Contoh Teks Debat Tentang Politik Panjang beserta Strukturnya
Sudah tahu tentang bagaimana contoh teks debat tentang politik? Berikut ini Mamikos sajikan contohnya beserta strukturnya.
3. Debat
Debat menjadi struktur ketiga dan merupakan bagian inti dari acara debat. Di momen ini, pihak pro dan kontra akan saling memberikan sanggahan terhadap argumen yang disampaikan oleh lawan.
Namun, acara debat tidak ada pihak netral, maka selaku pemimpin moderator diberi hak untuk menjadi penengah. Bagian ini menjadi bagian yang paling menarik dan terseru dalam acara debat.
4. Kesimpulan
Struktur dalam contoh teks debat tentang politik selanjutnya adalah kesimpulan yang biasanya berisikan penyampaian hasil debat oleh pihak yang terlibat.
Biasanya tidak hanya terkait mosi, tapi juga pendapat dan sanggahan yang disampaikan.
5. Penutup
Struktur contoh teks debat tentang politik terakhir adalah penutup. Pada bagian ini moderator akan memberikan simpulan terhadap keseluruhan acara tanpa berpihak kepada pihak manapun.
Setelah membacakan hasil simpulan, moderator akan memberikan salam penutup kegiatan sebagai tanda bahwa acara debat sudah selesai.
Contoh Teks Debat Tentang Politik
Ada banyak sekali contoh teks debat yang bisa dijadikan referensi kamu saat ingin membuat teks debat, seperti contoh teks debat tentang politik berikut ini:
Mosi: Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Menjadi 3 Periode
Moderator:
Beberapa waktu belakangan muncul wacana mengenai masa jabatan presiden menjadi 3 periode.
Untuk perpanjangan masa jabatan presiden sendiri diperlukan amandemen UUD 145 yang mana perlu diperlukan juga dukungan MPR dan publik.
Wacana ini menimbulkan banyak kontroversi karena dianggap mengkhianati konstitusi negara. Respon Jokowi juga tidak selalu sama setiap kali menanggapi.
Jadi, apakah perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode harus dilakukan?
Tim Afirmasi:
Tim Afirmasi berpendapat bahwa perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode layak untuk dipertimbangkan.
Hal ini akan memberikan dampak positif karena presiden bisa memaksimalkan program kerjanya.
Masa jabatan presiden menjadi 3 periode akan membuat program kerja yang dibuat semakin jelas, memperlihatkan kemajuan.
Perkembangan negara akan terlihat dengan jelas dan mungkin lebih signifikan.
Tim Oposisi:
Kami dari tim oposisi menolak dengan tegas wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.
Hal ini jelas bertentangan dengan konstitusi negara karena harus melakukan amandemen UUD 1945.
Jika hal ini terjadi, maka akan terjadi amandemen konstitusi yang bisa menjadi presiden dan membuka kotak pandora untuk perubahan konstitusional lainnya.
Ketidakjelasan masa jabatan akan mengantarkan bangsa ini mengalami periode otoritarianisme yang ditandai dengan masa jabatan yang tidak terbatas.
Hal ini akan menyertakan adanya praktik koruptif dan kolutif.
Halaman:

