Advertisement
Source : unsplash.com/@cytonn_photography

4 Contoh Teks Negosiasi sesuai Strukturnya Orientasi, Permintaan, Penawaran, Persetujuan hingga Penutup

Terdapat setidaknya lima struktur inti dalam teks negosiasi. Berikut penjelasan dan contoh lengkapnya!

22 Desember 2025 Sekarbumi

Bernegosiasi merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan sosial.

Kalian pasti pernah bernegosiasi, baik secara informal maupun formal. Bernegosiasi adalah teknik yang digunakan untuk mencapai solusi penyelesaian terbaik atas suatu masalah.

Dalam bernegosiasi, terdapat setidaknya empat struktur yang wajib kalian perhatian. Mamikos sudah merangkum semua penjelasan dan contohnya sebagai berikut! 📖✨

Contoh Teks Negosiasi Informal sesuai Strukturnya (1)

Contoh Teks Negosiasi Sesuai Strukturnya Orientasi, Permintaan, Penawaran, Persetujuan Hingga Penutup
unsplash.com/@cytonn_photography
3 Contoh Kalimat Persetujuan dalam Teks Negosiasi yang Baik dan Benar

A: “Bu, aku boleh ngomong enggak?”

B: “Boleh dong. Ada apa nih? Kok tumben pagi-pagi sudah ajak Ibu ngomong?”

A: “Jadi begini, Bu. Kemarin aku lihat ada sepatu model baru di pasar. Nah, aku mau pinjam uang ke Ibu buat beli sepatu itu.”

B: “Model baru kayak bagaimana, Nak?”

A: “Solnya lebih kuat, Bu.”

B: “Oalah …. Harganya berapa memang?”

A: “Tiga ratus ribu, Bu.”

B: “Duh, Nak, Ibu enggak ada uang segitu. Kamu tunggu dulu bulan depan ya?”

A: “Aku bisa bayar setengah dulu untuk beli sepatunya, Bu. Jadi, untuk saat ini, aku cuma mau pinjam uang 150 ribu.”

B: “Tapi sepatu lama kamu masih bagus kan, Nak.”

A: “Iya sih, Bu. Cuma model yang ini tuh bagus banget. Aku pengen beli.”

B: “Kalau model lain yang lebih murah memangnya enggak ada, Nak?”

A: “Ada, Bu. Tapi aku enggak mau. Aku maunya model yang itu.”

B: “Duh, tapi sekarang Ibu enggak ada uang, Nak. Dan Ibu enggak mau kalau kamu berutang. Ibu enggak tahu kapan bisa lunasin sepatumu itu.”

A: “Ya sudah, Bu. Kalau begitu aku tunggu bulan depan saja deh. Kayak yang Ibu suruh di awal.”

B: “Iya. Kita beli bulan depan saja ya? Kalau bulan depan mungkin Ibu sudah punya uang.”

A: “Asyik! Terima kasih ya, Bu!”

B: “Iya, sama-sama. Untuk sementara pakai sepatu yang lama dulu ya?”

A: “Iya, Bu! Enggak apa-apa!”

10 Contoh Teks Negosiasi antar Teman 2, 3, 4, 5, 6 Orang dan Strukturnya Terbaru 2025

Contoh Teks Negosiasi Informal sesuai Strukturnya (2)

30 Contoh Kalimat Persetujuan Bahasa Indonesia beserta Ciri-Ciri dan Penjelasannya

A: “Kak, aku boleh minta tolong enggak?”

B: “Boleh, dong. Ada apa?”

A: “Jadi begini, Kak. Aku mau ikut les gitar, tapi biaya lesnya lumayan mahal.”

B: “Berapa biayanya, Nak?”

A: “Rp500 ribu per bulan, Kak.”

B: “Wah, lumayan juga ya. Kamu ada uang sendiri nggak?”

A: “Aku sudah menabung Rp200 ribu. Sisanya bisa minta bantuan Kakak?”

B: “Hmm… Kalau begitu, aku bisa bantu separuh lagi. Tapi kamu janji rajin berlatih, ya?”

A: “Iya, Kak! Aku janji akan rajin latihan setiap hari.”

B: “Oke, deal. Tapi kalau nggak rajin, uangnya nggak akan aku tambahkan lagi, ya!”

A: “Siap, Kak! Terima kasih banyak!”

Contoh Teks Negosiasi Formal sesuai Strukturnya (1)

A: “Selamat siang, Ibu Rina. Terima kasih sudah menyempatkan waktu.”

B: “Selamat siang, Pak Andi. Tidak apa-apa, Pak. Silakan duduk.”

A: “Kami sudah meninjau proposal proyek renovasi kantor yang Ibu kirim. Secara umum bagus, tapi ada beberapa perubahan yang perlu dilakukan.”

B: “Perubahan seperti apa, Pak?”

A: “Kami ingin mengganti material lantai dengan kualitas yang lebih baik agar lebih tahan lama.”

B: “Baik, Pak. Namun, biaya akan sedikit meningkat dan waktu pengerjaan mungkin bertambah satu minggu.”

A: “Apakah ada alternatif agar biaya tetap terkendali namun kualitas material tetap bagus?”

B: “Mungkin kita bisa mengganti sebagian lantai menggunakan material baru, sebagian tetap menggunakan material sebelumnya. Dengan begitu kualitas meningkat tapi biaya tetap terkendali.”

A: “Oke, Ibu Rina. Saya setuju dengan solusi itu. Silakan sesuaikan desainnya dan kirimkan revisinya.”

B: “Baik, Pak Andi. Akan segera kami kirimkan revisinya dalam dua hari ke depan.”

A: “Terima kasih banyak, Ibu.”

B: “Sama-sama, Pak. Senang bisa membantu.”

Contoh Teks Negosiasi Formal sesuai Strukturnya (2)

A: “Selamat siang, Mas. Maaf saya agak terlambat.”

B: “Selamat siang. Tidak apa, Pak. Saya juga belum lama menunggu. Mari, silakan duduk.”

A: “Kemarin saya sudah cek desain yang Mas kirim. Saya dan istri suka. Tapi kami ingin mengganti furniturnya.”

B: “Kalau boleh tahu, ada apa dengan furniturnya, Pak?”

A: “Tidak ada apa-apa, Mas. Saya dan istri cuma ingin furnitur dari bahan kayu jati asli saja. Kebetulan istri saya suka sekali furnitur kayu jati.”

B: “Oke, Pak. Kalau Bapak ingin mengganti seluruh furnitur, maka saya harus membuat desain baru, dan itu tentu akan memakan waktu. Mungkin sekitar seminggu atau dua minggu.”

A: “Apakah bisa diselesaikan dalam waktu tiga hari, Mas?”

B: “Aduh, belum bisa, Pak. Karena saya harus cari furniturnya dulu, harus diukur, harus negosiasi harga pula. Furnitur kayu jati saat ini harganya sudah sangat mahal loh, Pak.”

A: “Oh, begitu ya? Tapi saya mau semua selesai dalam tiga hari.”

B: “Bagaimana kalau kita beli beberapa furnitur kayu jati saja, Pak? Misalnya, meja makan beserta kursinya dan bufet saja. Untuk sisanya menggunakan furnitur yang sudah kita setujui sebelumnya. Bagaimana, Pak?”

A: “Oh! Boleh, Mas! Boleh! Kalau begitu tidak perlu seluruhnya ya?”

B: “Betul, Pak. Nanti Bapak bisa diskusikan kembali dengan istri Bapak terkait furnitur apa saja yang hendak diganti dengan bahan kayu jati asli. Nanti segera hubungi saya supaya bisa saya carikan furniturnya, Pak.”

A: “Oke, oke deh, Mas! Saya setuju. Tapi ini bisa jadi dalam tiga hari ya?”

B: “Bisa, Pak.”

A: “Baik, Mas. Nanti saya hubungi lagi tentang furnitur kayu jatinya.”

B: “Baik, Pak. Kalau begitu saya tunggu kabar selanjutnya ya?”

A: “Oke, Mas. Mungkin paling lambat lusa. Terima kasih ya, Mas.”

B: “Sama-sama, Pak. Senang membantu Anda.”

Halaman:

Advertisement