daripada terlalu berat membawa TV ini pergi. Sebaiknya kubawa saja…..
Penjual Sate
Kipas ini tiba-tiba patah, memang hari sial tidak pernah tertulis di kalender. Namun, kenapa patahnya harus sekarang. Padahal pembeli sate baru saja….
Pujangga
Meneteskan kembali air mata karena tiada sanggup menahan rindu yang menyesakkan dada. Semoga saja lewat angin malam ini bisa kukirim pesan….
Penjaga Malam
Gorengan di pos sudah tandas, tinggal kacang goreng gosong pemberian warga yang tidak habis buat menyuguh….
Pencuri
Hansip yang biasa berkeliling semoga sudah tidur di pos. Sehingga aku bisa pulang dengan leluasa tanpa takut tertangkap. Karena kalau tertangkap bisa-bisa aku dijadikan….
Halaman:

