Contoh Soal AKM Numerasi dan Literasi SMA Kelas 11, Yuk Pelajari!
AKM dalam Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah di Indonesia. Ulik contoh soalnya dalam artikel ini.
2. Literasi matematika (numerasi)
Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika.
Tujuannya untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
Diketahui, literasi membaca dan numerasi ini sendiri mencakup beberapa kompetensi antara lain:
- Mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis
- Keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari
- Keterampilan memilah serta mengolah informasi.
Apa Tujuan AKM?
Mengutip dari laman Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diketahui dalam pembelajaran terdapat tiga komponen penting.
Diantaranya adalah kurikulum (apa yang diharapkan akan dicapai), pembelajaran (bagaimana mencapai) dan asesmen (apa yang sudah dicapai).
Asesmen hadir untuk mendapatkan informasi mengetahui capaian murid terhadap kompetensi yang diharapkan.
Sederhananya, AKM ini dirancang guna menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar, yang kemudian dapat meningkatkan hasil belajar murid.
AKM dirancang dengan tujuan untuk mengukur capaian peserta didik atau siswa dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi.
Tingkat kompetensi ini dapat dimanfaatkan guru untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas.
AKM akan mendukung program “teaching at the right point”. Pembelajaran yang dirancang berdasarkan AKM akan memudahkan murid menguasai kompetensi yang diharapkan.
AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.
Contoh Soal AKM Literasi Membaca dan Numerasi SMA Kelas 11
Berikut ini adalah contoh soal AKM literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) yang bisa menjadi bahan pembelajaran di rumah.
Contoh Soal AKM Literasi Membaca
1. Demikianlah kiranya yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, akhirnya dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim.
Seraya memohon ridho Tuhan YME, diklat Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Peduli Pendidikan II tahun 2007 di kota Tarakan, secara resmi saya nyatakan dimulai. Pernyataan di atas merupakan bagian dari?
a. Penutup wawancara
b. Penutup sambutan
c. Pembuka sambutan
d. Pembuka khutbah
2. Contoh-contoh seperti Bupati Subang Eep Hidayat, pengusaha real estate; Fauzi Saleh, pengusaha Bogasari Flour Mills dan Hard Rock Café menjadi menarik untuk dipelajari lebih lanjut.
Penggalian terhadap nilai-nilai yang mereka anut dalam menjalankan pemerintahan dan usaha berdasarkan konsep kepemimpinan Pelayan.
Hal ini menjadi pelajaran berharga yang layak disimak setiap pembaca buku ini.
Informasi pokok penggalan isi resensi buku di atas adalah?
a. Figur yang menerapkan kepemimpinan pelayan di bidang usaha dan politik
b. Figur yang mencetuskan kepemimpinan pelayan.
c. Figur pengusaha sukses dalam bisnis yang menerapkan kepemimpinan
d. Figur orang-orang kaya se-Indonesia yang memimpin dengan baik.
3. Kemajemukan masyarakat Indonesia berdasarkan jenis agama ditandai dengan keanekaragaman dalam hal cara beribadah berdasarkan?
a. Asal usul agama
b. Para penyebar agama
c. Para tokoh agama
d. Ajaran dalam kitab suci
4. Cermati potongan bait puisi W.S. Rendra Sajak Sebatang Lisong berikut!
Kita harus berhenti membeli rumus-rumus asing
Diktat-diktat hanya boleh memberi metode
Tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan
Kita mesti keluar ke jalan raya
Keluar ke desa-desa
Mencatat sendiri semua gejala
Dan menghayati persoalan yang nyata
Menurutmu, apa maksud larik-larik dalam puisi tersebut?
a. Keputusan untuk mengambil langkah
b. Keinginan untuk terus bertahan
c. Kemauan untuk bekerja keras
d. Keputusasaan terhadap keadaan


