5 Contoh Resume Berbagai Keperluan Lamaran Kerja, Tugas, Kuliah

Posted in: Tips Kerja
Tagged: CV resume

5 contoh resume berbagai keperluan lamaran kerja, tugas, kuliah – Istilah Resume sering dikaitkan dengan Curriculum Vitae (CV). Bahkan, keduanya seringkali disebut juga sebagai daftar riwayat hidup. Istilah resume sebenarnya berbeda dari CV karena berisi ringkasan pengalaman, keahlian, dan pendidikan yang sudah ditempuh seseorang. Resume dapat bermanfaat untuk keperluan melamar pekerjaan, sebagai bentuk tugas, maupun keperluan kuliah.

Contoh-Contoh Resume

pixabay.com

Untuk membuat resume, terdapat struktur yang harus dipenuhi. Sebelumnya, kamu perlu membedakan antara resume dengan CV agar tidak tertukar. Resume terdiri dari satu halaman saja. Namun, resume juga bisa dibuat dalam dua halaman (maksima). Sebaliknya, CV bisa sampai beberapa halaman dan lebih panjang. Sebagai referensi, Mamikos akan memberikan informasi terkait contoh-contoh resume yang dapat kamu gunakan untuk berbagai keperluan.

Apa Itu Resume?

Resume merupakan dokumen berisi ringkasan pengalaman, keahlian, dan pendidikan seseorang. Pada resume terdapat daftar riwayat hidup mirip CV. Dibandingkan CV, resume lebih singkat dan berisi pokok-pokok pengalaman. Tujuan penulisan dan cara penulisannya pun berbeda. Resume merupakan versi singkat atau versi pendek dari CV. Tidak perlu membuat urutan kronologis ketika membuat resume. Cukup cantumkan hal yang ingin ditonjolkan pada resume sesuai kebutuhan.

Fungsi Resume

Resume berfungsi untuk membantu seseorang mencari pekerjaan, berkuliah, atau sebagai bentuk penugasan. Dokumen resume biasanya diminta ketika seseorang melamar pekerjaan di bidang industri, NGO, atau pekerjaan swasta. Resume dapat menunjukkan kualifikasi serta pengalaman profesional yang sudah dijalani seseorang. Jadi, untuk ‘beriklan’ secara efektif dan sesuai kebutuhan, resume sangat cocok diberikan pada perusahaan yang dilamar.

Cara Membuat Resume

Setelah kamu membaca penjelasan resume di atas, saatnya mencari tahu cara membuat resume.

  1. Siapkan data diri pribadi. Pada resume akan tercantum informasi rinci data diri seseorang. Siapkan informasi tentang pengalaman berorganisasi, pengalaman bekerja (jika pernah bekerja) atau magang, riwayat pendidikan, serta prestasi. Catat pula tahun atau bulan pencapaiannya.
  2. Tulis informasi kontak, seperti nomor telepon atau whatsapp, email, dan kontak aktif lainnya. Gunakan alamat email resmi sesuai nama agar terkesan formal.
  3. Cantumkan prestasi yang kamu miliki dengan menunjukkan sertifikat terkait prestasi tersebut. Usahakan untuk menuliskan prestasi di skala nasional hingga internasional apabila memungkinkan.
  4. Tulis resume. Periksa kembali data yang akan dicantumkan pada resume dan hapuslah informasi kurang penting agar resume tidak melebihi 2 halaman.
  5. Periksa penulisan kata dan kalimat. Cek kembali penulisan kata dan kalimat dalam resume yang dibuat. Jika diperlukan, periksa penulisan kata yang benar sesuai EYD pada KBBI. Hindari menulis kalimat tidak efektif yang akan memusingkan pembaca.
  6. Persiapan interview. Jika resume dilakukan untuk melamar kerja atau studi lanjut, pihak penyelenggara akan mengadakan interview. Biasanya, pertanyaan yang diberikan akan berkaitan erat dengan konten pada resume, sehingga kamu perlu memahami apa yang ditulis.

Proses pembuatan resume tidak terlepas dari pemilihan layout atau tata letak resume. Hindari penggunaan komponen berlebihan, seperti font hias, hiasan pada resume, dan tata letak yang tidak rapi. Kamu dapat berkonsultasi pada ahli atau teman untuk menilai apakah resume sudah tepat dan bisa digunakan sesuai kebutuhan.

Contoh Resume

1.Contoh Resume Berbahasa Inggris

Pada resume berbahasa Inggris, kamu dapat mencantumkan beberapa komponen penting, seperti:
• Education (pendidikan)
• Achievements (pencapaian atau prestasi)
• Experience (pengalaman)
• Skill (kemampuan)
• Data kontak yang dapat dihubungi

2.Contoh Resume Melamar Kerja Bahasa Inggris

Jika ingin menggunakan resume bahasa Inggris untuk melamar pekerjaan, komponen yang perlu dicantumkan adalah sebagai berikut.

• Nama lengkap
• Profesi atau keahlian
• Work experience (pengalaman kerja)
• Education (pendidikan)
• Skills (kemampuan)
• Languages (bahasa yang dikuasai)
• Interest (minat)

3. Contoh Resume Bahasa Indonesia

Resume bahasa Indonesia berikut dapat kamu gunakan untuk melamar pekerjaan, sebagai penugasan, ataupun untuk kuliah. Data yang bisa dicantumkan pada resume antara lain.

• Data pribadi
• Riwayat pendidikan
• Pengalaman kerja
• Pelatihan
• Pengalaman Organisasi
• Kemampuan Bahasa
• Kemampuan Tambahan (Sesuai bidang studi)
• Kepribadian
• Hobi

Cara Agar Resume Dilirik

Resume seringkali dijadikan seleksi awal sebelum menerima karyawan baru atau mahasiswa baru. Bisa dibayangkan jika ada banyak resume lain yang tidak kalah menarik. Agar resume yang kamu buat dilirik dan dipertimbangkan, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan.

  1. Hindari kesalahan penulisan atau typo pada resume.
  2. Gunakan bahasa yang baik, misalnya dengan menggunakan kata sesuai konteks atau kata yang tepat.
  3. Tulis urutan data dari yang terbaru, seperti riwayat studi terbaru atau pengalaman kerja terbaru.
  4. Tuliskan deskripsi singkat atau paparkan detail pekerjaan maupun magang yang sudah dilakukan. Cara ini bisa membuat perekrut mengetahui kontribusi yang kamu lakukan.
  5. Cantumkan prestasi dan kemampuan tambahan, seperti bahasa.

Istilah Resume dalam Dunia Pendidikan

Dalam dunia pendidikan, resume tidak selalu identik dengan riwayat hidup. Resume dimaknai sebagai ringkasan atau rangkuman dari suatu hal. Biasanya resume dibuat agar seseorang membuat poin-poin penting, isi suatu gagasan pokok, maupun intisari dari suatu karangan atau tulisan. Resume membuat tulisan tidak terlalu panjang karena sudah dicari inti pentingnya. Pembuatan resume berkaitan dengan buku, jurnal, makalah, majalah, dan tulisan lainnya. Cara membuat resume atau ringkasan adalah sebagai berikut.

  1. Membaca seluruh naskah yang akan diringkas. Tidak cukup hanya mencantumkan poin-poin pada setiap paragraf, pembaca perlu memahami isi bacaan yang ditulis. Hal ini penting agar hasil resume bisa menggambarkan keseluruhan isi naskah dan tidak salah membuatnya.
  2. Mencari gagasan utama dan mencatatnya. Pada setiap paragraf terdapat gagasan utama atau poin penting. Inilah yang perlu kamu temukan agar bisa membuat resume dengan alur yang runut. Setiap mendapatkan inti atau gagasan pokok pada paragraf, segera catat dan gabungkan saat menyusun resume.
  3. Menulis resume menggunakan bahasa yang baik dan benar. Hindari menambahkan pendapat pribadi pada resume, apalagi opini bertentangan. Isi resume menggambarkan isi naskah tanpa ada tambahan dari pembuat resume.
  4. Membaca ulang hasil resume dan memperbaiki kesalahan. Cek kembali tata kalimat, pemilihan kata, dan istilah asing (jika ada). Periksa pemilihan kata yang baik dan sesuai KBBI atau EYD.
  5. Meminta masukan dari pembaca. Terbuka pada masukan pembaca sangat penting agar kesalahan hasil resume yang ditulis dapat diperbaiki.

Demikian informasi terkait contoh resume untuk berbagai keperluan seperti melamar kerja, untuk tugas, atau kuliah. Lakukan modifikasi pada contoh resume tersebut sesuai kebutuhanmu. Tambahkan kalimat atau data lainnya jika diperlukan. Sebelum mengirimkan resume, periksa kembali ejaan kata, tata kalimat, dan layout resume. Selamat membuat resume!


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah