Contoh Teks Diskusi tentang Kenakalan Remaja dan Pergaulan Bebas Singkat beserta Strukturnya
Contoh teks diskusi tentang kenakalan remaja dapat menjadi acuan agar kamu lebih bijak menghadapi fase tersebut. Pastikan peran orang tua dan lingkungan sekitar juga mendukung.
3. Merokok
Contoh teks diskusi tentang kenakalan remaja selanjutnya adalah tentang merokok.
Sebagian remaja saat ini sudah terpengaruh untuk mengonsumsi rokok tanpa menghiraukan dampaknya.
Isu
Orang tua mengeluh karena anak-anak mereka saat ini sudah merokok. Selain mengganggu kesehatan, para remaja tersebut juga selalu menyalahgunakan uang jajan demi membeli rokok.
Argumen pro
Saat anak-anak mulai merokok, mereka akan kecanduan untuk mencobanya terus-menerus. Hal ini disebabkan karena rokok mengandung nikotin yang memberi efek menenangkan.
Dengan demikian, mereka bisa menggunakan berbagai cara agar bisa membeli rokok, termasuk dengan uang jajan untuk sekolah.
Jika orang tua merasa terganggu akan hal tersebut, maka itu adalah hal yang wajar. Mereka dapat menegur atau bahkan memberikan hukuman sebagai efek jera.

Advertisement
Argumen kontra
Menurut saya, tindakan orang tua yang mengeluh tentang perilaku anaknya memang hal yang benar. Namun, jika sudah mengetahui penyebabnya, maka segera dihentikan.
Misalnya, memberikan uang jajan yang pas untuk makan saja. Mereka tidak mungkin akan membeli rokok yang harganya cukup mahal jika uang jajannya kecil.
Selain itu, orang tua juga dapat meminta bantuan guru untuk menertibkan siswa-siswa yang merokok sembarangan.
Kesimpulan
Merokok dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Jika anak-anak yang masih remaja sudah merokok, maka potensi gangguan kesehatannya akan lebih tinggi.
Kebiasaan merokok dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti teman sepergaulan, sikap permisif orang tua, serta untuk mendapatkan kepuasan psikologis.
4. Masa Remaja
Nah, ini adalah contoh teks diskusi tentang kenakalan remaja yang terakhir. Teks berikut akan membahas tentang masa remaja dengan segala problematikanya.
Isu
Masa remaja adalah masa pengalihan dari masa kanak-kanan ke masa dewasa. Pada masa ini, seseorang akan mengalami perubahan fisik dan mental secara drastis.
Oleh karena itu, banyak diantaranya yang merasa terkejut dan belum siap. Mereka senang mencoba berbagai hal baru tanpa memperhatikan apakah itu benar atau salah.
Argumen pro
Remaja merupakan seseorang yang berusia 10-18 tahun. Pada waktu ini, mereka mengalami proses pubertas dengan kondisi emosi yang tidak stabil.
Oleh karena itu, bukan hal aneh jika mereka melakukan berbagai hal yang menyimpang maupun tidak bisa ditoleransi masyarakat.
Bahkan, jika hal tersebut terjadi, maka anak tersebut tidak dapat dihukum karena masih di bawah umur. Dengan begitu, penyelesaian secara kekeluargaan menjadi umum untuk dilakukan.
Kenakalan remaja bukan sepenuhnya kesalahan dari remaja tersebut, Namun, juga dapat disebabkan karena orang tua yang telah salah mendidik mereka.