5 Contoh Teks Eksplanasi Pelangi beserta Struktur dan Kesimpulannya untuk Tugas Sekolah
Teks eksplanasi ialah jenis teks yang disusun untuk menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam maupun sosial secara logis dan sistematis.
Melatih cara berpikir logis dan kritis dalam memahami bagaimana dan mengapa suatu fenomena bisa terjadi secara ilmiah dapat dipelajari dengan teks eksplanasi.
Dalam sebuah tugas sekolah, topik mengenai pelangi sangat sering digunakan karena memiliki struktur fisika yang jelas dan menarik untuk dibahas dari berbagai sudut pandang.
Kumpulan contoh teks eksplanasi pelangi sudah Mamikos rangkum dengan saksama di sini berikut struktur dan kesimpulannya yang dapat langsung kamu gunakan sebagai referensi belajar maupun bahan penyusunan tugas yang lengkap dan informatif. ✏️📚
🧑🎓
Daftar Isi
- Daftar Contoh Teks Eksplanasi Pelangi beserta Struktur dan Kesimpulannya
- Contoh-contoh Teks Eksplanasi Pelangi untuk Tugas Sekolah
- 1. Teks Eksplanasi: Mengapa Pelangi Sering Muncul Setelah Hujan?
- 2. Teks Eksplanasi: Fenomena Pelangi Buatan
- 3. Teks Eksplanasi: Fenomena Pelangi Merah saat Matahari Terbenam
- 4. Teks Eksplanasi: Fenomena Kabut Pelangi
- 5. Teks Eksplanasi: Mengapa Manusia Tidak Pernah Bisa Menyentuh Ujung Pelangi?
- Tata Cara Menulis Teks Eksplanasi yang Bisa Diikuti
Daftar Contoh Teks Eksplanasi Pelangi beserta Struktur dan Kesimpulannya

Faktanya, mempelajari teks eksplanasi secara langsung dari contoh secara rutin dapat membantu mempercepat pemahaman seperti pola strukturnya yang benar.
Mulai dari pernyataan umum hingga urutan sebab-akibat, sekaligus memperkaya kosa kata teknis dan konjungsi kausalitas secara alami.
Melalui contoh teks eksplanasi pelangi di artikel ini, contohnya, kamu dapat melihat secara praktis bagaimana gagasan ilmiah disajikan secara logis dan terstruktur tanpa harus menghafal teori tata bahasa yang kaku.
Hal tersebut juga akan memudahkan kamu dalam menirukan seperti apa alur berpikir kritis serta menerapkannya secara langsung saat menyusun tulisan ilmiah atau tugas sekolah sendiri nantinya.
Contoh-contoh Teks Eksplanasi Pelangi untuk Tugas Sekolah
Contoh teks eksplanasi pelangi dengan sudut pandang dan fokus topik yang beragam lengkap dengan strukturnya sudah Mamikos himpun pada uraian berikut:
1. Teks Eksplanasi: Mengapa Pelangi Sering Muncul Setelah Hujan?
Pernyataan Umum
Kemunculan pelangi hampir selalu identik dengan peristiwa selepas hujan. Fenomena alam satu ini jarang sekali terjadi saat langit benar-benar cerah tanpa awan atau ketika hujan deras sedang berlangsung sangat deras. Terdapat kondisi cuaca spesifik yang menyebabkan pelangi hadir persis setelah hujan reda.
Urutan Sebab-Akibat
- Ketersediaan Medium: Saat hujan baru saja reda, atmosfer bumi masih dipenuhi miliaran tetesan air kecil (water droplets) yang melayang-layang di udara. Tetesan air tersebutlah yang berfungsi sebagai “prisma alami” yang membentuk warna pelangi.
- Celah Cahaya Matahari: Setelah hujan, awan tebal mulai pecah dan menyisa, yang memungkinkan sinar matahari langsung menembus celah-celah awan tersebut.
- Proses Pembiasan: Sinar matahari yang lolos menembus tetesan air yang tersisa di udara. Pada momen transisi inilah dimana ada air dan cahaya matahari secara bersamaan, maka proses pembiasan, pemantulan, dan penguraian cahaya dapat terjadi secara optimal.
- Jika hujan terlalu deras, awan hitam menutupi matahari sehingga cahaya tidak dapat lewat. Sebaliknya, jika atmosfer sudah terlalu kering, tidak ada media air untuk membiaskan cahaya sama sekali.
Interpretasi (Kesimpulan)
Pelangi paling sering terlihat setelah hujan karena pada di momen itu kondisi ideal terpenuhi. Partikel air di udara masih cukup melimpah untuk membiaskan cahaya, dan awan sudah cukup terbuka bagi sinar matahari untuk masuk.
2. Teks Eksplanasi: Fenomena Pelangi Buatan
Pernyataan Umum
Pelangi tidak hanya terbentuk secara alami di langit selepas hujan. Manusia dapat menciptakan fenomena pelangi buatan secara mandiri menggunakan prinsip fisika yang sederhana, baik secara sengaja untuk eksperimen maupun tidak sengaja di kehidupan sehari-hari.
Urutan Sebab-Akibat
- Sumber Cahaya dan Partikel Air: Pelangi buatan memerlukan sumber cahaya terang (seperti matahari atau senter) dan media pembias (seperti semprotan air/selang, gelembung sabun, atau prisma kaca).
- Penyemprotan Air: Ketika kita menyemprotkan air hingga membentuk kabut tipis di bawah terik matahari, butiran air tersebut akan bertindak persis seperti tetesan air hujan di atmosfer.
- Pembelokan Cahaya: Cahaya yang menembus butiran air dari semprotan akan dibiaskan dan kemudian memantul ke mata kita pada sudut 40–42 derajat.
- Hasil Penguraian: Penguraian warna Mejikuhibiniu pun akan langsung terlihat pada skala kecil di sekitar area semprotan air.
Halaman:



