Contoh Teks Eksplanasi 2, 3, dan 4 Paragraf Singkat dan Menarik
Teks eksplanasi dapat hadir dengan tema apapun. Panjang paragrafnya bervariasi. Berikut beberapa contoh teks eksplanasi dengan panjang dua sampai empat paragraf.
Pendidikan
(Pernyataan Umum) Pendidikan merupakan proses pembelajaran dengan pengubahan sikap serta penyebaran ilmu pengetahuan. Salah satu cara untuk mengenyam pendidikan yang paling umum adalah melalui pendidikan sekolah.
(Deretan Penjelas dan Interpretasi/Kesimpulan) Di sekolah, murid mendapatkan pendidikan sesuai dengan kurikulum sekolah yang biasanya disesuaikan dengan kurikulum pemerintah. Sehingga, murid bisa mendapatkan berbagai ilmu yang kemudian hari bisa digunakan untuk hidup di dalam masyarakat luas. Pendidikan dianggap penting untuk kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu, sejak Juni 2015, pemerintah di Indonesia mewajibkan sekolah 12 tahun bagi masyarakat.
Contoh Teks Eksplanasi 3 Paragraf
Berikut ini adalah beberapa contoh teks eksplanasi tiga paragraf yang bisa menjadi referensi kamu.
Kecelakaan Lalu Lintas di Tasikmalaya
(Pernyataan Umum) Memasuki puncak arus balik H +7 atau Minggu (21/11) sekira pukul 14.00 WIB, arus lalu lintas kendaraan yang melalui jalur selatan, yang melintas di wilayah Tasikmalaya sempat terhambat sekira dua jam. Sumber kemacetan berada di tanjakan Gentong kilometer 75 atau ruas jalan sekitar Kampung Cingere, Desa Cirahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.
(Deretan Penjelas) Kondisi ini terjadi akibat adanya kecelakaan yang menimpa bus pariwisata tujuan Bandung nopol Z 768 TA menghantam tebing. Pasalnya, bus itu tidak kuat melalui tanjakan di daerah tersebut, sehingga menyebabkan lajunya terhenti dan langsung terseret mundur. Bus baru bisa berhenti setelah bagian belakangnya menghantam tebing.
(Interpretasi/Kesimpulan) Demikian, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Akan tetapi, ada sebuah sepeda motor bernopol B 6765 CBO yang ditumpangi dua orang, saat kejadian berada di belakang bus sehingga keduanya terjatuh. Akibat terjatuh dua penumpang sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.
Pandemi Virus Corona
(Pernyataan Umum) Virus Corona atau COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) merupakan pandemi yang pertama kali ditemukan di daerah kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019 lalu. Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan menyebar ke berbagai wilayah. Virus Corona sendiri sudah masuk ke Indonesia pada awal bulan Maret 2020 dan hingga kini masih terus menyebar.
(Deretan Penjelas) Virus Corona adalah bentuk kumpulan virus yang mampu menginfeksi sistem pernafasan manusia. Kemudian virus ini akan terus menginfeksi jika imun tubuh lemah dapat berujung pada kematian. Â Karena penyebarannya yang sangat cepat dan luas, virus Corona telah ditetapkan sebagai pandemi global hingga saat ini. Dan menyebabkan banyak kerugian bagi semua pihak.
(Interpretasi/Kesimpulan) Rajin mencuci tangan dan mengenakan masker ketika keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus ini. Kita semua berharap agar virus ini menghilang secepatnya dan kondisi kembali seperti sedia kala.
Batik
(Pernyataan Umum) Batik merupakan kain bergambar khas Indonesia. Pembuatannya dilakukan secara khusus, dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain tersebut. Kemudian, kain tersebut diolah dengan proses tertentu.
(Deretan Penjelas) Sejak 2 Oktober 2009, teknik pembuatan batik telah diakui sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO. Sejak saat itu, Hari Batik diperingati setiap tanggal 2 Oktober setiap tahunnya.
(Interpretasi/Kesimpulan) Sebagai ikon budaya penting di Indonesia, batik dikenakan masyarakat Indonesia untuk berbagai keperluan acara, baik sebagai busana kasual maupun formal.
Contoh Teks Eksplanasi 4 Paragraf
Di bawah ini merupakan beberapa contoh teks eksplanasi empat paragraf yang bisa menjadi referensi kamu.
Banjir
(Pernyataan Umum) Mendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS). Banjir dapat terjadi karena alam dan tindakan manusia. Penyebab alami banjir adalah erosi dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, kapasitas sungai, drainase lahan, dan pengaruh air pasang. Penyebab banjir karena tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan, pembuangan sampah, kawasan padat penduduk di sepanjang sungai, dan kerusakan bangunan pengendali banjir.
(Deretan Penjelas) Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi berkurang. Hujan yang jatuh ke tanah airnya akan menjadi aliran permukaan (run-off) di atas tanah dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung pada kondisi tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi permukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti menjadi permukiman dengan resistensi aliran permukaan kecil.
Perubahan tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir dibandingkan dengan yang lainnya. Apabila suatu hutan yang berada dalam suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan meningkat antara 6 sampai 20 kali. Angka 6 dan angka 20 ini bergantung pada jenis hutan dan jenis permukiman. Demikian pula untuk perubahan yang lainnya akan terjadi peningkatan debit puncak yang signifikan. Deforestasi, degradasi lingkungan, dan pembangunan kota yang penuh dengan bangunan beton dan jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan drainase, daerah resapan, dan tanpa memperhatikan data intensitas hujan dapat menyebabkan bencana alam banjir.
(Interpretasi/Kesimpulan) Pembuangan sampah di DAS membuat sungai tersumbat sampah. Jika air melimpah, air akan keluar dari sungai karena daya tampung saluran berkurang. Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat menjadi penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan kumuh dikenal sangat penting sebagai faktor sosial terhadap masalah banjir daerah perkotaan.
Halaman:

