8 Contoh Reaksi Redoks dalam Kehidupan Sehari-hari dan Manfaatnya
Reaksi redoks berkaitan erat dengan perubahan bilangan oksidasi dan transfer elektron. Cari tahu contoh reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari di sini, ya!
6. Korosi pada Tembaga (Patina)
Patina ialah lapisan hijau yang terbentuk di permukaan tembaga (Cu) setelah terjadi reaksi dengan air, karbon dioksida (CO₂), serta oksigen (O₂). Lapisan ini terdiri dari tembaga(II) hidroksida karbonat (Cu₂(OH)₂CO₃).
2Cu + H₂O + CO₂ + O₂ → Cu₂(OH)₂CO₃
Tembaga saat bertemu dengan air dan udara akan teroksidasi menjadi Cu²⁺, sementara oksigen akan direduksi dalam proses tersebut.
7. Fotosintesis
Kita sudah mempelajari mengenai reaksi fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan hijau di jenjang sekolah dasar dan jenjang sekolah menengah pertama.
Fotosintesis ialah proses di mana tumbuhan yang memiliki klorofil lewat proses reaksi redoks mensintesa glukosa serta menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan dari air serta karbondioksida lewat bantuan sinar matahari.
Fotosintesis terjadi di kloroplas sel tumbuhan dan termasuk reaksi redoks yang kompleks.

Advertisement
6CO2 + 6H2O + energi cahaya → C6H12O6 + 6O2
Air (H₂O) dioksidasi menjadi oksigen (O₂), sementara karbon dioksida (CO₂) mengalami reduksi menjadi glukosa (C₆H₁₂O₆).
8. Respirasi Seluler
Respirasi seluler ialah proses di mana sel-sel organisme menguraikan glukosa untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat). Proses respirasi terjadi di mitokondria sel dan termasuk reaksi redoks.
C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O + energi (ATP)
Reaksi redoks pada respirasi selular terjadi karena glukosa (C₆H₁₂O₆) dioksidasi menjadi karbon dioksida (CO₂), sedangkan oksigen (O₂) direduksi menjadi air (H₂O).
Manfaat Reaksi Redoks
Mengetahui contoh reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari tanpa kita tahu apa manfaatnya dalam kehidupan kita tentu menjadikan sesi pembelajaran kita ini menjadi sia-sia.
Agar kamu semakin tertarik mempelajari kimia, khususnya reaksi redoks, berikut Mamikos informasikan apa saja manfaat reaksi redoks.
1. Pembuatan Besi
Untuk membentuk besi dari bijihnya, kita memerlukan reaksi redoks terutama untuk mereduksi Fe₂O₃ sehingga nantinya akan dihasilkan Fe atau besi.
Pemanfaatan reaksi redoks ini pada umumnya digunakan dalam skala industri terutama industri logam.
2. Disinfektan
Hidrogen Peroksida yang diuraikan oleh reaksi redoks berguna untuk disinfektan. Pada umumnya zat ini akan merusak dinding sel virus hingga virus tersebut tidak akan berbahaya lagi bagi makhluk hidup.
Disinfektan jenis hidrogen peroksida juga sangat ramah lingkungan karena zat-zat yang dihasilkan dari reaksi redoksnya berupa air serta oksigen.