Advertisement
Source : Palangkaraya.go.id

23 Contoh Tari Berpasangan beserta Asal Daerahnya di Indonesia Lengkap

Ingin tahu apa saja contoh tari tradisional Indonesia yang dilakukan secara berpasangan? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan informasinya untuk kamu!

29 Oktober 2023 M Ansor

Contoh-Contoh Tari Berpasangan beserta Asal Daerahnya

1. Tari Zapin (Riau)

Membaca kata zapin mungkin banyak yang akan langsung teringat salah satu lagu melayu terkenal dengan judul yang sama yaitu “zapin”.

Namun, tahukah kamu ternyata zapin juga merupakan salah satu seni tari tradisional yang ada di Indonesia.

Tari zapin merupakan salah satu tarian berpasangan yang m yang berasal dari masyarakat melayu yang tinggal di provinsi Riau.

Tarian ini memiliki sifat yang menghibur dan edukatif, di mana dulunya sering dijadikan sebagai media untuk berdakwah agama Islam.

Tari zapin merupakan perpaduan antara budaya Melayu dan Arab.

Di mana secara bahasa, kata zapin sendiri berasal dari Bahasa Arab, yaitu “Zafn” yang artinya gerakan kaki yang mengikuti rentak pukulan dengan cepat.

Selain itu, tarian ini juga ditampilkan dengan menggunakan iringan lagu dari Yaman.

Untuk iringan lagu atau musiknya tersebut, tarian ini menggunakan dua alat musik utama  yaitu marwas (gendang kecil) dan gembus.

Contoh Sinopsis Tari Kreasi serta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar

2. Tari Serampangan Dua Belas (Sumatera Utara)

Contoh tari berpasangan yang kedua yaitu tarian yang bernama serampangan dua belas.

Tarian ini berasal dari provinsi Sumatera Utara dan menjadi salah satu tarian dari daerah ini yang cukup terkenal dan banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia.

Tarian ini cukup unik karena di setiap gerakannya mengisahkan tentang proses percintaan di antara dua sejoli yang dimulai dari tahap perkenalan sampai akhirnya bisa ke jenjang pernikahan.

Tari Serampangan Dua Belas cukup syarat akan makna, di mana filosofi di balik dari tarian ini, yaitu apabila seseorang sudah memiliki pasangan yang cocok maka segeralah untuk menuju ke pelaminan dan jangan menunda-nundanya.

Tarian ini biasanya ditampilkan di berbagai acara mulai dari upacara adat, acara budaya, pesta pernikahan, maupun sebagai hiburan semata. 

Kini, tari dua belas serampangan tidak hanya disukai oleh masyarakat Sumatera Utara saja.

Masyarakat dari daerah Indonesia yang lainnya pun menyukai tarian ini karena memiliki gerakan yang simpel dan mudah untuk diikuti.

Halaman:

Advertisement