17 Contoh Soal Biologi Evolusi Kelas 12 SMA dan Pembahasannya, Pilihan Ganda dan Essay
Simak contoh soal biologi evolusi kelas 12 SMA dan pembahasannya dalam bentuk pilihan ganda dan essay untuk memperdalam pemahaman materi evolusi.
Soal 5
Eksperimen yang dilakukan Weismann untuk memotong ekor tikus selama 50 generasi berturut-turut memberikan hasil keturunan tikus tetap lahir berekor normal.
Implikasi paling tepat dari hasil eksperimen ini terhadap teori evolusi adalah…
A. Membuktikan bahwa mutasi hanya terjadi pada sel germinal
B. Menyanggah gagasan bahwa sifat yang diperoleh selama hidup individu (fenotip hasil interaksi lingkungan) dapat diwariskan ke keturunan
C. Membuktikan teori seleksi alam Darwin secara langsung
D. Menunjukkan adanya isolasi reproduktif pada tikus
E. Membuktikan adanya genetic drift pada populasi tikus
Jawaban: B
Pembahasan:
Eksperimen yang dilakukan Weismann membuktikan pemisahan antara sel somatik (sel tubuh pada ekor yang dipotong) dan sel germinal (sel kelamin).
Karena perubahan pada sel somatik tidak memengaruhi sel germinal, sifat dapatan (hasil “penggunaan/tidak digunakannya” organ ala Lamarck) tidak diwariskan. Hasil eksperimen ini menyanggah langsung teori Lamarck, bukan membuktikan teori Darwin secara langsung (meskipun hasilnya turut mendukung gagasan bahwa pewarisan terjadi lewat materi genetik, sejalan dengan arah teori evolusi modern).
Soal 6
Di antara struktur berikut, yang termasuk organ analog (bukan homolog) dalam kajian bukti evolusi adalah…
A. Sayap kelelawar dan tangan manusia
B. Sayap burung dan sayap serangga
C. Sirip depan paus dan kaki depan kuda
D. Lengan manusia dan kaki depan katak
E. Kaki depan kucing dan tangan manusia
Jawaban: B
Pembahasan:
Untuk menjawab soal ini, pahami perbedaan kunci antara organ analog dan organ homolog.
Organ analog (evolusi konvergen): organ yang memiliki fungsi sama, tetapi struktur dasar dan asal-usul filogenetiknya berbeda. Organ ini muncul karena spesies yang berbeda menghadapi tekanan lingkungan yang mirip, contohnya pada sayap burung (modifikasi rangka tungkai depan vertebrata) dan sayap serangga (lipatan eksoskeleton berbahan kitin) yang sama-sama berfungsi untuk terbang, padahal struktur anatomi dasarnya berbeda.
Organ homolog (evolusi divergen): Organ yang mempunyai struktur dasar dan asal-usul embrional sama dari nenek moyang yang sama walaupun fungsinya berbeda karena faktor adaptasi terhadap lingkungan.
Soal 7
Sebuah populasi burung terpisah oleh terbentuknya pegunungan baru akibat aktivitas tektonik. Setelah ratusan ribu tahun, kedua populasi burung yang kembali bertemu di lembah yang sama ternyata sudah tidak bisa saling kawin secara alami. Proses spesiasi yang terjadi pada kasus ini termasuk tipe…
A. Spesiasi simpatrik
B. Spesiasi alopatrik
C. Spesiasi parapatrik
D. Poliploidi
E. Hibridisasi
Jawaban: B
Pembahasan:
Pahami konsep tipe spesiasi yang dibedakan berdasarkan ada tidaknya isolasi geografis yang memutus aliran gene (gene flow).
Spesiasi alopatrik terjadi ketika populasi terpisah secara geografis yang pada soal ditunjukkan oleh adanya pegunungan, sehingga aliran gen terputus. Seiring berjalannya waktu, masing-masing berevolusi independen sampai terbentuk isolasi reproduktif. Sementara itu, spesiasi simpatrik terjadi tanpa pemisahan geografis dalam wilayah yang sama.
Soal 8
Terdapat 25.000 penduduk di Kampung Bener, diketahui 1% penduduknya mengidap albino (kk, resesif). Jumlah penduduk pembawa sifat Kk heterozigot di Kampung Bener sebanyak…
A. 2.500 orang
B. 4.500 orang
C. 5.000 orang
D. 20.000 orang
E. 22.500 orang
Jawaban: B
Pembahasan:
q² = 1% = 0,01 → q = 0,1
p = 1 − q = 0,9
Heterozigot (2pq) = 2 × 0,9 × 0,1 = 0,18
Jumlah = 0,18 × 25.000 = 4.500 orang
Soal 9
Diketahui frekuensi alel resesif penyebab buta warna pada suatu populasi Pulau Zomana adalah 0,2. Setelah 10 generasi tanpa migrasi, mutasi, maupun seleksi terhadap gen tersebut, frekuensi alel dominan pada populasi di Pulau Zomana…
A. Meningkat secara bertahap
B. Menurun secara bertahap
C. Tetap 0,8 (tidak berubah)
D. Menjadi 0 karena tergantikan alel resesif
E. Tidak dapat ditentukan tanpa data ukuran populasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Pada soal ini, diterapkan konsep Hardy-Weinberg. Jika syarat kesetimbangan terpenuhi (populasi besar, kawin acak, tidak ada mutasi/migrasi/seleksi), maka frekuensi alel tetap konstan antar generasi. p = 1 − 0,2 = 0,8, dan akan tetap 0,8 selama tidak ada faktor pengganggu.
Soal 10
Sekelompok individu dari suatu populasi besar terdampar di Pulau Briston terisolasi akibat bencana, kemudian berkembang biak menjadi populasi baru. Frekuensi alel pada populasi baru ini ternyata sangat berbeda dari populasi asal. Penyebabnya bukan tekanan lingkungan yang berbeda, tetapi karena kebetulan komposisi genetik individu yang terdampar. Fenomena ini disebut…
A. Seleksi alam
B. Aliran gen (gene flow)
C. Efek pendiri (founder effect)
D. Mutasi berulang
E. Isolasi reproduktif
Jawaban: C
Pembahasan:
Soal ini menerapkan konsep hanyutan genetik atau genetic drift, yaitu perubahan frekuensi alel acak yang berdampak signifikan pada populasi kecil.
Jawaban C tepat karena founder effect merupakan bentuk genetic drift yang terjadi saat sebagian kecil individu memisahkan diri dari populasi induk dan menduduki wilayah baru. Komposisi genetik populasi yang baru tersebut hanya mewakili sebagian kecil variasi populasi asal secara kebetulan.
Halaman:

