10 Contoh Sistem Informasi Manajemen Lengkap dengan Pengertian, Fungsi, dan Tujuannya
Dalam menjalankan bisnis, diperlukan adanya sistem informasi manajemen yang tertata. Namun, seperti apa sih contohnya? Baca selengkapnya di sini.
10. Transaction Processing System
Berbeda jauh dengan contoh sistem informasi manajemen sebelumnya, kali ini ada Transaction Processing System atau yang biasa dikenal dengan TPS.
Sistem informasi manajemen yang satu ini umumnya difungsikan sebagai pengolah data dalam jumlah yang besar. Selain itu, transaksi besar juga diolah menggunakan sistem ini.
Pengolahan data akan dilakukan secara rutin. Biasanya jenis perusahaan yang menggunakan sistem ini adalah perusahaan keuangan seperti bank, inventaris, dan lain sebagainya.
Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Untuk bisa membuat contoh sistem informasi manajemen dalam bisnis, kamu juga harus paham apa fungsi dari sistem ini sehingga penjabaran dan pembuatan sistem nantinya bisa lebih maksimal.
Secara umum ada beberapa fungsi sistem informasi manajemen. Di antara beberapa fungsinya bisa kamu simak di bawah ini lengkap dengan penjelasannya:
1. Memudahkan Proses Pengambilan Keputusan
Perencanaan sebuah sistem memang harus sesuai dengan informasi dan sumber yang valid. Informasi yang didapat juga harus merupakan fakta yang bisa dipercaya.
Dari informasi yang valid inilah nantinya keputusan bisa diambil dengan lebih mudah. Penggunaan sistem informasi manajemen akan membuat pengambilan putusan jadi terstruktur.
Untuk pengambilan keputusan, perusahaan bisa menggunakan sistem informasi manajemen jenis SPK (Sistem Pendukung Keputusan).
2. Meningkatkan Produktivitas
Ada banyak hal yang secara umum dapat mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan. Salah satunya adanya sistem informasi manajemen yang praktis dan fleksibel digunakan.
Dengan adanya sistem ini, perusahaan akan lebih mudah melakukan kinerjanya sesuai dengan posisinya. Selain itu data dan informasi yang dibutuhkan pun bisa terorganisir dengan baik.
Selain meningkatkan produktivitas, adanya sistem informasi manajemen juga dapat mengobrol sikap konsumsi perusahaan dengan mengendalikan pengeluaran organisasi.
Organisasi yang tidak menggunakan sistem manajemen informasi, biasanya akan lebih konsumsi dan boros dalam hal penanganan data perusahaan.
3. Penyelesaian Masalah Bisnis Jadi Lebih Mudah
Sistem Informasi manajemen atau yang biasa disebut dengan SIM ini memang pada dasarnya menyediakan informasi yang relevan dengan aspek kegiatan dalam perusahaan.
Sistem ini berjalan secara otomatis dalam koreksi kerelevansian antar data atau informasi. Maka jika terdapat ketidak cocokan data atau informasi, sistem akan secara otomatis menunjukkannya.
Tak hanya menunjukkan letak kesalahan, sistem ini juga akan memberikan solusi atau perbaikan data secara otomatis. Hal ini membuat penemuan solusi jadi lebih mudah.

