Advertisement
Source : freepik.com/creativeart

Contoh Sensor Aktif dan Pasif beserta Perbedaan dan Cara Kerjanya dalam Penginderaan Jauh

Mengenal cara kerja serta apa saja contoh sensor aktif dan pasif beserta perbedaannya dapat memudahkan kamu untuk memahami materi di masa depan.

27 Agustus 2024 Nana

B. Sensor Pasif

Sensor pasif merupakan jenis sensor berikutnya yang akan dibahas. Sensor ini tidak memerlukan sumber daya eksternal untuk menghasilkan sinyal keluaran.

Sinyal keluaran akan dihasilkan dari perubahan karakteristik atau sifat fisik bahan sensor saat berada di bawah pengaruh lingkungan atau stimulus fisik tertentu, misalnya saja suhu, tekanan, cahaya, atau medan magnetik.

Contoh sensor pasif antara lain adalah sensor suhu termokopel, sensor tekanan piezoelektrik, dan sensor cahaya fotodioda.

Jenis Citra Penginderaan Jauh beserta Penjelasan dan Kegunaannya Lengkap

Keuntungan Sensor Pasif

Keuntungan dari sensor pasif antara lain mereka tidak memerlukan sumber daya eksternal, sehingga tak memerlukan diberi daya listrik atau baterai sekalipun.

Hal ini juga membuat mereka lebih kecil, lebih ringan, dan lebih mudah untuk dipakai dalam lingkungan yang tidak memiliki sumber daya listrik atau dalam aplikasi yang memerlukan perangkat yang hemat energi.

Sensor pasif juga memiliki waktu hidup yang jauh lebih lama karena tidak memerlukan untuk pergantian baterai atau pengisian daya.

Kelemahan Sensor Pasif

Lalu untuk kelemahan dari sensor pasif yakni sinyal keluaran yang dihasilkan tentu saja cenderung lemah dan tidak stabil. Hal ini dikarenakan sifat atau karakteristik fisik bahan sensor yang berubah-ubah seiring dengan pengaruh lingkungan atau stimulus fisik tertentu yang ada.

Dalam aplikasi yang berbeda, penggunaan sensor pasif tergantung pada persyaratan dan tujuan sistem yang digunakan.

Sensor pasif biasanya dipakai dalam aplikasi yang memerlukan perangkat yang jauh lebih kecil, hemat energi, dan mudah dipasang, seperti dalam sensor suhu, sensor tekanan, atau sensor cahaya.

Ini Perbedaan Sensor Aktif dan Sensor Pasif

Setelah pengertian dari masing-masing sensor aktif dan pasif di atas, kamu juga bisa berlanjut pada penjelasan apa saja yang menjadi perbedaan antara sensor aktif dan pasif tersebut. Penjelasan lengkapnya ada di bawah ini:

1. Pada Sumber Daya

Sensor aktif membutuhkan sumber daya eksternal, misalnya daya listrik atau baterai, untuk menghasilkan sinyal keluaran. Sumber daya tersebut nantinya dipakai untuk mengaktifkan komponen aktif pada sensor, seperti penguat sinyal/sirkuit pengubah.

Sementara, pada sensor pasif tidak memerlukan sumber daya eksternal. Ia dapat menghasilkan sinyal keluaran dari perubahan karakteristik atau sifat fisik bahan sensor saat terkena lingkungan atau stimulus fisik tertentu.

Halaman:

Advertisement