Advertisement
Source : unsplash.com/id/@davidclode

17 Contoh Soal Biologi Evolusi Kelas 12 SMA dan Pembahasannya, Pilihan Ganda dan Essay

Simak contoh soal biologi evolusi kelas 12 SMA dan pembahasannya dalam bentuk pilihan ganda dan essay untuk memperdalam pemahaman materi evolusi.

24 Agustus 2026 Lailla
Ringkasan Artikel
  • Ringkasan materi kelas 12 tentang evolusi: mencakup definisi evolusi, mekanisme genetik (mutasi, aliran gen, genetic drift), Hukum Hardy-Weinberg, seleksi alam dan jenis-jenis seleksi, spesiasi, serta bukti evolusi dari fosil dan biokimia/molekuler.
  • Contoh soal menekankan konsep utama: isolasi reproduktif (prakawin/pascakawin, perilaku), seleksi alam (mis. Biston betularia, MRSA), postulat Darwin, eksperimen Weismann (menyangkal Lamarck), organ homolog vs analog, efek pendiri, perhitungan Hardy-Weinberg, fosil transisi (Tiktaalik), dan mode seleksi (disruptif).
  • Tujuan dan sumber: kumpulan soal beserta pembahasan ini sebagai latihan untuk menguji pemahaman dan mempersiapkan ujian; materi diambil dari buku Biologi SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek) dan artikel edukasi Mamikos.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pembahasan terkait evolusi seringkali dianggap hanya sebatas teori Charles Darwin. Padahal, sebenarnya di kelas 12 SMA kamu akan belajar banyak materi yang lebih dalam, mulai dari mekanisme genetik, Hukum Hardy-Weinberg, hingga bukti molekuler. 🧬📖

Selain perlu menguasai teori terkait evolusi, ada contoh soal biologi evolusi kelas 12 SMA dan pembahasannya sebagai referensi belajar yang bisa kamu gunakan berikut ini.

Kumpulan Contoh Soal Biologi Evolusi Kelas 12 SMA dan Pembahasannya

contoh soal biologi evolusi kelas 12 SMA dan pembahasannya, Pilihan ganda dan essay
unsplash.com/id/@davidclode
Rangkuman Materi Sosiologi SMA Kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

Evolusi yang berasal dari bahasa Inggris ‘evolution’ artinya perkembangan. Evolusi merupakan perubahan pada makhluk hidup yang terjadi perlahan dalam waktu yang sangat lama, contohnya pada tren evolusi garis keturunan kuda dari genus purba Eohippus yang ukurannya kecil menjadi Equus yaitu kuda modern saat ini.

Berdasarkan buku Biologi untuk SMA/MA Kelas 12 terbitan Kemendikbudristek yang ditulis Shilviani dkk., materi evolusi dipelajari pada bab 3.

Setelah belajar materi evolusi, harapannya kamu bisa menjelaskan definisi evolusi, berbagai teori terkait asal-usul makhluk hidup, mekanisme terjadinya evolusi beserta buktinya, prinsip adaptasi dan seleksi alam dengan mekanisme seleksi evolusi, prinsip genetic drift dan gene flow, perubahan frekuensi gen melalui hukum Hardy Weinberg, hingga perkembangan teori evolusi.

Jika ingin menguji pemahamanmu terkait materi tersebut, simak contoh soal biologi evolusi kelas 12 SMA dan pembahasannya berikut ini, ya.

13 Soal TKA Bahasa Indonesia SMA Kelas 12 2026 beserta Jawabannya Lengkap

Soal 1

Seorang peneliti menemukan dua populasi kadal yang secara morfologi identik, tetapi ketika dikawinkan tidak pernah menghasilkan keturunan walaupun hidup di habitat yang sama. Fenomena ini paling tepat dijelaskan sebagai bentuk…
A. Isolasi geografis
B. Isolasi perilaku
C. Isolasi ekologi
D. Isolasi reproduktif pascakawin
E. Isolasi reproduktif prakawin

Penjelasan Teori Evolusi Menyatakan bahwa Manusia Berasal dari Kera

Jawaban: E
Pembahasan:
Pahami konsep utama penghambat reproduksi, yaitu isolasi prakawin (mencegah terbentuknya zigot atau pembuahan) dan isolasi pascakawin (terjadi setelah pembuahan).
Pada kasus ini, perkawinan terjadi tetapi tidak pernah menghasilkan keturunan sama sekali karena pembuahan gagal secara fungsional, gamet, atau morfologis. Kegagalan yang terjadi sebelum atau pada saat pembuahan ini termasuk isolasi reproduktif prakawin, khususnya pada isolasi gamet.
Pilihan isolasi geografis salah karena pada soal disebutkan kedua populasi hidup di habitat yang sama. Sedangkan pilihan isolasi perilaku dan ekologi juga salah karena populasi tersebut tetap melakukan proses perkawinan. Sementara itu, isolasi pascakawin juga salah karena harus ditandai dengan terbentuknya zigot atau keturunan (namun keturunannya tidak mampu bertahan hidup atau mandul).

Soal 2

Populasi kupu-kupu Biston betularia di Inggris pada era industrialisasi mengalami peningkatan drastis jumlah individu bersayap gelap dibanding bersayap terang. Fenomena ini terjadi seiring menghitamnya batang pohon akibat polusi jelaga. Setelah regulasi udara diperketat dan batang pohon kembali cerah, populasi Biston betularia bersayap terang kembali dominan. Fenomena ini adalah bukti nyata dari…
A. Mutasi terarah akibat polusi
B. Seleksi alam yang bekerja pada variasi yang sudah ada dalam populasi
C. Adaptasi individu yang diwariskan (Lamarckisme)
D. Genetic drift akibat populasi kecil
E. Migrasi kupu-kupu dari populasi lain

Jawaban: B
Pembahasan:
Soal ini membutuhkan konsep seleksi alam yang bekerja menyeleksi variasi genetik yang sudah ada sebelumnya di dalam populasi berdasarkan perubahan tekanan lingkungan, bukan memicu individu untuk melakukan mutasi secara sengaja.
Pilihan jawaban B benar karena varian Biston betularia (gelap dan terang) sudah ada sejak awal dalam populasi akibat variasi genetik alami. Polusi jelaga yang menghitamkan pohon menjadikan varian gelap lebih tersamarkan oleh predator, sehingga angka kelangsungan hidupnya naik. Saat lingkungan kembali bersih, varian terang kembali diuntungkan.

Soal 3

Bakteri Staphylococcus aureus yang resisten terhadap antibiotik metisilin (MRSA) diketahui sudah ada sebelum antibiotik tersebut ditemukan, walaupun dalam jumlah yang sangat kecil. Pernyataan yang paling tepat untuk menjelaskan kemunculan populasi MRSA yang dominan setelah penggunaan antibiotik secara luas adalah…
A. Antibiotik menyebabkan mutasi resistensi pada bakteri yang terpapar
B. Bakteri belajar beradaptasi setelah berulang kali terpapar antibiotik
C. Antibiotik menyeleksi bakteri yang sudah resisten sejak sebelumnya, sehingga proporsinya meningkat
D. Resistensi menyebar melalui migrasi bakteri antar inang
E. Genetic drift menyebabkan sebagian besar bakteri menjadi resisten

Jawaban: C
Pembahasan:
Kamu perlu mengetahui bahwa antibiotik tidak menciptakan mutasi resisten, tetapi hanya berperan sebagai agen seleksi.
Pilihan jawaban C benar karena mutasi yang memicu resistensi metisilin (MRSA) sudah ada secara acak sebelum antibiotik digunakan. Pemberian antibiotik kemudian membunuh strain bakteri yang sensitif (non-resisten), sehingga bakteri yang sudah resisten bertahan hidup, bereproduksi, dan mendominasi populasi.

Soal 4

Perhatikan pernyataan terkait mekanisme evolusi berikut ini:
1.Tersedia variasi dalam suatu populasi
2.Variasi tersebut dapat diwariskan
3.Individu menghasilkan keturunan lebih banyak dari yang bisa didukung lingkungan
4.Individu dengan sifat tertentu memiliki peluang bertahan hidup dan bereproduksi lebih tinggi
Keempat pernyataan di atas merupakan postulat dasar dari teori…
A. Lamarck tentang use and disuse
B. Weismann tentang germ plasm
C. Darwin tentang seleksi alam
D. Hardy-Weinberg tentang kesetimbangan gen
E. de Vries tentang mutasi

Jawaban: C
Pembahasan:
Keempat poin di atas merupakan rangkuman postulat Darwin (dipengaruhi pemikiran Thomas Malthus terkait kompetisi sumber daya): variasi, heritabilitas, kelebihan produksi keturunan (struggle for existence), dan seleksi diferensial berdasarkan kesesuaian sifat dengan lingkungan.

Soal 5

Eksperimen yang dilakukan Weismann untuk memotong ekor tikus selama 50 generasi berturut-turut memberikan hasil keturunan tikus tetap lahir berekor normal.
Implikasi paling tepat dari hasil eksperimen ini terhadap teori evolusi adalah…
A. Membuktikan bahwa mutasi hanya terjadi pada sel germinal
B. Menyanggah gagasan bahwa sifat yang diperoleh selama hidup individu (fenotip hasil interaksi lingkungan) dapat diwariskan ke keturunan
C. Membuktikan teori seleksi alam Darwin secara langsung
D. Menunjukkan adanya isolasi reproduktif pada tikus
E. Membuktikan adanya genetic drift pada populasi tikus

Jawaban: B
Pembahasan:
Eksperimen yang dilakukan Weismann membuktikan pemisahan antara sel somatik (sel tubuh pada ekor yang dipotong) dan sel germinal (sel kelamin).
Karena perubahan pada sel somatik tidak memengaruhi sel germinal, sifat dapatan (hasil “penggunaan/tidak digunakannya” organ ala Lamarck) tidak diwariskan. Hasil eksperimen ini menyanggah langsung teori Lamarck, bukan membuktikan teori Darwin secara langsung (meskipun hasilnya turut mendukung gagasan bahwa pewarisan terjadi lewat materi genetik, sejalan dengan arah teori evolusi modern).

15 Rekomendasi Mapel Pilihan TKA bagi Siswa 12 SMA yang Ingin Daftar SNBP 2027

Soal 6

Di antara struktur berikut, yang termasuk organ analog (bukan homolog) dalam kajian bukti evolusi adalah…
A. Sayap kelelawar dan tangan manusia
B. Sayap burung dan sayap serangga
C. Sirip depan paus dan kaki depan kuda
D. Lengan manusia dan kaki depan katak
E. Kaki depan kucing dan tangan manusia

Jawaban: B
Pembahasan:
Untuk menjawab soal ini, pahami perbedaan kunci antara organ analog dan organ homolog.
Organ analog (evolusi konvergen): organ yang memiliki fungsi sama, tetapi struktur dasar dan asal-usul filogenetiknya berbeda. Organ ini muncul karena spesies yang berbeda menghadapi tekanan lingkungan yang mirip, contohnya pada sayap burung (modifikasi rangka tungkai depan vertebrata) dan sayap serangga (lipatan eksoskeleton berbahan kitin) yang sama-sama berfungsi untuk terbang, padahal struktur anatomi dasarnya berbeda.
Organ homolog (evolusi divergen): Organ yang mempunyai struktur dasar dan asal-usul embrional sama dari nenek moyang yang sama walaupun fungsinya berbeda karena faktor adaptasi terhadap lingkungan.

Soal 7

Sebuah populasi burung terpisah oleh terbentuknya pegunungan baru akibat aktivitas tektonik. Setelah ratusan ribu tahun, kedua populasi burung yang kembali bertemu di lembah yang sama ternyata sudah tidak bisa saling kawin secara alami. Proses spesiasi yang terjadi pada kasus ini termasuk tipe…
A. Spesiasi simpatrik
B. Spesiasi alopatrik
C. Spesiasi parapatrik
D. Poliploidi
E. Hibridisasi

Jawaban: B
Pembahasan:
Pahami konsep tipe spesiasi yang dibedakan berdasarkan ada tidaknya isolasi geografis yang memutus aliran gene (gene flow).
Spesiasi alopatrik terjadi ketika populasi terpisah secara geografis yang pada soal ditunjukkan oleh adanya pegunungan, sehingga aliran gen terputus. Seiring berjalannya waktu, masing-masing berevolusi independen sampai terbentuk isolasi reproduktif. Sementara itu, spesiasi simpatrik terjadi tanpa pemisahan geografis dalam wilayah yang sama.

Soal 8

Terdapat 25.000 penduduk di Kampung Bener, diketahui 1% penduduknya mengidap albino (kk, resesif). Jumlah penduduk pembawa sifat Kk heterozigot di Kampung Bener sebanyak…
A. 2.500 orang
B. 4.500 orang
C. 5.000 orang
D. 20.000 orang
E. 22.500 orang

Jawaban: B
Pembahasan:
q² = 1% = 0,01 → q = 0,1
p = 1 − q = 0,9
Heterozigot (2pq) = 2 × 0,9 × 0,1 = 0,18
Jumlah = 0,18 × 25.000 = 4.500 orang

Soal 9

Diketahui frekuensi alel resesif penyebab buta warna pada suatu populasi Pulau Zomana adalah 0,2. Setelah 10 generasi tanpa migrasi, mutasi, maupun seleksi terhadap gen tersebut, frekuensi alel dominan pada populasi di Pulau Zomana…
A. Meningkat secara bertahap
B. Menurun secara bertahap
C. Tetap 0,8 (tidak berubah)
D. Menjadi 0 karena tergantikan alel resesif
E. Tidak dapat ditentukan tanpa data ukuran populasi

Jawaban: C
Pembahasan:
Pada soal ini, diterapkan konsep Hardy-Weinberg. Jika syarat kesetimbangan terpenuhi (populasi besar, kawin acak, tidak ada mutasi/migrasi/seleksi), maka frekuensi alel tetap konstan antar generasi. p = 1 − 0,2 = 0,8, dan akan tetap 0,8 selama tidak ada faktor pengganggu.

Soal 10

Sekelompok individu dari suatu populasi besar terdampar di Pulau Briston terisolasi akibat bencana, kemudian berkembang biak menjadi populasi baru. Frekuensi alel pada populasi baru ini ternyata sangat berbeda dari populasi asal. Penyebabnya bukan tekanan lingkungan yang berbeda, tetapi karena kebetulan komposisi genetik individu yang terdampar. Fenomena ini disebut…
A. Seleksi alam
B. Aliran gen (gene flow)
C. Efek pendiri (founder effect)
D. Mutasi berulang
E. Isolasi reproduktif

Jawaban: C
Pembahasan:
Soal ini menerapkan konsep hanyutan genetik atau genetic drift, yaitu perubahan frekuensi alel acak yang berdampak signifikan pada populasi kecil.
Jawaban C tepat karena founder effect merupakan bentuk genetic drift yang terjadi saat sebagian kecil individu memisahkan diri dari populasi induk dan menduduki wilayah baru. Komposisi genetik populasi yang baru tersebut hanya mewakili sebagian kecil variasi populasi asal secara kebetulan.

Soal 11

Perbandingan urutan asam amino sitokrom c antara manusia dan beberapa spesies lain menunjukkan bahwa manusia mempunyai lebih sedikit perbedaan asam amino dengan simpanse dibanding dengan ayam, dan lebih sedikit perbedaan dengan ayam dibandingkan dengan ragi. Data ini paling tepat digunakan sebagai bukti evolusi dari bidang…
A. Anatomi perbandingan
B. Embriologi perbandingan
C. Biogeografi
D. Biokimia/molekuler
E. Paleontologi

Jawaban: D
Pembahasan:
Perlu kamu pahami bahwa bukti evolusi dikelompokkan berdasarkan disiplin ilmu pengujinya (anatomi, fosil, biogeografi, hingga molekuler).
Pilihan jawaban D tepat karena analisis perbandingan urutan asam amino pada protein (misalnya sitokrom c) atau sekuens DNA adalah domain dan bukti biokimia dan biologis molekuler. Semakin sedikit perbedaan rantai asam amino, semakin dekat hubungan kekerabatan evolusionernya.

Soal 12

Pada suatu tempat, ditemukan fosil Tiktaalik roseae, organisme purba yang memiliki sirip dengan struktur tulang menyerupai pergelangan tangan tetrapoda, tetapi juga memiliki sisik dan insang seperti ikan. Fosil ini paling tepat dikategorikan sebagai…
A. Fosil hidup (living fossil)
B. Fosil bentuk transisi (transitional fossil)
C. Fosil indeks (index fossil)
D. Bukti homologi tanpa nilai evolusioner
E. Bukti organ vestigial

Jawaban: B
Pembahasan:
Tiktaalik roseae adalah fosil transisi yang menghubungkan ikan bersirip cuping (lobe-finned fish) dengan tetrapoda awal (amfibi). Organisme ini memiliki karakteristik transisi yang unik, yaitu adanya sisik dan insang (karakter ikan) serta struktur tulang mirip pergelangan tangan (karakter tetrapoda darat).

Soal 13

Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan konsep mutasi dan seleksi alam dalam proses evolusi adalah…
A. Mutasi dan seleksi alam sama-sama bersifat acak/tidak terarah
B. Mutasi bersifat acak sebagai sumber variasi, sedangkan seleksi alam bekerja tidak acak dalam mempertahankan variasi yang menguntungkan
C. Seleksi alam menciptakan mutasi baru sesuai kebutuhan lingkungan
D. Mutasi selalu menguntungkan bagi individu yang mengalaminya
E. Seleksi alam dan mutasi keduanya terarah menuju kesempurnaan organisme

Jawaban: B
Pembahasan:
Pahami konsep bahwa evolusi merupakan kombinasi antara proses stokastik (acak) dan non-stokastik (terarah oleh lingkungan).
Pilihan jawaban B tepat karena mutasi bersifat acak (menciptakan variasi genetik baru tanpa diatur oleh kebutuhan organisme), sedangkan seleksi alam bekerja secara tidak acak (menyaring variasi yang menguntungkan untuk dipertahankan dan variasi yang merugikan untuk dieliminasi).

Soal 14

Dua spesies ikan yang hidup di danau yang sama menunjukkan warna dan pola kawin yang sangat spesifik, sehingga individu jantan spesies A tidak pernah tertarik pada betina spesies B meski secara fisik memungkinkan untuk kawin. Kasus ini merupakan contoh isolasi reproduktif berupa…
A. Isolasi habitat
B. Isolasi temporal
C. Isolasi perilaku (behavioral)
D. Isolasi mekanik
E. Isolasi gamet

Jawaban: C
Pembahasan:
Isolasi prakawin mencegah terjadinya perkawinan antar spesies melalui mekanisme spasial, temporal, atau perilaku.
Pilihan jawaban C tepat karena kasus pada soal dipicu oleh perbandingan pola kawin. Ketidaksesuaian perilaku tersebut membuat individu jantan dan betina dari dua spesies tidak saling mengenali sebagai pasangan, sehingga termasuk sebagai isolasi perilaku (behavioral isolation).

Soal 15

Perhatikan skema berikut: suatu populasi kadal memiliki variasi ukuran tubuh dari kecil hingga besar. Setelah predator baru masuk ke ekosistem dan lebih mudah menangkap kadal berukuran sedang, distribusi ukuran tubuh populasi generasi berikutnya menjadi bimodal (dominan kecil dan besar, sedikit yang sedang). Pola seleksi alam ini disebut…
A. Seleksi terarah (directional selection)
B. Seleksi stabilisasi (stabilizing selection)
C. Seleksi disruptif (disruptive selection)
D. Seleksi seksual
E. Seleksi buatan

Jawaban: C
Pembahasan:
Seleksi alam terhadap sifat kuantitatif terbagi menjadi seleksi terarah, penstabilan, dan pembelah atau disruptif.
Seleksi disruptif menguntungkan individu pada kedua ujing spektrum fenotipe (ekstrem kecil dan ekstrem besar) serta menyeleksi negatif individu fenotipe menengah (sedang).

Soal Essay Evolusi

Soal 16

Jelaskan bagaimana perubahan pada ekspresi gen perkembangan, seperti gen Hox, dapat mendorong inovasi evolusioner yang signifikan pada vertebrata! Gunakan contoh pembentukan anggota tubuh tetrapoda (tetrapod limb) untuk mendukung penjelasanmu.

Jawaban dan Pembahasan:

Perubahan pada gen perkembangan (developmental genes) atau elemen regulasinya dapat mengubah susunan spasial (spatial organization) atau pola anatomi tubuh tanpa harus membuat gen baru dari nol. Konsep ini merupakan inti dari bidang Evolusi-Perkembangan (Evo-Devo).

Mekanisme Perubahan Spasial: Gen Hox bertindak sebagai “master regulator” yang menentukan identitas posisi sel sepanjang sumbu tubuh selama embriogenesis. Ketika lokasi ekspresi gen Hox bergeser (misalnya dari bagian posterior ke ujung tunas anggota tubuh/ limb bud), sinyal morfogenik yang diterima sel-sel setempat ikut berubah.

Kasus Anggota Tubuh Tetrapoda: Pada nenek moyang vertebrata, pergeseran wilayah ekspresi gen Hox tertentu (seperti kelompok gen Hoxa dan Hoxd) ke area paling distal pada limb bud memungkinkan berkembangnya struktur baru berupa jari-jari tangan/kaki (digits). Inovasi anatomi ini menjadi kunci peralihan kehidupan organisme dari perairan ke darat.

Soal 17

Jelaskan konsep exaptation dalam biologi evolusi dan uraikan bagaimana organ kandung kemih renang (swim bladder) pada ikan modern dapat dijelaskan melalui mekanisme ini!

Jawaban dan Pembahasan:

Exaptation (eksaptasi) adalah proses evolusi saat suatu struktur anatomi atau sifat yang semula berevolusi untuk fungsi tertentu (atau tidak memiliki fungsi spesifik) kemudian dialihfungsikan untuk menjalankan fungsi baru yang mendukung kelangsungan hidup.

Penutup

Demikian artikel contoh soal biologi evolusi kelas 12 SMA dan pembahasannya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi belajar. 🧬📖

Jika tertarik mempelajari materi biologi terkait atau membutuhkan kisi-kisi ujian sekolah dan materi ujian, langsung cek artikel edukasi lainnya di blog Mamikos. Selamat belajar dan semoga sukses!

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement