Contoh Teks Editorial tentang Sampah di Sekolah Sesuai Strukturnya

Contoh Teks Editorial tentang Sampah di Sekolah Sesuai Strukturnya — Apakah kamu sudah tahu bagaimana cara menyusun teks editorial yang benar dan sesuai dengan strukturnya?

Apabila belum, jangan khawatir sebab Mamikos punya ulasan lengkapnya. Dalam artikel ini contohnya, kamu bisa menyimak seperti apa contoh teks editorial tentang sampah di Indonesia yang sesuai dengan strukturnya.

Pastikan untuk menyimak informasi yang berhasil Mamikos rangkum di sini hingga selesai.

Struktur dan Contoh Teks Editorial Tentang Sampah di Sekolah

pexels.com/Cottonbro Studio

Menyusun sebuah teks editorial yang sesuai dengan strukturnya tidaklah sulit, asalkan kamu sudah tahu tema apa yang hendak diangkat dan bentuk dari strukturnya itu sendiri.

Jika kamu masih ragu dalam menyusun teks editorial tersebut, jangan khawatir sebab di sini Mamikos sudah punya ulasan dan contoh-contoh teks editorial tentang sampah di sekolah.

Bukan hanya contoh teks editorial tentang sampahnya saja yang bakal kamu baca. Tapi teks editorial tersebut sudah dalam bentuk yang sempurna sebab sesuai dengan strukturnya.

Tujuan Penyusunan Teks Editorial

Penyusunan sebuah teks editorial memiliki tujuan sama seperti pada penyusunan teks lainnya. Di bagian ini akan Mamikos jabarkan apa saja tujuan dari penyusunan teks editorial tersebut.

Adapun beberapa tujuan dari penulisan teks editorial sudah Mamikos rangkum dengan saksama berikut ini:

  • Mengajak para pembaca untuk merenungkan isu, peristiwa atau kejadian yang sedang menjadi sorotan saat itu.
  • Memberi kesempatan bagi para pembaca agar dapat tergerak dalam menanggapi suatu isu atau peristiwa yang terjadi usai membaca teks editorial yang dibuat oleh penulisnya.
  • Menuangkan pendapat tertentu mengenai isu yang sedang diperbincangkan oleh masyarakat secara terus menerus.
  • Memberi pemahaman lebih detail dan mendalam kepada para pembaca mengenai isu atau peristiwa aktual yang sedang terjadi.
  • Menyajikan materi kepada para pembaca yang dapat dijadikan masukan sebagai bentuk penyelesaian problem (solusi) atas isu yang sedang menjadi perbincangan.

Mengenali Sejumlah Ciri Teks Editorial

Sama seperti dengan penyusunan teks lainnya, pada teks editorial juga terdapat ciri-ciri tersendiri.

Teks editorial mempunyai beberapa ciri atau karakteristik yang menjadi pembeda dengan jenis teks lainnya.

Adapun beberapa ciri dari teks editorial yang dapat kamu kenali secara langsung sudah Mamikos jabarkan di bawah ini:

a. Memiliki sifat aktual dan faktual:

Maksudnya adalah dalam teks editorial terdapat pembahasan akan informasi yang sifatnya hangat atau sedang sering menjadi perbincangan oleh masyarakat secara luas namun tetap mengedepankan fakta.

b. Memiliki sifat sistematis dan logis:

Maksudnya adalah dalam teks editorial yang disusun penulis harus memperhatikan sistematika dan logikanya.

Artinya, teks satu ini disusun sesuai dengan struktur sekaligus kaidah kebahasaannya sendiri. Tak ketinggalan seluruh informasi yang diangkat dalam teks editorial masuk akal atau bukan imajinasi atau karangan dari penulisnya.

c. Memiliki sifat argumentatif:

Maksudnya adalah dalam teks editorial akan berisi pendapat, pandangan atau argumentasi pribadi dari penulisnya tentang isu atau informasi yang sedang dibahas atau diangkat dalam teks editorial.

Contoh Teks Editorial tentang Sampah di Sekolah

Di bagian ini kamu dapat menyimak secara langsung bentuk dan contoh teks editorial tentang sampah di sekolah yang sudah disusun berdasarkan strukturnya yang benar.

Mari langsung simak saja contoh teks editorial tentang sampah di sekolah yang sesuai dengan strukturnya tersebut sebagai berikut:

1. Contoh Teks Editorial tentang Sampah di Sekolah Pertama

Pernyataan Pendapat

Kebiasaan membuang sampah secara sembarangan seolah-olah telah tertanam di benak masyarakat Indonesia sejak mereka masih kecil. Bagaimana tidak, orang tua secara tidak sadar justru mengajarkan cara membuang sampah yang tidak benar dan baik kepada anak-anak mereka.

Contohnya dapat dilihat langsung dari kejadian orang tua yang dengan gampang melempar sampah dapur ke sungai atau depan rumah dan hal tersebut dianggap lumrah saja.

Yang lebih parahnya lagi, kebiasaan satu ini dianggap wajar saja dan tidak dianggap sebagai sesuatu yang salah dan harus dibenahi. Padahal sampah yang tertumpuk di sungai tersebut lama kelamaan akan menyumbat aliran air. Bahkan hanya dengan curah hujan yang sedikit, banjir bisa saja tidak dapat dielakan.

Kurangnya kesadaran di tengah masyarakat Indonesia ini tentu saja memerlukan waktu yang lama agar kesadaran akan kebersihan dapat tercipta dan menjadi kebiasaan.

Argumentasi

Menurut saya, bukan hanya orang miskin saja yang punya kebiasaan membuang sampah secara sembarangan. Sebab orang kaya juga melakukannya.

Contoh nyatanya dari peristiwa seseorang yang membuang begitu saja sampah bekasnya keluar dari kaca mobil saat di jalan raya.

Lalu contoh lain juga bisa dijumpai di sekolah. Seorang murid secara tidak sadar membuang dan menimbun sampah bekas jajannya di kolong meja yang dapat menjadi sumber penyakit.

Lalu yang menjadi pertanyaan, mengapa orang yang punya mobil, dapat menjaga kebersihan di mobilnya sendiri namun tidak memedulikan kebersihan di jalanan publik?

Sampah yang dibuang sembarangan dari kaca jendela atau murid yang menimbun bekas jajannya di kolong meja bukan hanya akan menimbun sampah tapi juga bakal jadi sumber masalah lain di kemudian hari.

Yang saat ini dibutuhkan tentu saja kesadaran akan pentingnya menjaga diri masing-masing dan orang lain untuk menjalani hidup sehat dan lebih bersih.

Masyarakat yang hidup di bantaran sungai dapat dengan mudahnya membuang sampah ke dalam sungai daripada membuangnya ke tong sampah.

Kebiasaan tersebut tentu saja sudah dilakukan sejak lama, sebab menurut mereka membuang sampah ke sungai tidak memakan banyak waktu sebab hanya cukup melemparkannya saja.

Dan bukan rahasia umum lagi apabila ada tanah kosong, pasti akan dipenuhi oleh sampah-sampah rumah tangga yang dimulai oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Penegasan Ulang Pendapat

Diharapkan kedepannya masyarakat kita dapat lebih sadar akan bahaya membuang sampah sembarangan. Hal tersebut dapat dimulai dari lingkup sekolah.

Pemerintah harusnya menyediakan tong sampah gratis dan merata bagi semua masyarakat yang tak mampu. Masyarakat juga tak perlu dipungut biaya untuk iuran sampah.

2. Contoh Teks Editorial tentang Sampah di Sekolah Kedua

Pernyataan Pendapat

Sejak kecil, masyarakat Indonesia seakan kurang peduli dengan lingkungan dan sudah terbiasa dengan membuang sampah sembarangan. Padahal hal tersebut kurang baik. Di sekolah, kadang kejadian membuang sampah sembarangan ini tak terelakan.

Hal yang membuang kebiasaan ini terus menerus diwariskan adalah karena kurangnya kesadaran orang tua untuk mengajarkan pada anaknya agar membuang sampah dengan lebih baik di tempat sampah.

Sehingga, praktik membuang sampah sembarangan yang semula dimulai di lingkup keluarga jadi melebar ke lingkup sekolah di mana anak-anak jadi terbawa kebiasaan membuang sampah sembarangan juga.

Padahal sampah yang dibuang sembarangan dapat menyebabkan bencana alam yang serius seperti banjir.

Argumentasi

Kebiasaan membuang sampah sembarangan tersebut harus segera disadari untuk dijauhi atau dihilangkan pada diri masyarakat secara luas. Tujuannya tentu saja supaya dapat tercipta lingkungan yang jauh lebih bersih dan nyaman.

Sering sekali, para orang tua luput dan tidak mengingatkan anak-anaknya untuk membuang sampah ke tempatnya. Sehingga kebiasaan tersebut terus terbawa hingga ke lingkup sekolah.

Ini saatnya para orang tua sadar bahwa hal tersebut adalah kebiasaan yang harus ditinggalkan jika ingin punya masa depan yang lebih cerah dan tidak membiasakan diri membuang sampah sembarang tempat.

Pernyataan Ulang Pendapat

Lingkungan yang bersih akan sampah menjadi tugas setiap individu dan dapat dimulai dari rumah dan lingkup sekolah.

Masyarakat dapat memulai kebiasaan tersebut dari rumah dan sekolah agar terciptanya kebiasaan baik membuang sampah pada tempatnya.

Bahasan dan contoh teks editorial tentang sampah di sekolah sesuai strukturnya dalam artikel ini harus Mamikos akhiri dulu.

Apabila kamu merasa bahwa bahasan dari artikel contoh teks editorial tentang sampah di sekolah yang sesuai dengan strukturnya ini bermanfaat, jangan ragu membagikan ulang di postingan media sosialmu.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta