17 Contoh Soal Biologi tentang Sel dan Jawabannya Lengkap untuk Bahan Belajar
Simak contoh soal biologi tentang sel lengkap dengan jawaban dan pembahasannya untuk membantu memahami struktur, fungsi, dan organel sel.
Mempelajari materi sel sangat penting untuk menghadapi ujian. Alasannya, contoh soal biologi tentang sel seringkali ditemukan di ujian biologi, seperti saat PTS, PAS, hingga TKA dan UTBK.
Sebagai bahan belajar, Mamikos memberikan berbagai macam contoh soal biologi tentang sel beserta jawabannya pada artikel berikut ini. 🧬🔬
Contoh Soal Biologi Tentang Sel

Masih ingat konsep sel?
Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil penyusun makhluk hidup. Unit tersebut bisa menjalankan kehidupan sebagaimana makhluk hidup pada umumnya.
Sel disebut unit terkecil karena bagian-bagian di dalamnya, seperti organel, tidak bisa menjalankan kehidupan secara mandiri di luar sel. Hanya sel secara utuh yang mampu melakukan fungsi kehidupan seperti respirasi, pertumbuhan, dan reproduksi.
Konsep sel dikemukakan oleh Robert Hooke, ilmuwan asal Inggris, saat mengamati sayatan gabus pada tahun 1665. Pengamatan inilah yang kemudian dikenal sebagai teori sel dan terus dikembangkan oleh ilmuwan lain.
Materi tentang sel merupakan fondasi hampir seluruh materi biologi lainnya, seperti genetika, bioteknologi, jaringan, sistem organ, dan masih banyak lagi.
Jika kamu belum memahami struktur dan fungsi sel dengan benar, kemungkinan kamu akan mengalami kesulitan saat dihadapkan dengan materi lain yang lebih kompleks.
Perlu kamu ketahui bahwa belajar sitologi atau ilmu tentang sel, tidak hanya cukup menghafal nama organel dan fungsinya.
Saat duduk di bangku sekolah menengah, kamu akan dihadapkan dengan materi sel yang lebih kompleks untuk menguji kemampuan pemahaman dan analisis tentang seluk beluk sel.
Untuk menguji pemahamanmu terkait materi sel, coba kerjakan soal-soal berikut ini, ya! 🔬
Soal 1
Jika sebuah mikroskop memiliki rangkaian tiga lensa dengan pembesaran masing-masing sebesar 5×, 5×, dan 7×, maka total pembesaran bayangan objek saat diamati menggunakan mikroskop tersebut adalah…
A. 25×
B. 35×
C. 17×
D. 175×
E. 245×
Jawaban: D. 175×
Pembahasan:
Perhitungan perbesaran total pada mikroskop majemuk yang menggunakan beberapa lensa tidak dijumlahkan, tetapi dikalikan antar-lensa. Rumus perhitungan perbesaran total:
Perbesaran total = lensa 1 x lensa 2 x lensa 3
= 5 x 5 x 7
= 175×
Soal 2
Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan bagian dari prinsip utama Teori Sel adalah…
A. Sel merupakan unit struktural dan fungsional dasar kehidupan
B. Sel-sel baru berasal dari pembelahan sel yang sudah ada sebelumnya (omnis cellula e cellula)
C. Seluruh makhluk hidup tersusun atas satu atau lebih sel
D. Setiap sel harus memiliki organel yang terbungkus membran
E. Aktivitas suatu organisme tergantung pada total aktivitas sel-sel penyusunnya
Jawaban: D. Setiap sel harus memiliki organel yang terbungkus membran
Pembahasan:
Pernyataan D salah karena tidak semua sel memiliki organel terbungkus membran. Sel prokariotik (seperti bakteri dan archaea) adalah sel hidup tetapi tidak memiliki organel bermembran maupun inti sel sejati (nukleus).
Soal 3
Pernyataan “sel hanya berasal dari sel sebelumnya” merupakan salah satu poin dalam teori sel yang dikemukakan oleh…
A. Robert Hooke
B. Rudolf Virchow
C. Antonie van Leeuwenhoek
D. Charles Darwin
E. Gregor Mendel
Jawaban: B
Pembahasan: Rudolf Virchow merumuskan prinsip “omnis cellula e cellula” pada tahun 1855, yang menegaskan bahwa sel baru hanya terbentuk melalui pembelahan sel yang sudah ada, bukan muncul secara spontan.
Soal 4
Struktur sel apa yang berfungsi mensintesis protein yang akan digunakan secara internal oleh sel itu sendiri?
A. Kromatin
B. Nukleolus
C. Ribosom
D. Retikulum endoplasma
E. Kompleks Golgi
Jawaban: C. Ribosom
Pembahasan:
Ribosom adalah organel non-membran yang berperan sebagai tempat utama terjadinya translasi RNA menjadi protein.
Secara khusus, ribosom bebas (free ribosomes) yang terlarut di dalam sitosol bertanggung jawab memproduksi protein-protein fungsional maupun struktural yang utamanya ditujukan untuk digunakan di dalam sel itu sendiri (seperti enzim-enzim glikolisis dan protein sitoskeleton).
Soal 5
Di manakah tempat terjadinya pembentukan atau perakitan subunit ribosom?
A. Nuclear pore
B. Nukleolus
C. Kromatin
D. Retikulum endoplasma
E. Kompleks Golgi
Jawaban: B. Nukleolus
Pembahasan:
Nukleolus (anak inti) adalah wilayah terpadat di dalam inti sel eukariotik yang berfungsi khusus sebagai tempat transkripsi RNA ribosom (rRNA) dan perakitan subunit ribosom.
Di nukleolus, molekul rRNA bergabung dengan protein-protein yang diimpor dari sitoplasma untuk membentuk subunit besar dan subunit kecil ribosom, sebelum akhirnya diekspor ke sitoplasma melalui nuclear pore atau pori nukleus.
Soal 6
Di antara struktur atau jenis sel berikut, manakah yang memiliki dinding sel?
A. Sel kulit manusia
B. Sel dari pohon pinus
C. Sel darah seekor kucing
D. Sel hati seekor tikus
E. Sel neuron seekor anjing
Jawaban: B. Sel dari pohon pinus
Pembahasan:
Dinding sel adalah lapisan luar yang kaku dan memberikan perlindungan serta bentuk struktural bagi sel-sel tumbuhan, Fungi, Alga, dan sebagian besar Bakteri. Pohon pinus merupakan tumbuhan kingdom Plantae, sehingga sel-selnya tersusun atas dinding sel bertulang selulosa.
Soal 7
Perbedaan mendasar antara sel prokariotik dan sel eukariotik terletak pada…
A. Ada tidaknya membran sel
B. Ada tidaknya membran inti
C. Ada tidaknya sitoplasma
D. Ukuran sel yang selalu lebih besar
E. Kemampuan bergerak
Jawaban: B. Ada tidaknya membran inti
Pembahasan:
Sel prokariotik tidak memiliki membran yang membungkus materi genetiknya, sehingga DNA berada bebas di sitoplasma pada area bernama nukleoid. Sel eukariotik memiliki nukleus dengan membran inti yang jelas, memisahkan DNA dari sitoplasma.
Soal 8
Berikut ini yang termasuk contoh organisme dengan sel prokariotik adalah…
A. Amoeba
B. Jamur ragi
C. Bakteri Escherichia coli
D. Sel darah merah manusia
E. Alga hijau
Jawaban: C. Bakteri Escherichia coli
Pembahasan:
Bakteri adalah organisme prokariotik karena tidak memiliki membran inti. Escherichia coli, jamur ragi, sel darah merah, dan alga hijau semuanya tergolong sel eukariotik.
Soal 9
Organel yang berisi enzim hidrolitik dan berfungsi mencerna organel rusak serta partikel asing yang masuk ke dalam sel disebut…
A. Vakuola
B. Lisosom
C. Peroksisom
D. Ribosom
E. Sentriol
Jawaban: B. Lisosom
Pembahasan:
Lisosom mengandung enzim hidrolitik yang aktif pada pH asam. Selain mencerna partikel asing lewat proses fagositosis, lisosom juga berperan dalam autofagi, yaitu mendaur ulang komponen sel yang sudah rusak.
Soal 10
Perpindahan molekul dari daerah berkonsentrasi tinggi ke daerah berkonsentrasi rendah tanpa memerlukan energi disebut…
A. Transpor aktif
B. Difusi
C. Endositosis
D. Eksositosis
E. Fagositosis
Jawaban: B. Difusi
Pembahasan:
Difusi adalah bentuk transpor pasif karena mengikuti gradien konsentrasi secara alami tanpa membutuhkan ATP. Contohnya adalah pergerakan oksigen dari alveolus paru-paru menuju pembuluh darah.
Soal 11
Peristiwa pindah silang atau crossing over yang meningkatkan variasi genetik terjadi pada tahap…
A. Profase I meiosis
B. Metafase mitosis
C. Anafase mitosis
D. Telofase II meiosis
E. Interfase
Jawaban: A. Profase I meiosis
Pembahasan:
Crossing over terjadi pada profase I meiosis saat kromosom homolog berpasangan membentuk tetrad dan bertukar segmen DNA.
Soal Sel HOTS
Soal 12
Saat Mira melakukan pengamatan sel menggunakan mikroskop, terlihat pembentukan pelat sel (cell plate) di bagian tengah sel serta nukleus yang mulai terbentuk di kedua sisi pelat tersebut. Kemungkinan besar, sel ini merupakan…
A. Sel hewan yang sedang mengalami sitokinesis
B. Sel tumbuhan yang sedang mengalami sitokinesis
C. Sel bakteri yang sedang membelah
D. Sel tumbuhan pada tahap metafase
E. Sel tumbuhan yang gagal melakukan pembelahan
Jawaban: B. Sel tumbuhan yang sedang mengalami sitokinesis
Pembahasan:
Sel tumbuhan memiliki dinding sel kaku yang terbuat dari selulosa, sehingga membran selnya tidak bisa “menciut” atau melekuk ke dalam dari luar seperti pada sel hewan. Sebagai gantinya, sel tumbuhan membentuk pelat sel di bagian tengah dari vesikel-vesikel Golgi yang berkumpul untuk membagi dua sitoplasma.
Prosesnya adalah sitokinesis karena pembentukan pelat sel dan kemunculan kembali membran inti/nukleus di kedua sisi menunjukkan sel sedang berada pada tahap pembagian sitoplasma (sitokinesis), yang terjadi tepat setelah/selama telofase akhir.
Soal 13
Vinblastin merupakan salah satu obat kemoterapi standar yang digunakan dalam pengobatan kanker. Karena kerja senyawa ini mengganggu perakitan mikrotubulus, efektivitas pengobatannya berkaitan erat dengan…
A. Terganggunya pembentukan benang spindel mitosis
B. Penekanan produksi protein siklin
C. Denaturasi miosin dan penghambatan pembentukan alur pembelahan (cleavage furrow)
D. Penghambatan proses replikasi atau sintesis DNA
E. Gangguan pada proses pembentukan dinding sel baru
Jawaban: A. Terganggunya pembentukan benang spindel mitosis
Pembahasan:
Mikrotubulus merupakan komponen utama sitoskeleton yang menyusun benang-benang spindel mitosis. Benang spindel ini berfungsi untuk mengikat dan memisahkan kromatid saudara ke kutub sel yang berlawanan selama proses pembelahan sel.
Ketika Vinblastin mengganggu perakitan mikrotubulus, benang spindel tidak dapat terbentuk dengan sempurna. Akibatnya, sel-sel kanker yang membelah secara cepat akan terhenti pada fase pembelahan (mitosis) dan mengalami kematian sel (apoptosis).
Soal 14
Salah satu perbedaan mendasar antara sel kanker dengan sel normal adalah sel kanker…
A. Tidak mampu melakukan sintesis atau replikasi DNA
B. Terhenti siklus selnya secara permanen pada fase S
C. Tetap membelah meskipun kondisinya sudah sangat padat dan saling berhimpitan
D. Tidak dapat berfungsi dengan baik karena terpengaruh oleh inhibisi bergantung kepadatan (density-dependent inhibition)
E. Membutuhkan molekul matriks ekstraseluler khusus untuk memicu mitosis
Jawaban: C. Tetap membelah meskipun kondisinya sudah sangat padat dan saling berhimpitan
Pembahasan:
Sel normal memiliki mekanisme kontrol pembelahan yang disebut inhibisi bergantung kepadatan (density-dependent inhibition). Ketika sel normal sudah saling bersentuhan dan memenuhi suatu area (padat), sinyal permukaan sel akan menghentikan pembelahan lebih lanjut.
Sebaliknya, sel kanker telah kehilangan mekanisme kontrol ini. Sel kanker terus membelah tanpa peduli ada batas ruang maupun kepadatan sel di sekitarnya, sehingga membentuk lapisan sel yang bertumpuk-tumpuk dan memicu terbentuknya tumor/massa jaringan terlepas dari apakah area tersebut sudah sangat padat (tightly packed).
Soal 15
Pada beberapa jenis organisme, proses mitosis dapat berlangsung tanpa diikuti oleh sitokinesis. Kondisi ini akan menghasilkan…
A. Sel yang memiliki lebih dari satu inti sel (multinucleated cell)
B. Sel-sel baru dengan ukuran yang jauh lebih kecil dari biasanya
C. Sel-sel hampa yang tidak memiliki inti sel sama sekali
D. Siklus sel yang berjalan tanpa melalui fase sintesis (fase S)
E. Sel yang langsung terikat mengalami kematian sel terprogram (apoptosis)
Jawaban: A. Sel yang memiliki lebih dari satu inti sel (multinucleated cell)
Pembahasan:
Mitosis adalah proses pembelahan inti sel (kariokinesis) yang membagi materi genetik menjadi dua inti anak. Sementara itu, sitokinesis adalah proses pembelahan sitoplasma yang memisahkan sel menjadi dua sel anak yang terpisah.
Jika mitosis berlangsung hingga selesai tetapi tidak diikuti oleh sitokinesis, maka materi genetik yang sudah terbagi dua akan tetap berada dalam satu ruang sitoplasma yang sama. Jika proses ini terjadi berulang kali, maka akan terbentuk sel tunggal berukuran besar dengan banyak inti (multinucleate/coenocytic cell) seperti yang ditemukan pada sel otot rangka atau beberapa jenis jamur dan alga.
Soal 16
Di antara peristiwa berikut, manakah yang TIDAK terjadi selama tahap mitosis?
A. Kondensasi atau pemadatan kromosom
B. Replikasi atau penggandaan DNA
C. Pemisahan kromatid saudara ke kutub sel
D. Pembentukan benang-benang spindel
E. Penataan kromosom di bidang ekuator
Jawaban: B. Replikasi atau penggandaan DNA
Pembahasan:
Replikasi DNA tidak berlangsung pada fase mitosis (fase M), tetapi terjadi sebelumnya pada fase S (Sintesis) yang merupakan bagian dari tahap Interfase. Selama interfase, sel memanjangkan dan menggandakan materi genetiknya agar siap dibagikan.
Soal 17
Suatu sel tertentu diketahui hanya memiliki setengah jumlah DNA dibandingkan dengan sel-sel lainnya pada jaringan yang sedang aktif melakukan mitosis. Sel yang dimaksud kemungkinan berada pada fase…
A. G₁
B. G₂
C. Profase
D. Metafase
E. Prometafase
Jawaban: A. G₁
Pembahasan:
Dalam siklus sel yang aktif membelah:
Pada fase G₁ (Gap 1), sel baru saja selesai membelah sehingga jumlah materi genetiknya (DNA) masih dalam kondisi dasar atau tunggal (misalnya 2n atau sejumlah c).
Pada fase S (Sintesis), terjadi replikasi DNA sehingga jumlah DNA melipat ganda menjadi dua kali lipat (2c).
Pada fase G₂, profase, dan metafase, replikasi DNA sudah selesai sempurna sehingga sel-sel pada tahap ini memiliki jumlah DNA dua kali lebih banyak (2c) dibandingkan sel yang berada pada fase G₁ (c).
Oleh karena itu, sel yang memiliki DNA setengah dari sel-sel yang berada pada fase G₂/profase/metafase adalah sel yang berada pada fase G₁.
Penutup
Demikian contoh soal biologi tentang sel yang dapat kamu jadikan referensi belajar. Pastikan kamu sudah memahami konsep sel, struktur dan fungsinya, kemudian mencoba mengerjakan soal-soal berbagai tingkat kesulitan tanpa melihat kunci jawaban dan pembahasannya.
Kamu bisa mendapatkan informasi lainnya terkait materi biologi di blog Mamikos. Selain itu, ada pula informasi untuk pelajar hingga mahasiswa. Selamat belajar, ya! 📚🧬
FAQ
Sel tumbuhan memiliki dinding sel, kloroplas, dan vakuola besar, sedangkan sel hewan tidak memiliki ketiganya tetapi memiliki sentriol yang berperan dalam pembelahan sel.
Nukleus menyimpan materi genetik berupa DNA dan mengatur seluruh aktivitas sel, termasuk proses sintesis protein dan pembelahan sel.
Mitosis menghasilkan dua sel anak yang identik secara genetik dengan sel induk untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, sedangkan meiosis menghasilkan empat sel anak haploid untuk reproduksi seksual dan menciptakan variasi genetik.
Referensi:
Penemu Sel, Sejarah, dan Perkembangan Konsep Sel [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/penemu-sel/
Reece, J.B., Urry, L.A., Cain, M.L., Wasserman, S.A., Minorsky, P.V. and Jackson, R.B., 2014. Campbell biology. 10th ed. Boston: Pearson Education.
Glencoe, 2008. Biology. Columbus, OH: McGraw-Hill
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




